GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Memilih Wanita Muda, Diduga Oknum Pegawai Kemenag Asal Tapsel Tinggalkan 5 Orang Anak dan Istri

Begitu memilukan nasib seorang istri di Tapsel, saat menggerebek sang suami tercinta. Pasalnya, sang suami berinisial EG, yang diduga oknum pegawai Kemenag
Rabu, 19 Oktober 2022 - 16:42 WIB
Viral, Diduga Oknum Pegawai Kemenag Dogerebek Sang Istri Sah
Sumber :
  • Istimewa/Tangkapan Instagram manaberita

Sumatera - