5 Fakta Video Call Ruben Onsu yang Viral, Klarifikasi Sarwendah hingga Laporan Polisi
- Instagram/sarwendah29 - Instagram/ruben_onsu
tvOnenews.com - Persoalan antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi perhatian publik.
Kali ini, keduanya menjadi sorotan setelah rekaman video call Ruben dengan seorang pria beredar di media sosial dan memicu beragam spekulasi dari warganet.
Peristiwa tersebut berkembang menjadi polemik setelah Sarwendah memberikan penjelasan mengenai video yang diunggahnya.
Di sisi lain, Ruben Onsu juga menyampaikan tanggapan dan mengambil langkah hukum atas dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan penyebaran rekaman tersebut.
Pria berinisial Y yang mengaku terlibat dalam percakapan itu turut memberikan keterangan mengenai awal perkenalannya dengan Ruben hingga berlangsungnya video call.
Lantas, bagaimana rangkaian peristiwa yang membuat kasus ini ramai diperbincangkan?
Berikut lima fakta kasus video call Ruben Onsu yang dirangkum dari keterangan para pihak dan informasi yang tersedia hingga Jumat (16/10/2026).
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @ruben_onsu
1. Sarwendah Unggah Video Call Ruben Onsu
Polemik bermula ketika Sarwendah mengunggah rekaman video call yang memperlihatkan Ruben Onsu sedang berbincang dengan seorang pria.
Unggahan tersebut kemudian memicu perbincangan luas di media sosial.
Sarwendah selanjutnya memberikan klarifikasi melalui Instagram Story.
Ia mengakui bahwa video yang dibagikannya telah melalui proses penyuntingan, tetapi menegaskan bahwa pengeditan tersebut hanya berkaitan dengan durasi rekaman.
Menurut penjelasannya, video yang diunggah merupakan bagian dari rekaman asli berdurasi 27 menit.
Ia hanya menampilkan beberapa menit sebagai pelengkap penjelasan yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik.
“Memang benar, video itu disunting, karena rekaman aslinya berdurasi 27 menit, sementara yang saya tampilkan hanya beberapa menit sebagai pelengkap penjelasan saya sebelumnya. Yang dipotong adalah durasinya, bukan direkayasa isi kejadiannya,” tulis Sarwendah.
Ia juga mempersilakan pihak yang meragukan keaslian rekaman untuk melaporkannya kepada kepolisian agar dapat diperiksa melalui forensik digital.
- YouTube/Reyben Entertainment
2. Pria Berinisial Y Memberikan Klarifikasi
Pria berinisial Y yang disebut terlibat dalam percakapan video call tersebut turut buka suara.
Dalam keterangannya, Y menyatakan bahwa rekaman yang beredar merupakan video asli.
“Ya betul, video itu asli dan tanpa rekayasa apa pun,” ujar Y.
Ia kemudian menceritakan awal pertemuannya dengan Ruben Onsu. Menurut Y, keduanya pertama kali bertemu ketika dirinya bersama seorang rekan sedang bekerja sebagai pembawa acara atau MC di acara ulang tahun seorang sahabat Ruben.
Dalam kesempatan itu, Y mengaku sempat diajak duduk bersama dan berbincang dengan Ruben.
“Jadi, pertama kali saya bertemu dengan beliau itu di acara ulang tahunnya sahabatnya RO,” tuturnya.
Y juga menjelaskan bahwa dirinya kemudian dihubungi oleh asisten Ruben yang meminta nomor teleponnya dengan alasan keperluan pekerjaan.
Menurut pengakuannya, ia selanjutnya mendapat tawaran untuk diperkenalkan kepada Ruben. Percakapan melalui video call pun berlangsung, dengan Ruben menanyakan sejumlah hal mengenai kehidupan dan pekerjaan Y.
“RO ini nanya-nanya ke saya. Kamu kerja apa? Kamu mau nggak kerja di sini nemenin aku. Jadi timnya,” kata Y, mengutip percakapannya dengan Ruben.
Y mengaku sempat mempertimbangkan tawaran tersebut. Namun, setelah berdiskusi dengan sahabatnya, Artos, ia akhirnya memutuskan untuk tidak datang ke rumah Ruben.
