News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesulap Merah Geram Perseteruannya dengan Gus Samsudin Dibilang Settingan: Saya Akan Laporkan Balik Mas Udin, Sumpah Demi Allah Saya Penjarakan

Pesulap merah mengaku geram setelah dituding perseteruannya dengan Gus Samsudin dianggap cuma settingan belaka. Pasalnya, pemilik nama Marcel Radhival itu benar-benar diintimidasi dan siap menjebloskan Mas Udin ke penjara.
Selasa, 20 September 2022 - 11:44 WIB
Pesulap merah dan Gus Samsudin
Sumber :
  • dok istimewa

Jakarta - Pesulap merah mengaku geram setelah dituding perseteruannya dengan Gus Samsudin dianggap cuma settingan belaka. Pasalnya, pemilik nama Marcel Radhival itu benar-benar diintimidasi dan siap menjebloskan Mas Udin ke penjara.

Pesulap Merah Geram Perseteruannya dengan Gus Samsudin Dibilang Settingan: Saya Akan Laporkan Balik Mas Udin, Sumpah Demi Allah Saya Penjarakan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesulap merah alias Marcel Radhival yang dituding terlibat dalam perseteruan ´settingan´ dengan Gus Samsudin pun buka. Dalam video yang diunggah kanal Youtube Cumi Cumi pada Sabtu (10/9/2022), pesulap merah mengatakan bahwa dirinya kenal dengan sosok yang membuat isu settingan tersebut.

¨Kalau mbah Gareng ini saya gak kenal, kalau bang Away tuh teman lama saya, saya pikir orangnya benar gitu. Emang teman lama dan teman sharing juga, jadi teman sharing saya banyak, bukan dia doang,¨ ujar pesulap merah.

Marcel Radhival atau pesulap merah dan Gus Samsudin (sumber: kolase tim tvonenews)

¨Sejak kapan jadi settingan, gini ya kalo orang waras kalau itu settingan ngapain saya sampai diintimidasi di sana tuh trus ngapain saya sampai dilaporin. Trus sampai sekarang, laporannya masih diproses, dan saya masih terus komunikasi sama polisi ini laporannya kaya gimana,¨ ungkap pesulap merah.

¨Karena saya pastikan saya akan laporkan balik dan saya penjarakan mas Udin, sumpah demi Allah saya penjarakan karena masih diproses sekarang kan kemarin saya sudah dipanggil panggilan pertama nih , ini saya masih nunggu kabar dari polisi, masuk delik atau engga,¨ sambungnya.

Pesulap merah alias Marcel Radhival bahkan menantang jika ada yang bisa membuktikan bahwa perseteruan dirinya dengan Gus Samsudin hanya settingan.

¨Jadi kalau ada yang bilang settingan, buktikan dong!¨ kata pesulap merah.

Marcel juga menepis soal dirinya berbicara dengan Gus Samsudin sebelum datang ke padepokan Nur Dzat Sejati milik mas Udin yang berada di Blitar. Dia mengatakan bahwa selama menghubungi pihak Samsudin, dia tak direspon sama sekali.

2 Sosok Ini Sebut Perseteruan Gus Samsudin dan Pesulap Merah Settingan Belaka

Konflik antara Pesulap Merah dan Gus Samsudin diketahui belum usai. Meski sebelumnya Gus Samsudin telah meminta maaf secara terbuka atas keributan yang ditimbulkannya, namun Pesulap Merah sempat menyatakan bahwa ia ogah damai dengan kelompok dukun.

Belum lama ini muncul dua sosok yang mengaku sebagai guru dari Pesulap Merah mengaku memiliki bukti bahwa perseteruan Marcel Radhival dengan Gus Samsudin hanya settingan belaka. 

Kedua sosok tersebut adalah Bang Away dan Mbah Gareng. Mereka menyebut bahwa perseteruan yang selama ini terjadi sudah direncanakan.

“Ada unsur kemungkinan besar ini memang sudah direncanakan,” ucap Mbah Gareng dikutip dari kanal Youtube Intens Investigasi. 

“Itu ada satu orang yang menjanjikan dan mengatakan kepada kita bahwa dia punya bukti rekaman berdurasi dua jam, isinya obrolan yang mengonsep ini semua,” tambah Bang Away. 

Meski begitu, keduanya tidak menjelaskan siapa orang yang disebut memiliki bukti rekaman yang berdurasi dua jam tersebut. 

Bang Away dan Mbah Gareng juga menuntut agar Pesulap Merah meminta maaf seperti apa yang telah dilakukan oleh Gus Samsudin. Hal itu karena ia juga dianggap telah merugikan masyarakat.

“Hal ini betul-betul harus diselesaikan. Karena dari pihak Gus Samsudin juga sudah meminta maaf pada publik. Tapi sampai hari ini, pihak Marcel tidak ada mengatakan permintaan maaf,” tambah Mbah Gareng. 

Namun, netizen nampaknya memilih tidak percaya bahwa semua itu hanyalah settingan. 

“Nggak mungkin lah settingan, masa mas Udin mau mengambil resiko padepokannya ditutup, secara pasien mas udin udah banyak. Logika,” tulis netizen. 

“Untuk semua rakyat Indonesia diharap berfikir secara logika ya jangan terhasut sama oknum yang ngaku jadi guru pesulap merah,” tambah netizen lain.

Awal Mula Perseteruan, Trik Gus Samsudin Dibongkar Pesulap Merah

Nama pesulap merah mencuat di publik setelah video perbincangannya dengan Deddy Corbuzier viral di jagat maya. Dalam video yang diunggah kanal Youtube Deddy Corbuzier, pesulap merah alias Marcel Radhival blak-blakan ungkap trik akal-akalan Gus Samsudin.

Dalam video yang diunggah kanal Youtube Deddy Corbuzier pada Sabtu (30/7/2022), Pesulap merah bahkan hadir sambil membawa alat-alat sulap, salah satunya adalah sebuah keris.

¨Ini keris petir, kalau kata dukun ini buat pembersihan,¨ ujar pesulap merah sambil memperagakan seolah kerisnya memiliki kekuatan tertentu.

¨Kalau dukun biasanya make yang ada tombolnya, untuk nutupi tombolnya diiket pakai kain putih, biar chargernya ketutup juga,¨ katanya sambil tertawa.

Marcel Radhival atau pesulap merah (sumber: Youtube Deddy Corbuzier)

Selanjutnya, Deddy Corbuzier bertanya soal pesulap merah yang ribut dengan Gus Samsudin pemilik padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati, yang diduga sebagai dukun berkedok agama. Padepokan itu sendiri diketahui berada di Desa Rejowinangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. 

¨Awalnya pertama kali saya kan kontennya bongkar-bongkar rahasia dukun, salah satunya yang saya bongkar adalah trik dari Mas Udin ini, yang dia bakar tisue tanpa api,¨ ungkap pesulap merah. 

¨Kalo pesulap yang praktekin, oh itu trik itu bohongan, tapi kalo pake sorban dan pake baju-baju berkedok agama, dianggapnya ilmu,¨ sambungnya.

¨Dia main itu tujuannya apa, katanya?¨ tanya Deddy Corbuzier. 

¨Untuk pembersihan rumah,¨ jawab Marcel alias pesulap merah. 

Pesulap merah mengungkapkan kepada Deddy Corbuzier bahwa tujuan dari tindakannya membongkar sulap tersebut adalah untuk memberi tahu dan mengedukasi masyarakat Indonesia bahwa itu hanyalah sekedar trik.

Pesulap merah mengaku dirinya sempat trauma setelah ribut di padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin si dukun palsu berkedok agama. Ia mengaku dirinya hampir kena bogem mentah.

¨Saya datanginlah kemarin, pas saya datangin ternyata pas sampai depan padepokannya saya dihadang oleh pengacaranya,¨ pungkas pesulap merah. 

Tak hanya itu, ternyata Kepada Desa setempat juga turut hadir saat itu. Kedatangan pesulap merah di padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati berakhir ribut. Marcel mengaku sempat dimintai KTP dengan alasan yang tidak jelas, pasalnya ia hanya mampir sejenak ke padepokan tersebut. 

Selain itu, pesulap merah mengaku hampir ditonjok oleh seorang pria yang diketahui adalah sopir dari Gus Samsudin.

¨Nah ketika saya nanya KTP buat apa, baru tiba-tiba dari belakang ada orang yang mau nonjok,¨ kata pesulap merah.

Diketahui, sosok pesulap merah alias Marcel Radhival sempat diundang menjadi bintang tamu di kanal Youtube Deddy Corbuzier, dengan berani dia membongkar trik tipu-tipu para dukun atau paranormal, salah satunya termasuk Gus Samsudin yang ternyata memiliki padepokan pengobatan spiritual di Blitar, Jawa Timur bernama Nur Dzat Sejati.

Belakangan diketahui, pesulap merah yang merupakan pemuda kelahiran 26 Agustus 1995 ini memiliki lingkungan keluarga yang religius. Pasalnya, sang kakak diketahui merupakan seorang ustaz. Tak heran, jika Tindakan yang dilakukan oleh pesulap merah semata agar masyarakat Indonesia tidak mudah ditipu dukun palsu berkedok agama.

Marcel Radhival atau pesulap merah (sumber: dok ist)

Usai video perbincangan pesulap merah dan Deddy Corbuzier viral di jagat maya, padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin yang berlokasi di di Desa Rejowinangun, Kabupaten Blitar pun digeruduk massa.

Diketahui, pasca kehadiran pesulap merah di podcast Deddy Corbuzier, padepokan yang terletak di Blitar, Jawa Timur itu pun ditutup. Pasalnya, padepokan tersebut dinilai menjadi tempat Gus Samsudin untuk menjalankan praktik penipuan berkedok agama dan pengobatan spiritual. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga sekitar padepokan pun melakukan protes untuk menutup padepokan tersebut. Aksi demo warga pada Minggu (31/7/2022) pun viral di jagat maya. Sebuah video viral memperlihatkan warga beramai-ramai berkumpul di dekat padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati.

Para warga meminta agar padepokan penuh tipu-tipu itu ditutup karena telah membuat resah. Kepada Desa Rejawinangun pun menegaskan bahwa padepokan yang menjadi lokasi Gus Samsudin melancarkan aksi penipuannya ditutup. (rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT