Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra
- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
Jakarta, tvOnenews.com - Konduktor sekaligus maestro musik Indonesia, Addie Muljadi Sumaatmadja alias Addie MS, kembali mengenang momen penting dalam perjalanannya mengenal musik orkestra hingga mendirikan Twilite Orchestra.
Bagi Addie MS, proses mengenal dan mendalami musik orkestra merupakan bagian dari perjalanan panjang dalam kehidupannya. Ketertarikannya terhadap musik juga memiliki latar belakang keluarga, mengingat kakeknya, Muhammad Susilo, dikenal sebagai seorang violis.
Addie MS menceritakan bahwa pada awalnya hanya terbiasa mendengarkan musik sejak kecil. Seiring berjalannya waktu, ketertarikannya terhadap dunia musik semakin berkembang hingga menjadi kecintaan yang mendalam.
"Sebenarnya secara awalnya itu saya enggak bermimpi dalam musik orkestra ini. Awalnya hanya senang dan semakin cinta dengan musik aja," ujar Addie MS saat ditemui tvOnenews.com di SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (9/10/2026).
Kenal Musik Orkestra saat SMA
Addie MS menjelaskan bahwa ketertarikannya terhadap musik bermula dari kecintaan pada musik klasik, yang kemudian berkembang seiring pengenalannya terhadap berbagai genre musik lainnya. Saat berusia 12 tahun, ia mulai belajar memainkan piano bekas.
Ketika duduk di bangku SMP hingga SMA, Addie MS sempat kesulitan menemukan teman untuk berbincang mengenai minatnya terhadap musik simfoni maupun konserto piano. Demi memperluas pergaulan, ia pun sempat mencoba bergabung dengan anak-anak band rock.
Memasuki masa SMA, Addie MS semakin akrab dengan musik yang menggunakan iringan orkestra. Setelah lulus, ia mulai memantapkan pilihannya untuk menekuni bidang musik secara lebih serius.
"Sampai lulus SMA, kemudian saya semakin pegang erat-erat dan semakin cinta pada bunyi-bunyi orkes. Awalnya klasik tapi lama-lama orkestra juga hadir di musik pop, musik rock," jelasnya.
Pada tahap tersebut, ayah Kevin Aprilio itu mulai mencoba memadukan unsur orkestra dengan musik pop pada era 1980-an. Salah satu momen yang paling dikenangnya adalah ketika menggarap album pertama Vina Panduwinata.
"Pada akhirnya saya coba mengombinasikan orkestra dengan musik pop di tahun 80-an. Saat itu saya buat album-album Vina Panduwinata," katanya.
Demi mewujudkan gagasannya, Addie MS bahkan rela tidak menerima bayaran agar anggaran produksi dapat dialokasikan untuk menyewa musisi orkestra. Ia juga berupaya memasukkan aransemen musik simfonik ke dalam lagu-lagu pop yang digarapnya.
Load more