Keterangan Y menambah informasi mengenai kronologi perkenalan dan percakapan yang menjadi latar belakang video tersebut.
Meski begitu, pernyataan mengenai keaslian rekaman tetap perlu dibedakan dari hasil pemeriksaan forensik atau kesimpulan hukum yang berwenang.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @ruben_onsu @sarwendah29
3. Ruben Onsu Sebut Dirinya Bercanda
Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan setelah video call tersebut ramai diperbincangkan. Ia menyampaikan respons melalui siaran langsung di TikTok dan mengaku merasa jengah karena terus menerima pertanyaan mengenai keaslian rekaman.
Ruben juga menyinggung gaya bercandanya ketika tampil di televisi. Ia meminta publik melihat sendiri bagaimana dirinya biasa berinteraksi di layar kaca.
“Lu nonton aje, gue di TV juga bercanda begitu sama aje,” ujar Ruben.
Ia turut mengungkapkan kejengkelannya karena merasa berbagai pernyataan yang dikaitkan dengannya terus-menerus meminta klarifikasi langsung dari dirinya.
Ruben mengatakan bahwa dirinya semula berusaha diam. Namun, ia akhirnya memilih berbicara karena merasa persoalan tersebut sudah terlalu jauh dan merugikan dirinya.
“Saya berusaha untuk terus diam, tapi mau tidak mau harus saya luruskan, karena ini sudah terlalu zalim,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ruben juga mengarahkan publik untuk menanyakan langsung kepada pihak yang mengunggah video mengenai penilaian dan narasi yang menyertainya.
Pernyataan Ruben tersebut menjadi bagian dari responsnya terhadap polemik yang berkembang.
Adapun konteks lengkap percakapan dalam rekaman tersebut masih perlu dilihat secara utuh agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.
4. Ruben Onsu Melaporkan Kasus Ini ke Polda Metro Jaya
Polemik video call tersebut turut berujung pada langkah hukum. Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, melaporkan dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan penyebaran rekaman ke Polda Metro Jaya pada Minggu (11/10/2026).
Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah melalui media elektronik.
Berdasarkan keterangan resmi Polda Metro Jaya, laporan tersebut telah diterima dan direkomendasikan untuk ditangani Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.
Pelapor juga menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk flashdisk dan tangkapan layar unggahan di Instagram.
Dalam perkembangan yang diberitakan pada 13 Oktober 2026, terdapat informasi mengenai dua laporan berbeda yang dibuat Ruben.
Salah satunya berkaitan dengan dugaan akses ilegal terhadap data pribadi, sedangkan laporan lainnya menyangkut dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran rekaman video call.
Penting dicatat bahwa dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum. Adanya laporan polisi tidak serta-merta berarti pihak yang dilaporkan telah terbukti melakukan pelanggaran.
Hingga informasi yang tersedia pada pertengahan Oktober 2026, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan dan bukti yang diserahkan.
5. Sarwendah Sebut Video Diturunkan Instagram setelah Dilaporkan
Perkembangan lain muncul ketika Sarwendah menjelaskan bahwa unggahan video tersebut bukan sengaja dihapus olehnya. Ia menyebut konten itu telah dilaporkan sejak hari pertama diunggah ke Instagram.
Dalam pernyataannya, Sarwendah mengatakan unggahan tersebut sempat kembali tersedia setelah dirinya mengajukan banding.
Namun, video itu akhirnya diturunkan oleh Instagram setelah menerima lebih banyak laporan dari pengguna.
Ia juga mengaku mendapatkan pembatasan untuk melakukan siaran langsung selama satu tahun serta menerima peringatan terkait kemungkinan pemblokiran akun.
Sarwendah kembali menegaskan bahwa pihak yang meragukan keaslian video dapat menempuh jalur hukum dan meminta pemeriksaan forensik digital.
Pernyataan tersebut menjadi responsnya terhadap spekulasi mengenai rekaman yang beredar.
Meski demikian, alasan pasti di balik penurunan unggahan dan hasil pemeriksaan terhadap video tersebut tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan keterangan dari salah satu pihak. (gwn)
Load more