News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rating Drama Doctor X Anjlok usai Muncul Petisi Boikot Penayangan, Kontroversi Gwangju Kembali Disorot

Drama Korea Doctor X mengalami penurunan rating setelah diterpa petisi boikot akibat kontroversi penggambaran peristiwa Gwangju 1980 dan adegan medis yang menuai kritik.
Selasa, 3 November 2026 - 09:52 WIB
Drama Korea Doctor X episode 8
Sumber :
  • Instagram @sbsdrama.official

tvOnenews.com - Drama Korea Doctor X: Mafia in White yang dibintangi Kim Ji Won tengah menghadapi ujian setelah menuai kontroversi. 

Serial medis produksi SBS tersebut mendapat sorotan akibat penggambaran peristiwa demokratisasi Gwangju 1980 serta sejumlah adegan prosedur medis yang dinilai tidak sesuai dengan praktik nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah polemik tersebut, rating penonton domestiknya mengalami penurunan. 

Berdasarkan data Nielsen Korea yang diberitakan media setempat, episode kedelapan Doctor X yang tayang pada Sabtu (31/10/2026) mencatat rating nasional sebesar 15,6 persen.

Angka tersebut turun 0,9 poin persentase dibandingkan episode ketujuh yang memperoleh rating 16,5 persen pada 30 Oktober 2026.

Jika dibandingkan dengan capaian tertinggi sebelumnya, yakni 19,5 persen pada episode keenam, penurunannya mencapai 3,9 poin persentase.

Meski mengalami penurunan, Doctor X masih menjadi program dengan rating tertinggi pada slot tayangnya.

Kim Ji Won Doctor X
Kim Ji Won Doctor X
Sumber :
  • Instagram @sbsdrama.official

Serial ini juga mempertahankan posisi teratas di antara program miniseri yang tayang pada Sabtu. 

Polemik yang menimpa Doctor X bermula setelah episode keenam menampilkan kisah seorang pasien yang masih menyimpan peluru di dalam otaknya selama 46 tahun.

Tokoh utama, Gye Soo-jung yang diperankan Kim Ji Won, berusaha mengeluarkan peluru tersebut melalui tindakan operasi.

Dalam alur cerita, pasien itu mengalami luka tembak ketika militer melakukan penindakan terhadap demonstrasi pro-demokrasi di Gwangju pada Mei 1980.

Peristiwa tersebut dikenal sebagai Gerakan Demokratisasi Gwangju atau Gwangju Democratic Uprising.

Gerakan yang berlangsung pada 18–27 Mei 1980 itu merupakan perlawanan masyarakat terhadap pemerintahan militer Chun Doo-hwan.

Aksi pro-demokrasi tersebut berakhir dengan penindakan militer secara brutal. 

Peristiwa ini menjadi salah satu babak penting dalam sejarah perjuangan demokrasi Korea Selatan dan masih memiliki sensitivitas tersendiri bagi masyarakat setempat.

Penggunaan latar sejarah tersebut dalam drama fiksi medis memicu kritik dari sejumlah penonton. 

Mereka mempertanyakan keputusan tim produksi memasukkan peristiwa yang sensitif secara politik ke dalam cerita yang tidak secara khusus mengangkat isu sejarah maupun politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik itu kemudian berkembang menjadi petisi di situs resmi Majelis Nasional Korea Selatan. 

Petisi tersebut meminta proses produksi Doctor X ditinjau dan penayangan serial dihentikan karena dinilai berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 
Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Manchester United akan menjamu AS Roma dalam pertandingan lanjutan Liga Champions 2026-2027 pekan ini. Sedangkan Calvin Verdonk akan melawat ke Norwegia bersama Lille.
Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. mendapat panggilan perdana memperkuat Timnas Portugal U-17 untuk kualifikasi Euro 2027, sementara sang ayah berpeluang kembali ke timnas.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT