News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Dokter di Kota Bandung Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri sejak Usia 3 Tahun hingga Menderita Gonore

Berdasarkan informasi dari Instagram Atalia Praratya, korban merupakan seorang balita perempuan yang masih berusia sekitar 3 tahun dan dicabuli ayah kandungnya.
Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:05 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak
Sumber :
  • tim tvOnenews - Wildan

tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kota Bandung mendadak menjadi sorotan nasional dan viral di berbagai platform media sosial.

Peristiwa memilukan ini turut diunggah secara luas melalui akun Instagram resmi Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, setelah memicu gelombang keprihatinan serta kecaman yang mendalam dari masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Instagram Atalia, korban merupakan seorang balita perempuan yang masih berusia sekitar 3 tahun.

Ia diduga kuat menjadi korban pencabulan oleh ayah kandungnya sendiri, yang ironisnya berprofesi sebagai seorang tenaga medis atau dokter di daerah tersebut.

Akibat perbuatan keji yang diduga dilakukan secara berulang-ulang itu, korban dilaporkan menderita infeksi menular seksual berupa gonore yang memperkuat indikasi kekerasan seksual yang dialaminya.

"Astagfirullah hal ‘adzim… Saya dan tim @jabarbantuanhukum menerima aduan langsung dari seorang ibu yang anaknya diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah kandungnya sendiri yang berprofesi sebagai dokter," tulis Atalia dikutip dari @ataliapr pada Selasa (20/10/2026).

"Dengan bukti rekam medis atau visum robekan, kemerahan, hingga infeksi bakteri penyakit menular seksual (Gonore)," lanjutnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, mendengarkan pernyataan dari ibu kandung korban pencabulan oleh ayahnya sendiri di Kota Bandung, Jawa Barat.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, mendengarkan pernyataan dari ibu kandung korban pencabulan oleh ayahnya sendiri di Kota Bandung, Jawa Barat.
Sumber :
  • Instagram/ataliapr

Dalam unggahan di akun Instagram tersebut, Atalia Praratya tampak melakukan perbincangan mendalam secara langsung dengan ibu kandung korban untuk mendengarkan kronologi kejadian secara utuh.

Sang ibu memaparkan fakta yang sangat memilukan, di mana korban sempat memperagakan kembali berbagai tindakan tidak senonoh yang dialaminya serta yang ia tonton melalui konten di akun TikTok milik ayah kandungnya yang diduga menjadi pelaku pencabulan.

"Si anak memeragakan adengan (pencabulan yang dialaminya) ke aku (ibunya)," ujar ibu korban kepada Atalia.

Tindakan polos dari anak balita yang seharusnya mendapatkan perlindungan penuh tersebut sontak membuat sang ibu terkejut, terpukul, dan menyadari bahwa buah hatinya telah mengalami pelecehan yang merusak masa kecilnya.

Saat sang anak sedang memeragakannya dan ayahnya melihat, pria itu berdalih bahwa apa yang diperagakan oleh anaknya bukanlah tindakan asusila, melainkan sebuah metode atau cara melakukan prosedur napas buatan dalam dunia medis.

"'Kamu mau ngapain?' kata aku tuh gitu. Terus papanya beralibi kita tadi itu ya kasih nafas buatan ya," ujar ibu korban.

"'Mamah, kayak di HP papa ya (ada adegan tak senonoh)'," jelas ibu korban menirukan sang anak ketika bercerita kepadanya

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, mendengarkan pernyataan dari ibu kandung korban pencabulan oleh ayahnya sendiri di Kota Bandung, Jawa Barat.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, mendengarkan pernyataan dari ibu kandung korban pencabulan oleh ayahnya sendiri di Kota Bandung, Jawa Barat.
Sumber :
  • Instagram/ataliapr

Langkah hukum pun telah ditempuh untuk mencari keadilan bagi korban. Dugaan tindak pidana pencabulan tersebut telah secara resmi dilaporkan kepada pihak kepolisian pada tanggal 28 September 2026.

Laporan hukum ini juga disertai dengan penyerahan sejumlah barang bukti yang cukup kuat untuk mendukung proses penyidikan, mulai dari hasil pemeriksaan medis atau visum korban, dokumen pendukung, rekaman video, hingga keterangan sang anak dan ibunya sebagai saksi.

"Laporan Polisi sudah resmi dibuat (LP/B/1821/IX/2026/SPKT/POLDA JABAR), dan Komnas Perlindungan Anak pun sudah bersurat resmi," tulis Atalia.

Menanggapi situasi yang sangat mengkhawatirkan ini, Atalia secara tegas mendesak Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan menyeluruh tanpa pandang bulu.

Desakan tersebut dilayangkan karena korban dikabarkan masih berada di dalam penguasaan terduga pelaku.

