News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibu yang Beri Bayi 2 Bulan Sagu Kental Asyik Pamer Cuan dari Facebook Berkat Video Viral: Gacor, Menyala

Bukannya merasa jera atas tindakan berbahaya yang mengancam keselamatan bayinya, Risna justru menunjukkan gelagat "bangga" karena videonya viral di medsos.
Senin, 12 Oktober 2026 - 21:33 WIB
Ibu yang beri bayi sagu kental "bangga" karena videonya yang viral justru mendatangkan cuan dari Facebook.
Sumber :
  • Facebook/Risna Wede Risna

tvOnenews.com - Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan oleh sebuah video viral di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang bayi diduga berusia 2 bulan diberi makan sagu kental.

Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun sang ibu, Risna Wede Risna, sang bayi terlihat sempat memuntahkan makanan kental itu, karena belum mampu mencernanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sosok yang sedang menyuapinya justru tega menjejalkan kembali makanan tersebut ke mulut sang anak hingga bagian mulutnya ditutup agar makanan itu bisa tertelan.

Aksi kontroversial ini sontak memicu kecaman luas dari warganet yang merasa khawatir. Namun, alih-alih merespons dengan bijak, Risna malah menunjukkan sikap ngeyel dan melawan balik para netizen yang menegurnya dengan berdalih mengikuti tradisi masa lalu.

"Iya bu kasian kita tidak tau membaca, dan kan bukan anak ibu yang saya kasih makan. Kok ibu yang repot," tulis Risna membalas komentar netizen lain di Facebook yang merasa prihatian sekaligus memberi informasi bahwa apa yang dilakukannya sangat tidak tepat, dikutip Senin (12/10/2026).

"Kami di sini dari dulu anak-anak dikasih makan sagu. Kalau tidak ada sagu baru dikasih makan pisang. Alhamdulillah sudah besar-besar juga dan sehat," kata Risna membalas netizen lain.

Komentar netizen dalam video viral seorang bayi diduga berusia 2 bulan diberi makan sagu kental
Komentar netizen dalam video viral seorang bayi diduga berusia 2 bulan diberi makan sagu kental
Sumber :
  • Facebook/Risna Wede Risna

Bukannya merasa jera atas tindakan berbahaya yang mengancam keselamatan buah hatinya, Risna justru menunjukkan gelagat "bangga".

Dalam unggahan lain pada tanggal 11 Oktober 2026, Risna justru memamerkan pundi-pundi uang yang ia dapat dari Facebook, karena video yang memicu kehebohan publik tadi.

Dengan demikian, kemungkinan besar pemilik akun Facebook Risna Wede Risna ini memanfaatkan fitur resmi dari Meta for Business yang menyediakan opsi monetisasi konten video, sehingga setiap penayangan dan interaksi tinggi pada videonya mampu menghasilkan keuntungan finansial.

Dalam tangkapan layar yang ia bagikan, terlihat jelas bahwa akun miliknya berhasil meraup penghasilan sekitar 5,42 dolar AS atau sekitar Rp97 ribu hanya dari satu video viral yang menuai hujatan tersebut.

Alih-alih mengevaluasi diri demi kesehatan bayinya, Risna justru menuliskan takarir atau caption bernada bangga atas pencapaian finansial instan yang diperolehnya dari atensi negatif publik.

"Gacorno. Hanya dengan satu video saja sudah meledak, apalagi 10 video langsung menyala mungkin," tulis Risna, dikutip Senin (12/10/2026).

Ibu yang beri bayi sagu kental
Ibu yang beri bayi sagu kental
Sumber :

 

Kapan waktu yang tepat untuk bayi mulai diberi MPASI?

Ilustrasi memberi MPASI
Ilustrasi memberi MPASI
Sumber :
  • Pexels/Andrea Piacquadio

Berdasarkan panduan resmi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seorang bayi baru diperbolehkan mulai menerima Makanan Pendamping ASI (MPASI) ketika usianya sudah menginjak 6 bulan.

Pada usia di bawah 6 bulan, sistem pencernaan bayi, termasuk usus, lambung, dan enzim pencernaannya, belum matang untuk memproses makanan padat maupun semi-padat seperti sagu kental.

Memberikan makanan atau minuman selain ASI pada bayi di bawah usia enam bulan sangat berbahaya dan berisiko memicu berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari gangguan pencernaan, infeksi usus, alergi berat, hingga ancaman tersedak yang dapat membahayakan nyawa sang bayi.

Oleh karena itu, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan penuh merupakan standar emas nutrisi terbaik tanpa perlu tambahan makanan dini apa pun. (ism)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Aksi Gadis 17 Tahun Terekam CCTV Jinjing Tas Berisi Bayi, Nasibnya Berakhir di Tangan Polisi

Detik-Detik Aksi Gadis 17 Tahun Terekam CCTV Jinjing Tas Berisi Bayi, Nasibnya Berakhir di Tangan Polisi

Wanita berinisial DN (17) diamankan polisi usai membuang bayi laki-laki di depan RPTRA, Jalan Kemanggisan Batu Sari, Gang Maya, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (8/10) malam.
KPK Diminta Segera Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar NU

KPK Diminta Segera Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar NU

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar ke-35 NU beberapa waktu lalu.
Lapas Kelas I Semarang Pindahkan 36 Narapidana Beresiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Cilacap

Lapas Kelas I Semarang Pindahkan 36 Narapidana Beresiko Tinggi ke Lapas Nusakambangan Cilacap

Sebanyak 36 narapidana berisiko tinggi dipindahkan oleh pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Jawa Tengah, ke sejumlah lapas di Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (11/10/2026).
Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Beruntun dalam Semalam, Tinggi Letusam Abu Capai 1 Km

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Beruntun dalam Semalam, Tinggi Letusam Abu Capai 1 Km

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru (3.676 mdpl) kembali meningkat pada Senin (12/10) malam. 
Lionel Messi Bisa Lega, Argentina Punya Penerus Mesin Gol Tajam yang Baru Saja Pecahkan Rekor Lautaro Martinez

Lionel Messi Bisa Lega, Argentina Punya Penerus Mesin Gol Tajam yang Baru Saja Pecahkan Rekor Lautaro Martinez

Lionel Messi bisa lega, Argentina mulai menemukan talenta muda menjanjikan. Roman Gonzalez, striker 16 tahun, baru saja memecahkan rekor gol Lautaro Martinez.
Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Di mata Maryati, tanaman enceng gondok diolahnya menjadi beragam kerajinan anyaman, mulai dari tas, keranjang, hingga berbagai produk lainnya yang memiliki nilai jual.

Trending

Vanja Bukilic Akui Kelemahan Megawati Hangestri, Peluang Red Sparks Jegal Hyundai Hillstate Makin Besar

Vanja Bukilic Akui Kelemahan Megawati Hangestri, Peluang Red Sparks Jegal Hyundai Hillstate Makin Besar

Vanja Bukilic mengungkapkan strategi untuk menghadapi mantan rekan setimnya, Megawati Hangestri, yang kini memperkuat Hyundai Hillstate di V-League 2026/2027.
Resmi! Bintang Timnas Voli Indonesia Farhan Halim Main Abroad Lagi, Kini Gabung Klub Liga Voli Thailand

Resmi! Bintang Timnas Voli Indonesia Farhan Halim Main Abroad Lagi, Kini Gabung Klub Liga Voli Thailand

Bintang Timnas Voli Indonesia, Farhan Halim kembali melanjutkan kiprahnya di luar negeri. Baru-baru ini pemain yang dijuluki Kang Mulet itu diumumkan resmi bergabung dengan Nakhon Ratchasima untuk Liga Voli Thailand 2026-2027.
Media Korea Akui Megawati Hangestri Bak Pahlawan di Indonesia

Media Korea Akui Megawati Hangestri Bak Pahlawan di Indonesia

Jelang dimulainya laga KOVO Cup 2026, sosok Megawati Hangestri mendapat sorotan khusus dari media Korea. Menurutnya, Mega sudah seperti pahlawan di Indonesia.
Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Sore Ini Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Sore Ini Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Link live streaming KOVO Cup 2026 hari ini, bakal ada big match antara dua tim jagoan musim lalu yakni GS Caltex melawan Expressway Hi-Pass.
Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Red Sparks menghadapi masalah serius jelang Liga Voli Korea meski sudah memiliki pelatih baru, Kwon Soon-chan. Cedera Vanja Bukilic menjadi tantangan tersendiri
Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Shin Tae-yong mendapat sorotan media Korea Selatan setelah membawa Persija Jakarta meraih empat kemenangan beruntun di Super League 2026/2027. Menang telak.
Viral Bullying Berujung Penganiayaan, Lapor Polisi Korban Malah Disuruh Cari Alamat Pelaku Sendiri

Viral Bullying Berujung Penganiayaan, Lapor Polisi Korban Malah Disuruh Cari Alamat Pelaku Sendiri

Ramai diperbincangkan terkait dugaan bullying berujung penganiayaan. Sayangnya, saat korban melapor ke polisi malah diminta untuk mencari alamat pelaku sendiri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT