News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Haru! 12 Tahun Berpisah, Grup Band Cokelat Untuk Pertama Kalinya ´Reunian´ di Panggung Synchronize Fest 2022

Cokelat grup band yang beranggotakan Kikan dan kawan-kawan, setelah 12 tahun berpisah, band Cokelat pertama kalinya reunian pada Sabtu (8/10/2022) di Synchronize Fest 2022. Momen ini tentunya membuat para penonton yang hadir ikut terharu.
Minggu, 9 Oktober 2022 - 13:23 WIB
Grup band Cokelat reuni di panggung Synchronize Fest 2022
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta – Cokelat grup band yang beranggotakan Kikan dan kawan-kawan, setelah 12 tahun berpisah, band Cokelat pertama kalinya reunian pada Sabtu (8/10/2022) di Synchronize Fest 2022. Momen ini tentunya membuat para penonton yang hadir ikut terharu.

Bikin Haru! 12 Tahun Berpisah, Band Cokelat Pertama Kalinya ´Reunian´ di Panggung Synchronize Fest 2022
Grup band Cokelat akhirnya melakukan reuni dengan formasi lengkap setelah 12 tahun berpisah sejak keluarnya Kikan dan Ervin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Senang bisa kembali ke sini," kata Kikan saat tampil di Synchronize Fest 2022, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (8/10) malam.

Cokelat membuka penampilannya dengan lagu "Nafsu" yang bernuansa rock begitu kental. Melihat Kikan berada di atas panggung lagi adalah sesuatu yang luar biasa bagi para Bintang Cokelat atau sapaan untuk penggemarnya.

Pada kesempatan ini, Cokelat juga memutarkan sebuah video yang mengungkap soal keluh kesah dan masalah yang terjadi pada bandnya selama 12 tahun.

Dengan konsep wawancara, band yang terdiri dari Kikan (vokalis), Erwin (gitar), Ernest (gitar), Ronny (bass) dan Ervin (drum) saling mengungkapkan isi hati masing-masing.

"Ada banyak masalah tapi salah satu alasan yang membuat gue akhirnya keluar adalah karena gue capek disuruh milih mana yang jadi prioritas, anak atau band," ujar Kikan dalam video yang ditayangkan di layar panggung.

Penonton diajak memahami apa yang sebenarnya terjadi pada Cokelat. Perselisihan jelas terjadi di antara mereka, namun ego yang sama-sama membuat band tersebut akhirnya harus memilih jalannya masing-masing.

Kikan hengkang, lalu Ervin dikeluarkan tak lama setelahnya, yang pada akhirnya hanya menyisakan Erwin, Ronny dan Ernest. Cokelat pun mengalami banyak pergantian vokalis mulai dari Sarah Hadju, Jackline hingga Ayu Ratna.

Di antara pemutaran video, Cokelat juga membawakan lagu-lagu yang pernah menjadi hits-nya, mulai "Mimpi", "Salah", "Pergi", "Luka Lama", "Jauh" hingga "Segitiga".

Lagu-lagu tersebut mengingatkan penonton pada masa kejayaan Cokelat. Suara Kikan yang powerful menjadi ciri dari band asal Bandung tersebut.

Penonton semakin dibuat terharu saat video menampilkan para personel yang mulai berbaikan. Mereka mengungkap rasa rindu untuk bermain bersama dan memutuskan saling memaafkan.

Kelimanya saling merangkul dan meneteskan airmata dan langsung mendapat sambutan hangat dari penonton.

"12 tahun bukan waktu yang singkat, kami enggak pernah menyangka akan terjadi seperti ini. Ini dari doa-doa kalian semua mungkin yang didengarkan," kata Kikan.

"Malam ini jadi kesempatan spesial dari kami Cokelat untuk mengucapkan terimakasih buat yang sudah menghantikan saya selama 12 tahun," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagu yang paling ditunggu penggemar Cokelat, "Karma" pun dinyanyikan, seluruh penonton langsung bersorak. Gemuruh suara penonton yang ikut bernyanyi terdengar di mana-mana.

"Lagu terakhir, satu lagu untuk kita semua, satu lagu untuk Indonesia," kata Kikan sebelum menyanyikan "Bendera". (ant/rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT