GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-Detik Penjaga Peti Mati Ratu Elizabeth II Pingsan Tertangkap Kamera

sebuah insiden dalam rangkaian prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II yang disiarkan secara langsung oleh media di Westminster Hall, London pada Rabu (14/9/2022)
Jumat, 16 September 2022 - 16:04 WIB
Detik-detik pengawal kerajaan pingsan saat bertugas menjaga peti Ratu Elizabeth
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Sky News Australia

London, Inggris - Ribuan masyarakat Inggris berikan penghormatan terakhir kepada Ratu Elizabeth II, di Westminster Hall, London pada Rabu (14/9/2022) waktu setempat. 

Peti mati Ratu Elizabeth II dibawa menggunakan kereta kuda meninggalkan Istana Buckingham dengan dentuman meriam sebagai penghormatan serta dentangan bell Big Ben.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Westminster Hall menjadi tempat persemayaman Ratu Elizabeth II hingga waktu pemakaman tiba pada Senin (19/9/2022). Penjagaan dari pengawal kerajaan dilakukan sangat ketat.

Tiba-tiba, terjadi sebuah insiden dalam rangkaian prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II yang disiarkan secara langsung oleh berbagai media. 


Seorang Penjaga peti mediang Ratu Elizabeth II Pingsan. (Ist)

Seorang pengawal kerajaan yang bertugas menjaga peti mati mendiang Ratu Elizabeth II pun ambruk. 

Dilansir dari Evening Standard, seorang penjaga peti mati Ratu Elizabeth II tiba-tiba ambruk saat menjalankan tugas. Tanpa sengaja insiden tersebut tertangkap kamera dan tersebar di berbagai media.

Butuh waktu sekitar lebih dari satu jam sebelum akhirnya tampilan kamera kembali menyorot peti mati Ratu Elizabeth II. 

Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti kejadian pingsannya pengawal kerajaan tersebut. Namun kemungkinan terbesar disebabkan oleh faktor kelelahan. 

Diketahui, para pelayat terus berdatangan ke Westminster Hall untuk memberi penghormatan terakhir kepada Ratu Elizabeth II, sejak Rabu (14/9/22) waktu setempat.

Peti mati mendiang Ratu Elizabeth II meninggalkan Istana Buckingham untuk terakhir kalinya pada hari sebelumnya. Peti tersebut diangkut dengan kereta kuda dan diberi hormat oleh meriam dan dentangan bell Big Ben. 

Prosesi berjalan dengan sangat khidmat melalui jalan-jalan London yang dipenuhi bendera, menuju ke Westminster Hall. 


Peti Mati mendiang Ratu Elizabeth II. (VIVA) 

Saat iring-iringan berjalan meninggalkan istana, Raja Charles III dan saudara-saudaranya serta putranya berbaris di belakang peti mati.

Selain itu peti matinya dihiasi dengan karangan bunga dan berbagai tumbuhan, termasuk pinus yang berasal dari Balmoral Estate, tempat Ratu Elizabeth II meninggal pada 8 September pada usia 96 tahun.

Tak lama setelah jam 5 sore, anggota masyarakat pertama diizinkan untuk menyaksikan peti mati Ratu Elizabeth II secara langsung. 

Mereka bergerak dalam dua baris, setiap baris berada di kedua sisi peti mati. Banyak warga Inggris yang terlihat menangis saat mereka mendekati peti mati sang Ratu hingga larut malam.

Diketahui, peti mati tersebut ditutupi dengan Royal Standard dan telah ditempatkan di atas panggung yang dikenal sebagai Catafalque dan dijaga oleh delapan pengusung peti jenazah.

Westminster Hall yang berusia 900 tahun itu adalah tempat ratu akan disemayamkan hingga pemakamannya pada Senin (19/9/22). 

Seperti yang diketahui, peti mati itu dibungkus dengan Royal Standard dan dibagian atasnya diletakkan Mahkota Negara yang bertatahkan hampir 3000 berlian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prosesi militer menggarisbawahi tujuh dekade Ratu Elizabeth II menjabat sebagai kepala negara. 

Kepergian Ratu Elizabeth II telah meninggalkan kenangan yang indah serta duka yang mendalam bagi warga Inggris serta masyarakat di dunia. (ree/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT