Penampakan Langit Palangka Raya Berubah Jadi Oranye Gegara Asap Karhutla Viral di Threads
- Threads/firda_6697/ayun_ayunnn
tvOnenews.com — Viral di media sosial Threads penampakan dari langit Palangka Raya yang berubah menjadi warna oranye pekat pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026.
Menurut beberapa kesaksian dari pengguna Threads, asap karhutla Kalimantan ini sangat berdampak pada aktivitas sehari-hari warga Palangka Raya.
Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang menimpa sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan kian parah. Warga pun mulai khawatir akan fenomena ini.
Beragam simpati ditunjukan, baik dari publik figur maupun masyarakat sipil. Mereka menyuarakan agar pihak terkait melakukan upaya penanganan maksimal akan karhutla.
Akan tetapi, hal itu saja belum cukup. Asap karhutla yang sudah sampai ke negara tetangga itu makin hari kian parah. Musim kemarau juga buat supply air berkurang.
Namun baru-baru ini, sejumlah pengguna Threads yang berdomisili di Palangka Raya menunjukkan fenomena langit warna oranye pekat akibat karhutla.
Langit Warna Oranye
- Threads/firda_6697
Pagi hari yang semestinya bisa menikmati udara segar di luar rumah berubah mencekam setelah langit Palangka Raya pada Rabu (14/10/2026) berubah warna jadi oranye.
Usut punya usut, asap dari karhutla yang terjadi di Kalimantan dalam beberapa waktu ini membuat langit Palangka Raya berubah drastis hingga masuk kategori berbahaya.
Salah seorang pengguna Threads menunjukkan bukti bahwa fenomena itu bukan hoaks. Ia unggah foto penampakan langit warna oranye Palangka Raya di pagi hari.
“Yg tidak percaya kondisi Palangka Raya hari ini, saya kasi foto per tgl 14.10.2026 jam 10 pagi. Ini sudah benar2 diluar nalar manusia, binatang, dan makhluk hidup lainnya yg memerlukan udara bersih di pulau Kalimantan. Mohon pemimpin negara, pemimpin daerah, dan jajarannya, lakukan sesuatu untuk kami, apakah kalian tidak punya hati nurani? Apakah kami masih bagian dari Warga Negara Indonesia? Bagaimana disuruh menjalanin hidup normal dengan keadaan begini,“ kata @lesilestarini.
Adapun pengguna Threads lainnya juga merasakan hal serupa. Dari dalam rumah, warganet ini memperlihatkan kondisi langit yang begitu gelap.
- Threads @andrewkalaweit
Bahkan, kedua anak dari pengguna Threads ini yang masih kecil juga terserang penyakit karena asap karhutla yang menerjang Palangka Raya.
Segala cara dilakukan termasuk dengan menutup lubang ventilasi. Akan tetapi, asap tetap masuk ke dalam rumah. Ia juga menampilkan saat sang anak terserang batuk.
“Anak aku umur 4 tahun dan 1 tahun. Udah berkurung dirumah, tetap pilek dan batuk. Si abang nanya “ma ini pagi apa malam? Sudah saatnya tidur lagi?” Dia bingung, padahal posisinya dia baru bangun tidur pagi tadi. Andai bisa nak, ingin mama bawa kalian kabur sebentar dari asap pekat ini,“ jelas @ayun_ayunnn.
Masih di media sosial yang sama, pengguna lainnya memberi video kondisi serupa. Dia bahkan buat footage saat keluar rumah dengan kondisi langit gelap di pagi hari.
“Ya Allah, ini benar masih di bumi kan. Tolong kami Ya Allah. Jam 11.04 WIB, Palangka Raya, 14 Oktober 2026,“ posting @firda_6697.
Fenomena ini membuat para pengguna Threads memberikan simpati kepada warga Palangka Raya dan keseluruhan masyarakat Kalimantan yang terdampak karhutla.
Selain mendesak adanya aksi tanggap pemerintah, mereka pun mendoakan agar situasi jauh lebih membaik, salah satunya berdoa dan memohon agar diturunkan hujan.
Load more