Atalia menekankan bahwa keselamatan fisik serta pemulihan psikologis korban harus menjadi prioritas mutlak demi melindungi hak-hak anak dan memberikan keadilan yang seadil-adilnya.

"Saya mendesak Direktorat PPA Polda Jabar untuk bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini, karena korban balita saat ini masih berada di bawah penguasaan terduga pelaku dan hingga kini belum ada pembaruan perkembangan yang jelas di lapangan."

"Keselamatan fisik, medis, serta psikologis anak dalam ancaman besar, sehingga saya memohon bantuan segera dari aparat penegak hukum agar korban bisa diselamatkan dan terduga pelaku dapat segera ditangkap!" tutupnya. (ism)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Fakta Kasus Viral Pencabulan Anak 3,6 Tahun di Kota Bandung oleh Ayah Kandungnya yang Berprofesi sebagai Dokter

4 Fakta Kasus Viral Pencabulan Anak 3,6 Tahun di Kota Bandung oleh Ayah Kandungnya yang Berprofesi sebagai Dokter

Berikut beberapa fakta mengenai dugaan kasus pencabulan tersebut yang dihimpun oleh tim tvOnenews.com dari Instagram @ataliapr.
Respon Shin Tae-yong soal Isu Pengurangan Poin Persija, Singgung FIFA hingga Beri Peringatan ke Jakmania

Respon Shin Tae-yong soal Isu Pengurangan Poin Persija, Singgung FIFA hingga Beri Peringatan ke Jakmania

Isu pengurangan poin Persija mencuat usai kericuhan suporter saat melawan Persita. Shin Tae-yong menyinggung aturan FIFA dan memberi pesan tegas bagi Jakmania.
Perebutan Gelar Juara MotoGP 2026 Mulai Memanas! Marc Marquez Tiba-tiba Bilang Gini Soal Jorge Martin

Perebutan Gelar Juara MotoGP 2026 Mulai Memanas! Marc Marquez Tiba-tiba Bilang Gini Soal Jorge Martin

Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin sengit menjelang lima seri terakhir yang tersisa di musim ini.
BSU 2026 Sudah Cair Hari Ini? Cek Update Terbaru Rp900.000 dan Jadwal Penyalurannya

BSU 2026 Sudah Cair Hari Ini? Cek Update Terbaru Rp900.000 dan Jadwal Penyalurannya

BSU 2026 sudah cair hari ini? Simak update terbaru pencairan Rp900.000, jadwal penyaluran, syarat penerima, dan link resmi cek BSU Kemnaker.
Respons Berkelas Shin Tae-yong Soal Tren Buruk Persija di Laga Kandang Kontra Arema FC: Ayo Segera Patahkan

Respons Berkelas Shin Tae-yong Soal Tren Buruk Persija di Laga Kandang Kontra Arema FC: Ayo Segera Patahkan

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengaku tertantang untuk memutus tren negatif ketika menjamu Arema FC. Ia siap untuk memecahkan rekor pada laga-laga sebelumnya.
Beda Cerita dengan Thayaka, Ini Alasan Ruben Onsu Angkat Betrand Peto Jadi Anak

Beda Cerita dengan Thayaka, Ini Alasan Ruben Onsu Angkat Betrand Peto Jadi Anak

Beda cerita dengan Thayaka, ini alasan Ruben Onsu angkat Betrand Peto jadi anak. Dulu ia mengaku karena “cinta yang bicara” saat pertama bertemu.

Trending

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik mengenai praktik penyewaan apartemen dengan durasi harian hingga hitungan jam di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, memicu respons tegas dari pihak pengelola. 
Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Kepolisian rilis rute alternatif yang bisa digunakan pengguna jalan untuk hindari kepadatan buntut aksi penyampaian pendapat pada hari ini, Selasa (20/10/2026).
Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Kasus penembakan tragis yang menimpa Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai (Bharatu Valdo) di Markas Ditpoludara pada Jumat (16/10) menemui titik terang. 
Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) di bawah komando Menteri Natalius Pigai terus memacu penguatan kapasitas SDM di bidang penegakan HAM. 
Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menyampaikan pandangan optimis mengenai langkah tegas pemerintahan dalam melakukan pembersihan di sektor birokrasi dan pemberantasan korupsi. 
Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa disebut hanya tinggal menjalani dua tahapan lagi sebelum proses perubahan kewarganegaraannya rampung.
Hotspot Karhutla Turun 84 Titik, Kemenhut Optimalkan Pemadaman Operasi Udara dan OMC

Hotspot Karhutla Turun 84 Titik, Kemenhut Optimalkan Pemadaman Operasi Udara dan OMC

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi perhatian berbagai pihak dan masyarakat. Pemerintah pun melakukan pengoptimalan pemadaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT