News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sesumbar Gus Samsudin Sebut Ada Persaingan Bisnis Akar Kericuhan Penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati

Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin, kini Sesumbar Gus Samsudin sebut ada persaingan bisnis akar kericuhan penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati miilknya.
Minggu, 7 Agustus 2022 - 15:04 WIB
Sesumbar Gus Samsudin Sebut Ada Persaingan Bisnis Akar Kericuhan Penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Perseteruan antara Pesulap Merah dan Gus Samsudin yang menyeruak dan mendapat banyak dari publik, Sesumbar Gus Samsudin sebut ada persaingan bisnis akar kericuhan penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati miilknya yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sesumbar Gus Samsudin sebut ada persaingan bisnis akar kericuhan penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati miilknya yang terjadi beberapa waktu lalu dan akan melaporkan para pelaku kerusuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Samsudin di dampingi oleh Pengacaranya sedang konferensi pers di Padepokan miliknya, menjawab beberapa hal dari laporkan beberapa pihak dan klarifikasi soal penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati.

Gus Samsudin mengaku saat ini praktek pengobatannya tidak ditutup, melainkan saat ini hanya cooling down mengkondisikan, bahkan mengklaim telah dapat ijin dari Dinas Kesehatan dan Polres.

"Saya diijinkan oleh Dinas Kesehatan maupun dari Polres untuk membuka pengobatan tetapi tidak di Padepokan, diluar dari Padepokan karena tidak ada masalah dalam pengobatannya hanya masalah kerusuhan kemarin,"ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya membeberkan fakta orang-orang yang melakukan kericuhan maupun kerusuhan di daerah Padepokan miliknya yang menuntut untuk di tutup, ada orang yang telah pernah melakukan perjanjian di Polsek.

"Ternyata dari kerusuhan kemaren, kita sudah mendapatkan bukti ketika ada seseorang yang melakukan kerusuhan itu, sudah ada yang pernah di bawah ke Polsek dan orang itu sudah ada perjanjian tidak akan mengganggu Padepokan, tapi ternyata ketika kemaren itu melakukan kerusuhan,"ujarnya.

Mengaku akan melaporkan pelaku kericuhan atau melakukan kerusuhan di Padepokan miliknya, dan menurut Gus Samsudin keributan itu terjadi karena ada hubungannya dengan persaingan di bidang yang sama seperti dijalaninya.

"Itu akan kita laporkan karena ini berhubungan dengan kejahatan dan ini juga ada hubungannya dengan seseorang yang sama-sama di bidang yang sama, di bidang ke-ghoiban, bidang pengobatan, yang intinya juga tentang persaingan dan nanti akan ada hal-hal lain yang akan saya buka disana."ungkapnya.

Gus Samsudin selanjutnya akan menyerahkan semuanya kepada Kuasa Hukumnya untuk melaporkan hal tersebut.

Sebelumnya, konflik berawal dari Pesulap Merah atau Marchel Radhival menantang Gus Samsudin untuk membuktikan kesaktiannya, dengan datang langsung dari Jakarta ke Blitar lokasi Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin. hal itu pun menjadi sorotan publik.

Karena Gus Samsudin ngaku sakti dalam mengobati pasien-pasiennya, dan Pesulap Merah datang untuk meminta pembuktian yang disaksikan semua orang dan disiarkan di channel Youtube-nya, Namun berujung konflik hingga intimidasi dari pihak pengacara Gus Samsudin, hingga Pesulap Merah hampir dapat bogem mentah dari diduga sopir sang pemilik Padepokan itu.

Baru-baru ini, dalam video yang diunggah melalui akun TikTok bernama @jawirsutarmo, terlihat sedang konferensi pers dengan secara terang-terangan Gus Samsudin dan Pengacaranya membeberkan identitas asli Pesulap Merah kepada publik.

Gus Samsudin bakal laporkan 35 Akun Youtube yang menuduhnya

"Terkhusus untuk Haris Setiyanto itu, itu nanti akan ada laporannya, untuk waktunya akan saya serahkan kepada kuasa hukum saya,"ucap Gus Samsudin.

Mengaku akan ada pelaporan untuk Marchel, dan menyebutkan bahwa akan 35 akun Youtube yang dianggap telah menuduhnya dan akan juga ikut dilaporkan.

"Ada 35 akun Youtube, yang disitu menuduh saya, nanti akan saya laporkan dan ini sedang saya siapkan,"ujar Gus Samsudin 

Membongkar identitas asli dari Pesulap Merah atau Marchel Radhival, tuai banyak hujatan.

Pengacara Gus Samsudin, secara terang-terangan membongkar identitas Pesulap Merah yang dilihat dari KTP-nya dan menyatakan bahwa Marchel tinggal di Bandung bersama dengan istrinya.

"Haris Setiyanto itu nama KTP-nya Marchel yang ditunjukkan kepada saya, kalau temen-temen Youtube tahu, waktu saya melihat dan saya baca dengan seksama namanya Haris Setiyanto alamat Tangerang, itu Marchel pemilik akun Marchel yang rambut unik merah itu"ucap Pengacara Gus Samsudin 

"Kemudian jagongan (ngobrol) sama saya di Polres sekitar malam itu hari Rabu tanggal 20 juli, dia menyatakan bahwa dia tidak tinggal di sebagaimana di alamat KTP, tapi tinggal bersama istrinya di Bandung karena dia menikah setahun yang lalu ceritanya gitu. Dia mengaku sendiri pada saat jagongan dengan saya,"ungkapnya.

Pengacara Gus Samsudin menegaskan bahwa Marcel akan dijerat hukum pidana dan perdata jika ada, karena intinya bagaimana pun semua warga negara tanpa terkecuali harus taat hukum, harut tertib hukum, hukum perdamaian semua.

"Maka siapapun yang melanggar hukum ini harus mempertanggungjawabkan secara hukum baik pidana bahkan mungkin ada perdatanta, nanti akan kita lakukakan kalau memang ada perdatanya, begitu ya kawan-kawan,"ujarnya.

Marchel Radhival yang datang ke Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin untuk membuktikan ilmunya, Namun ketika berada di depan Padepokan, Pesulap Merah mendapat banyak intimidasi dari beberapa pihak.

Dimulai dari Pengacara Gus Samsudin yang terlihat berdebat dengannya, lalu muncul Kepala Desa setempat memintai KTP dan mengklaim tidak ada akan menyebarkan soal Identitas KTP itu, karena privasi.

Marchel pun mempertegas dengan meminta kepada Kepala Desa Rejowinangun bahwa ini identitas KTP itu privasi dan tidak boleh di-share kepada siapapun. (ind)

Jangan Lupa Tonton dan Subscribe tvOneNews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

False Start Bikin Hilang Medali Asian Games, CdM Todotua Pasaribu Akui Aditya Tri Syahria Jadi Masa Depan Panjat Tebing Indonesia

False Start Bikin Hilang Medali Asian Games, CdM Todotua Pasaribu Akui Aditya Tri Syahria Jadi Masa Depan Panjat Tebing Indonesia

Usai Veddriq Leonardo tersingkir di semifinal, wakil Indonesia di final Aditya Tri Syahria justru gagal memberikan medali setelah terkena false start pada Kamis (1/10/2026). 
Drama 9 Gol Timnas Indonesia Bikin Mitchell Baker Tercengang: Laga Paling Gila dalam Karier Saya

Drama 9 Gol Timnas Indonesia Bikin Mitchell Baker Tercengang: Laga Paling Gila dalam Karier Saya

‎Timnas Indonesia mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada pertandingan terakhir Grup A. Duel penentuan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Jarang Diketahui Publik! Kapolri Suyudi Ario Seto Ternyata Jago Bela Diri, Videonya Viral Bikin Takjub

Jarang Diketahui Publik! Kapolri Suyudi Ario Seto Ternyata Jago Bela Diri, Videonya Viral Bikin Takjub

Viral satu video yang memperlihatkan aksi Kapolri Suyudi Ario Seto bisa bela diri. Videonya bikin takjub, bikin warganet tahu bakat terpendamnya.
Malaysia Bantai Singapura 6-0, John Herdman Ungkap Drama Timnas Indonesia Kejar Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Bantai Singapura 6-0, John Herdman Ungkap Drama Timnas Indonesia Kejar Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Pertandingan Malaysia menghadapi Singapura berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). Laga tersebut dimainkan secara bersamaan dengan duel penentuan antara Timnas Indonesia kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pertamina Komitmen dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Pertamina Komitmen dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Hari Kesaktian Pancasila, jadi momen Perwira Pertamina untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas menjaga ketahanan energi nasional.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
3 Tugas Utama Menanti Kapolri Suyudi Ario Seto, Kompolnas Berpesan Bisa Ciptakan Program yang Bagus

3 Tugas Utama Menanti Kapolri Suyudi Ario Seto, Kompolnas Berpesan Bisa Ciptakan Program yang Bagus

Pada 1 Oktober 2026, Suyudi Ario Seto disetujui oleh DPR RI dan resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri baru gantikan Listyo Sigit Prabowo
Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Jennifer Coppen kena bully netizen Malaysia setelah Timnas Indonesia menggagalkan Harimau Malaya lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 atas banjir gol di dua laga berbeda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT