News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruben Onsu Ungkap Alasan Buat 3 Laporan Polisi: Demi Jaga Harga Diri di Mata Anak

Ruben Onsu mengungkap alasan membuat tiga laporan polisi ke Polda Metro Jaya demi menjaga harga diri di mata anak-anaknya di tengah polemik video call viral.
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:45 WIB
Ruben Onsu
Sumber :
  • YouTube Just Ruben

tvOnenews.com - Ruben Onsu mengungkap alasan dirinya membuat tiga laporan polisi ke Polda Metro Jaya di tengah polemik video call yang beredar di media sosial. Ia menegaskan, langkah hukum tersebut diambil untuk menjaga harga dirinya di mata anak-anaknya dan teman-teman mereka.

Ruben Onsu mengaku selama ini berusaha memilih diam menghadapi berbagai pemberitaan dan pembahasan mengenai dirinya. Namun, ia merasa sikap tersebut justru dimanfaatkan pihak lain untuk membentuk framing yang dinilainya merugikan citranya di hadapan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui pernyataannya dalam siaran langsung yang diunggah kembali oleh Intens Investigasi, Ruben Onsu juga menyoroti polemik video call yang viral. Ia menilai persoalan tersebut telah melebar ke berbagai arah, termasuk dikaitkan dengan proses sidang hak asuh anak.

“Cuman ini hal yang saya bisa lakukan untuk menjaga harga diri saya di mata anak saya dan di mata teman-temannya anak saya gitu,” ucap Ruben dalam siaran langsung tersebut.

Ruben juga mempertanyakan pembahasan yang menurutnya semakin melebar dari persoalan awal. Ia merasa isu yang berkembang di media sosial telah bercampur dengan berbagai asumsi mengenai dirinya.

“Semuanya kalian bisa tonton secara live ya. Makanya ini hal yang buat saya terkadang berpikir ini apa sih yang dibahas ini ngomongin proses sidang hak asuh anak sampai ke mana-mana melebarnya ke mana-mana ya melebarnya ke mana-mana ini,” kata Ruben.

Ia menambahkan, dirinya sebenarnya sudah berulang kali berusaha menahan diri untuk tidak menanggapi berbagai hal yang beredar. Namun, Ruben merasa perlu memberikan penjelasan karena menilai situasi tersebut sudah keterlaluan.

“Setelah itu ya Allah saya enggak tahu apa yang terjadi. Ini saya juga udah berkali-kali menjelaskan untuk saya berusaha untuk diam tapi mau tidak mau harus saya luruskan karena ini terlalu zalim. Sudah terlalu zalim,” ujar Ruben.

Terkait video call yang beredar, Ruben juga menanggapi pertanyaan publik mengenai keaslian rekaman tersebut. Menurutnya, pertanyaan itu seharusnya ditujukan kepada pihak yang mengunggah video, bukan terus-menerus meminta dirinya memberikan klarifikasi.

“Jadi enggak usah ini video asli enggak? K ini gini lu nonton aja gua di TV juga bercanda begitu sama aja. Semuanya maunya diklarifikasi ke saya langsung tanya sama yang mengupload,” tegas Ruben.

Sementara itu, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, turut memberikan tanggapan mengenai video call yang viral. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minola menyebut rekaman yang beredar hanya memperlihatkan komunikasi tanpa memperdengarkan suara lawan bicara.

“Banyak pihak yang bertanya kepada saya, pendapat saya, apa pendapat abang melihat video call Ruben Onsu? Ya, jadi kalau saya ingin berkata jujur, berpikir objektif ya, tidak berpihak ke sana, tidak berpihak kemari, maka yang harus saya katakan bahwa ketika saya melihat video itu yang saya lihat adalah komunikasi, ya,” kata Minola Sebayang.

Menurut Minola, rekaman tersebut merupakan potongan dari percakapan yang lebih panjang. Karena suara lawan bicara tidak terdengar, ia menilai konteks percakapan secara keseluruhan tidak dapat diketahui hanya dari video yang beredar.

“Komunikasi searah ya karena lawan bicara yang satu lagi tidak terdengar suaranya dan itu adalah potongan dari percakapan yang direkam yang sedemikian panjangnya sehingga kita tidak mengetahui apa yang menjadi esensi dari pemenjaraan tersebut ya,” ujar Minola.

Minola juga menegaskan bahwa video tersebut, menurut penilaiannya, tidak menunjukkan aktivitas yang dapat langsung disimpulkan sebagai tindakan tidak senonoh. Ia menilai kesimpulan semacam itu bisa muncul apabila pihak tertentu memberikan asumsi atau menafsirkan rekaman sesuai pandangannya sendiri.

