GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyesek! Seorang Guru Honorer 30 Tahun Mengabdi Ketahuan Murid Ngamen, Pemerintah Abai?

Viral video seorang guru honorer 30 tahun mengabdi ketahuan murid ngamen, hingga kini video itu telah beredar luas di media sosial dan jadi sorotan netizen,18/9
Minggu, 18 September 2022 - 20:14 WIB
Nyesek! Seorang Guru Honorer 30 Tahun Mengabdi Ketahuan Muridnya Ngamen, Pemerintah Abai?
Sumber :
  • tangkapan layar

Jakarta - Viral video seorang guru honorer 30 tahun mengabdi ketahuan murid ngamen, hingga kini video itu telah beredar luas di media sosial dan jadi sorotan netizen, Minggu 18 September 2022.

Guru honorer merupakan tenaga pendidikan yang belum memperoleh status ASN (Aparatur Sipil Negara), mengabdi sebagai guru tidak tetap di sebuah sekolah. Seperti salah satu video viral pria paruh baya guru honorer mengabdi selama 30 tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nyesek! Seorang Guru Honorer 30 Tahun Mengabdi Ketahuan Murid Ngamen, Pemerintah Abai?

Washington (70) 30 tahun mengabdi jadi guru honorer. (ist)

Video itu diunggah oleh akun TikTok @perawat_peduli_indonesia, pada Minggu 18 September 2022. Yang memperlihatkan seorang pria paruh baya sedang mengamen dan menyanyi dengan suka cita di depan warung.

Pria itu mengenakan pakaian dinas harian guru dan topi, melantunkan lagu daerah di depan sebuah warung, di suasana pasar pertokoan.

"Sedih sekali, 30 tahun menjadi pengajar, guru honor ini ketahuan ngamen dengan muridnya, lalu di videokan di viralkan." tulis keterangan sematan video.

Sang guru honorer yang diketahui bernama bapak Washington (70) tidak mengetahui bahwa muridnya ada di hadapannya ketika ia sedang mengamen.

"Ternyata beliau tidak mengerti bahwa muridnya tersebut sengaja, agar beliau bisa menyawer," tulis keterangan unggahan.

Diketahui lokasi peristiwa di Palembang, Bapak Washington telah mengajar sejak tahun 1990 sampai tahun 2019. Hampir 30 tahun lamanya beliau menjadi guru sukarela di berbagai sekolah SD, SMP dan SMA di Palembang.

Menurut keterangan unggahan akun Instagram @perawat_peduli_palembang, Sejak Bapak Washington berhenti tidak ada mata ajar, ekonomi Keluarga makin sulit. Keliling kesana kemari menawarkan bakat untuk di ajarkan kepada anak-anak, namun beberapa kali pula tertolak.

"Pengabdian 30 tahun lalu seperti hanya sia-sia belaka karena beliau hanya guru yang tidak memiliki formalitas PNS. Kesana kemari demi menutupi masa pengangguran nya."tulis keterangan video.

Menciptakan karya lagu-lagu daerah palembang

Meski kenyataannya karya beliau cukup banyak yakni dari berbagi lagu daerah palembang sampai lagu-lagu bernuansa modern yang saat ini bisa diakse diwebsite ataupun media sosial.

"Hari ini beliau memasukan lamaran disalah satu ke SLTP harapanya bisa terpanggil, namun lagi-lagi. "Maaf bapak disini kapasitas guru sudah full".

"Pulang dengan kehujanan tentunya ini usaha dan usaha yang terus dijalani. Bahkan murid beliau cukup banyak disaat bertemu beliau disawer oleh para muridnya dengan menyumbangkan lagu ciptaanya sendiri. Luar biasa!!!" 

Karena miris melihat keadaan dari bapak Washington yang sebagai guru dan pahlawan tanpa tanda jasa yang hidupnya selama 30 tahun mengabdi sebagai guru honorer, perawat peduli palembang pun melakukan donasi. 

Video unggahan itu pun menuai banyak sorotan dan komentar dari netizen, beberapa mendoakan kesehatan dari Sang Guru bapak Washington.

Beberapa netize meminta Menteri Pendidikan Nadiem Makarim untuk memperhatikan nasib guru honorer. 

"Sehat selalu pahlawan tanpa tanda jasa," komen netizen. 

"Ini pak Washinton guru d SMP Dan SMA BINA JAYA PALEMBANG , ya Allah pak mohon bantuan nya untuk semua," tulis netizen.

"gaess plis lah yang kaya gini kita musti prihatin oepn donasi info aku plisss walopun ga seberapa yang penting aku ikut bantu" komen netizen.

"Mataku rembes liatnya, krna aku jg sma guru honor hmpir 12 thn ini. sehat sllu pak, prjuangn kita guru honor utk ksjahtraan mdah2n bsa tercapai," ujar netizen.

"Ya Allah berikanlah guru ini kehidupan yg layak," tulis netizen.

"Kita iklas ga di panggil pahlawan asal gaji semua guru di manusiakan," ujar netizen.

"Padahal beLiau yg mencerdaskan anak Bangsa, engkau berhasil menjadikan muridmu org sukses ," ujar netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tetap semangat guru honorer ibu dari saya kecil sampai sekarang saya umur 27 tahun tetap mengabdi jadi guru memskipun masih honorer dengan gaji 250 rb," tulis netizen.

Hingga kini video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 700 ribu pengguna akun TikTok yang meyoroti dan menjadi bahan perbincangan. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai memetakan pemanfaatan lahan yang diserahkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT