Jawaban Tak Terduga Hacker Bjorka Atas Sindiran Nikita Mirzani, Singgung Masa Lalu Buruk Nyai
Nikita Mirzani telah mengunggah sebuah sindiran untuk hacker Bjorka yang kini dibicarakan oleh publik, akhirnya hacker Bjorka memberikan jawaban untuk Nikita
Sindiran Nikita Mirzani dijawab oleh Hacker Bjorka
Sumber :
Kolase tvOnenews.com
Unggahan Nikita Mirzani Kepada Hacker Bjorka
Indonesia belakangan ini dihebohkan dengan aksi hacker Bjorka, yang mengklaim memiliki ratusan data masyarakat Indonesia. Bahkan, Bjorka sudah membocorkan data pribadi beberapa pejabat penting di negara Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Luhut Binsar Panjaitan, Erick Thohir, Mahfud MD dan yang terakhir adalah Ketua Umum PSSI, M. Iriawan.
Bahkan Bjora juga memberikan beberapa petunjuk kasus yang menyedot perhatian masyarakat Indonesia, seperti kasus Ferdy Sambo dan Pembunuhan Munir.
Nikita Mirzani. (Ist)
Di tengah kehebohan yang berhasil dibuat oleh Bjorka, seorang artis kontroversial Indonesia, Nikita Mirzani, mengaku akan membongkar identitas Bjorka.
Nikita menertawakan apa yang sudah dilakukan Bjorka selama ini.
“Bjorka elo hacker apa tukang ngarang sih (emotikon tertawa),” tulis Nikita
Dalam akun resminya, Nikita mengatakan bahwa Bjorka hanya mengambil data dari kelurahan. Tidak hanya itu, Nikita juga menulis bahwa data yang diberikan Bjorka adalah palsu.
Semua data yang pernah "dibocorkan" Bjorka dapat ditemui di Internet.
“Tunggu saya yg bongkar identitas kamu yah,” tambahnya.
Nikita mirzani menuliskan sindiran untuk Bjorka, berikut tulisan yang telah diunggah Nikita Mirzan secara lengkap.
“Bjorka elo hacker apa tukang ngarang sih. Kok bego banget. Bikin heboh satu Indonesia tapi data-datanya ngambil dari kelurahan sama di Google, plus dikasih bumbu-bumbu. Bohong sama ngarang plus ada yang dikurang-kurangin dan ditambahin. Haduh. Tunggu saya yang bongkar identitas kamu yah,” tulis Nyai, sebutan untuk Nikita Mirzani.
Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Load more