“Tapi intinya video itu hanya menggambarkan suatu komunikasi ya tidak menunjukkan ada kegiatan atau aktivitas apapun yang kita bisa katakan bahwa telah terjadi jadi sesuatu perbuatan yang tidak senonoh ya, kecuali pihak-pihak yang ingin memberikan kesimpulan yang memberikan asumsi atau penggiringan dan menerjemahkan sendiri bahwa video itu adalah mengarah ke hal-hal yang tidak senonoh,” pungkas Minola.

Sebelumnya, Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya telah membuat sejumlah laporan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik, fitnah, serta perekaman dan penyebaran konten tanpa izin. Laporan terkait video call tersebut disebut dibuat pada 11 dan 13 Oktober 2026.

Dalam penanganan perkara itu, pihak Ruben menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk flashdisk dan tangkapan layar unggahan media sosial. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum atas perekaman maupun penyebaran konten yang dinilai merugikan nama baiknya.

Polemik ini membuat Ruben memilih menempuh jalur hukum setelah sebelumnya berusaha diam. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya untuk meluruskan persoalan sekaligus menjaga harga dirinya di hadapan anak-anak dan lingkungan pergaulan mereka.

(anf)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang

Ziarah tersebut merupakan bentuk penghargaan Suyudi kepada Gus Dur selaku tokoh bangsa yang telah memberikan jasanya terhadap kemajuan negara.
Rekomendasi 4 TWS Rp200 Ribuan dengan ANC, Baterai Awet hingga 42 Jam

Rekomendasi 4 TWS Rp200 Ribuan dengan ANC, Baterai Awet hingga 42 Jam

Rekomendasi 4 TWS Rp200 ribuan dengan ANC, mulai dari SoundPEATS hingga Anker, menawarkan baterai awet hingga 42 jam dan fitur unggulan untuk aktivitas harian.
PERTINA Gelar Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko IPK 2026, Petinju dari 35 Provinsi Siap Bersaing

PERTINA Gelar Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko IPK 2026, Petinju dari 35 Provinsi Siap Bersaing

Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) resmi menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur 2026. Ajang ini akan diikuti oleh para petinju dari 35 provinsi di Indonesia.
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp100–150 Juta yang Layak Diburu Oktober 2026, Ada yang Irit BBM dan Muat 7 Orang

5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp100–150 Juta yang Layak Diburu Oktober 2026, Ada yang Irit BBM dan Muat 7 Orang

Cari mobil bekas Rp100–150 juta? Simak lima pilihan menarik, mulai Toyota Avanza, Honda Brio, Suzuki Ertiga, Toyota Calya, hingga Honda Mobilio untuk keluarga.
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Tebuireng, Gus Fahmi Berharap Polri Kian Dipercaya Masyarakat

Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Tebuireng, Gus Fahmi Berharap Polri Kian Dipercaya Masyarakat

Gus Fahmi memandang kunjungan Kapolri ke Tebuireng sebagai peluang untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dengan kalangan pesantren serta NU.
Toprak Razgatlioglu Ungkap Kondisi Bahunya Pasca Alami Cedera Usai Crash di Sesi Latihan MotoGP Indonesia 2026

Toprak Razgatlioglu Ungkap Kondisi Bahunya Pasca Alami Cedera Usai Crash di Sesi Latihan MotoGP Indonesia 2026

Toprak Razgatlioglu akan menjalani pemeriksaan MRI di Turki untuk mengetahui kondisi bahu kanannya setelah mengalami dislokasi saat MotoGP Indonesia 2026.

Trending

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat Asusila di Masjid Makkah, 2 WN Bangladesh Dihukum Mati oleh Arab Saudi

Berbuat asusila di salah satu masjid Makkah, dua warga negara Bangladesh dijatuhi hukuman mati oleh Pemerintah Arab Saudi.
Dalam Semalam, Polisi Tangkap Dua Kades Terkait Narkoba

Dalam Semalam, Polisi Tangkap Dua Kades Terkait Narkoba

Satuan Reserse Narkoba Polresta Sumenep mengamankan dua kepala desa dalam pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu, Jumat.
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar film dan sinetron yang dibintangi Aron Ashab, aktor yang viral usai lama menghilang, kini muncul dan mengaku diculik selama 6 bulan terakhir.
Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

KPK mengungkap fakta baru terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan di dalam tong biru yang diboyong ke Jakarta ada uang sekitar Rp934 juta.
FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA resmi menjatuhi sanksi pada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) berupa denda 20.000 dolar AS atau setara dengan Rp361 juta dan diwajibkan menutup sebagian tribun pada pertandingan kandang berikutnya.
Respons Pengelola Bandara Soetta soal 2 Cincin Milik Penumpang yang Diduga Tak Dikembalikan Petugas X-ray

Respons Pengelola Bandara Soetta soal 2 Cincin Milik Penumpang yang Diduga Tak Dikembalikan Petugas X-ray

Penumpang di Bandara Soetta sebut dua buah cincinnya tidak dikembalikan oleh petugas X-ray. Begini respons dari pihak pengelola bandara, InJourney Airports.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT