News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serunya Menjelajahi Jakarta Lewat Sketsa Tinta di Galeri Nasional

Galeri Nasional Indonesia (GalNas) kembali mengajak pencinta seni rupa untuk menjelajahi Jakarta lewat tinta dalam Pajang Karya KamiSketsa pada 4-28 Agustus.
Kamis, 4 Agustus 2022 - 09:49 WIB
Salah satu karya pajang KamiSketsa yang digelar Galeri Nasional
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Galeri Nasional Indonesia (GalNas) kembali mengajak pencinta seni rupa untuk menjelajahi Jakarta lewat tinta dalam Pajang Karya KamiSketsa yang diselenggarakan pada 4-28 Agustus 2022.

Dikuratori oleh Zamrud Setya Negara dan Alam Wisesha, karya-karya yang akan dipamerkan dalam Pajang Karya kali ini adalah milik pegiat sketsa sekaligus anggota KamiSketsa GalNas, Budiman dan Heru Agus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada 15 karya sketsa yang akan dipamerkan, ditambah dengan satu objek tiga dimensional berbentuk figur penari, serta topeng-topeng yang akan merespons dinding outdoor yang berisikan sketsa wajah-wajah pelaku KamiSketsa GalNas.

Karya-karya Budiman menampilkan karya sketsa dengan kekuatan teknik pure black and white menggunakan eksplorasi layer yang sangat optimal.

Sementara pada karya-karya Heru Agus yang dibuat menggunakan ranting sebagai pengganti kuas menyuguhkan kepiawaian teknik blocking warna pada bidang gambar serta cropping bentangan sketsa yang menyoroti dominasi objek sketsa yang dibuatnya.

Pertemuan antara kedua karya pegiat sketsa ini akan membawa kita pada narasi tentang Jakarta sebagai tempat pertemuan sekaligus langkah awal dari “tamu-tamu” Jakarta yang mampu memberikan dan memiliki kebermanfataan, pengaruh dan tingkah laku yang baik terhadap Jakarta.

“Pesona Jakarta yang tak ada habisnya dibuktikan melalui tangan Budiman dan Agus Heru yang bisa memunculkan pesona Jakarta dalam cahaya dan warna yang berbeda,” kata Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto dalam siaran tertulis, Kamis (4/8/2022).

Ia juga mengharapkan karya-karya dalam Pajang Karya kali ini dapat membuat publik semakin terbuka dengan beragam jenis teknik yang mampu mendorong publik mulai menekuni sketsa hingga bisa menjadi bagian dari penggiat sketsa di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pajang Karya KamiSketsa GalNas: “Jelajah Jakarta Lewat Tinta” juga dilengkapi dengan program publik berupa Workshop “Merdeka Lewat Tinta” yang akan diselenggarakan pada Kamis, 18 Agustus 2022 pukul 10.00 WIB di Ruang Workshop (Gedung D).

Peserta workshop akan dipandu oleh Budiman dan Heru Agus untuk belajar membuat sketsa bangunan-bangunan yang berkaitan dengan kemerdekaan (Museum Kebangkitan Nasional, Museum Sumpah Pemuda dan Museum Perumusan Naskah Proklamasi) dengan menggunakan media tinta cina dan ranting. (pag/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Ressa akhirnya buka suara soal tudingan tak nafkahi anak dan disamakan dengan Denada. Ia siap digugat dan menyinggung tindakan amoral sang mantan istri.
Sepuluh Tahun Melingkar di Jari, Cincin Tunangan Warga Nganjuk Berhasil Dilepas Damkarmat

Sepuluh Tahun Melingkar di Jari, Cincin Tunangan Warga Nganjuk Berhasil Dilepas Damkarmat

Sebuah cincin tunangan yang telah melingkar di jari seorang warga Nganjuk selama kurang lebih sepuluh tahun akhirnya berhasil dilepas dengan bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Rabu (4/2).
Hikmah di Balik Musibah, Jay Idzes Ketiban Untung usai Inter Milan Resmi Dihukum Gara-Gara Emil Audero Diserang Petasan

Hikmah di Balik Musibah, Jay Idzes Ketiban Untung usai Inter Milan Resmi Dihukum Gara-Gara Emil Audero Diserang Petasan

Kesialan Emil Audero memberi dampak untuk Jay Idzes seiring dengan insiden pelemparan petasan di laga Inter Milan melawan Cremonese. Sebab, I Nerazzurri dapat hukuman dari pemerintah Italia.
Hashim Bongkar Skandal Kebun Sawit Ilegal: 4 Juta Hektare Hutan Lindung dan Taman Nasional Dikuasai Pengusaha Nakal

Hashim Bongkar Skandal Kebun Sawit Ilegal: 4 Juta Hektare Hutan Lindung dan Taman Nasional Dikuasai Pengusaha Nakal

Fakta tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden RI untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, dalam Indonesia Economic Summit 2026 di Shangri-La Jakarta
Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

AFC resmi memasukkan Indonesia sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Garuda akan bersaing dengan Australia, India, Korea, dan Kuwait untuk jadi penyelenggara.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Menang, Indonesia 2-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Menang, Indonesia 2-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Mutiara Ayu Puspitasari berhasil membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 atas Hong Kong di babak penyisihan grup.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT