News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serabi Ngampin, Camilan Klasik Khas Ambarawa

Serabi ngampin adalah nama kudapan atau camilan khas Ambarawa yang biasa disebut oleh masyarakat sekitar Ambarawa Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Selasa, 16 Agustus 2022 - 09:22 WIB
Serabi ngampin, camilan Khas Ambarawa.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Serabi ngampin adalah nama kudapan atau camilan khas Ambarawa yang biasa disebut oleh masyarakat sekitar Ambarawa Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Berbeda dengan serabi solo, serabi ngampin ini disajikan berkuah dan bisa dinikmati dalam keadaan dingin menggunakan es batu atau hangat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serabi Ngampin biasanya dijajakan oleh masyarakat Desa Ngampin yang berjajar di Jalan Raya Bawen-Yogyakarta tepatnya di Kelurahan Ngampin Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang.

Awal mula kue serabi ini dijual tanpa kuah atau mirip dengan serabi pada umumnya yang sering dijumpai di daerah lain. Namun seiring perkembangan serabi ngampin disajikan didalam kuah atau juroh yang terbuat dari olahan santan dan gula jawa serta dimasak menggunakan daun pandan sebagai aroma pewangi.

Untuk mengangkat kembali keaslian serabi ngampin, masyarakat lingkungan RW 3 Lonjong Kelurahan Ngampin Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang mengadakan Festival Serabi Klasik.

Paisah (64), seorang penjual serabi mengatakan ada perbedaan antara serabi klasik dengan yang dijual saat ini terutama soal kuah atau juroh.

" Kalau dulu dijual tidak pakai kuah atau juroh, dan ukurannya lebih besar. Tapi sekarang masyarakat jualnya disertai dengan kuah dan ukurannya kebih kecil. Namun jika masyarakat pilih tanpa kuah juga tetap bisa dinikmati," jelasnya. Senin (15/8/2022).

Lebih lanjut Paisah mengatakan, jika masyarakat mencari serabi klasik biasanya hanya dibuat pada bulan Syaban. 

"Jadi serabi itu hanya dibuat selama tiga hari, tanggal 14 sampai 16 Syaban. Selain itu juga ada ritualnya, yakni ada arak-arakan dari Palagan hingga ke Kali Condong. Mereka lalu melarung bajunya, tujuannya agar gampang mendapat jodoh," imbuh Paisah. 

Menurut Paisah, untuk membuat serabi klasik diperlukan benerapa proses yang tidak berbeda dengan serabi pada umumnya. Diawali dengan merendam beras dan kemudian ditumbuk bersama kelapa.

" Kemudian pakai ayakan dihaluskan, lalu diadoni dengan tepung sampai melembung, kasih air hangat, dan siap dibuat serabi. Serabi klasik hanya ada dua pilihan rasa, yang coklat pakai gula aren dan putih rasa gurih. Namun kalau ada permintaan khusus, bisa saya buatkan yang dicampur telur ayam kampung," jelasnya.

Awal mula srabi ngampin mulai dijual warga pada tahun 1987, beberapa orang mulai menjual serabi setiap hari. 

" Itu pertama diawali bu Rusmi, Yahmi, Suliyem, Rukinem, dan Suni. Ternyata itu mulai ramai dan laku meski dijual setiap hari," katanya.

Kemudian pada tahun 1988 dan 1989 mulai berkembang saat mereka mendapat pembinaan dari Himpunan Wanita Karya untuk pengemasan dan pemasaran. Selain itu mereka juga dibuatkan 27 kios. 

"Kemudian terus berkembang hingga sekarang menjadi 70 kios," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Ketua RW 3 Lingkungan Lonjong Kelurahan Ngampin Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang, Aldila Nur Affandi mengatakan festival Serabi Klasik Asik bertujuan mengenalkan bentuk serabi yang asli kepada masyarakat luas.

 "Dengan demikian serabi semakin dikenal sebagai makanan khas yang bisa meningkatkan taraf perekonomian warga," ujarnya. (Abc/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapkan Selamat Paskah, Menag Ajak Jaga Keharmonisan Masyarakat

Ucapkan Selamat Paskah, Menag Ajak Jaga Keharmonisan Masyarakat

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 untuk seluruh umat Kristiani di Indonesia, ajak masyarakat terus harmonis.
Kabar Gembira! Dean Zandbergen yang Cetak Hattrick di Liga Belanda Ternyata Sudah Dihubungi PSSI untuk Dinaturalisasi dan Gabung Timnas Indonesia

Kabar Gembira! Dean Zandbergen yang Cetak Hattrick di Liga Belanda Ternyata Sudah Dihubungi PSSI untuk Dinaturalisasi dan Gabung Timnas Indonesia

Dean Zandbergen tampil gemilang dengan hattrick di Liga Belanda. Ia mengaku sudah dihubungi PSSI, membuka peluang besar dinaturalisasi ke Timnas Indonesia.
Bahas KM 50 dan Kasus Vina yang Masih Menggantung, Ulama Cirebon: Negara Tak Boleh Biarkan Kasus Besar Tanpa Kejelasan

Bahas KM 50 dan Kasus Vina yang Masih Menggantung, Ulama Cirebon: Negara Tak Boleh Biarkan Kasus Besar Tanpa Kejelasan

Gelar acara istighotsah dan halal bihalal, ulama Cirebon berdoa supaya kasus-kasus yang masih menggantung sepeti KM 50 dan kasus kematian Vina bisa tuntas.
Sorot Risiko Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, KPK Ingatkan Kemenperin soal Titik Rawannya

Sorot Risiko Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, KPK Ingatkan Kemenperin soal Titik Rawannya

Peran dan fungsi KPK di sektor industri bertujuan memberikan kepastian hukum bagi investor, khususnya di tengah tantangan persepsi korupsi Indonesia.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 4 April: Hari Ini Ada Laga Ulangan Grand Final Musim Lalu

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 4 April: Hari Ini Ada Laga Ulangan Grand Final Musim Lalu

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Sabtu 4 April yang akan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putra dan putri.
Penyerang Berdarah Depok Dean Zandbergen Angkat Bicara usai Cetak Hattrick dan Kantongi 11 Gol di Liga Belanda

Penyerang Berdarah Depok Dean Zandbergen Angkat Bicara usai Cetak Hattrick dan Kantongi 11 Gol di Liga Belanda

Dean Zandbergen cetak hattrick kedua musim ini bersama VVV Venlo. Striker berdarah Depok itu sebut pencapaiannya sudah takdir dan raih bola pertandingan.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Jadwal Pemain Timnas Indonesia Abroad Hari Ini Usai Bela Garuda di FIFA Series 2026: Kevin Diks dan Jay Idzes Langsung Main Malam Nanti

Jadwal Pemain Timnas Indonesia Abroad Hari Ini Usai Bela Garuda di FIFA Series 2026: Kevin Diks dan Jay Idzes Langsung Main Malam Nanti

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri kembali bersiap membela klub masing-masing usai tampil bersama skuad Garuda di FIFA Series 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT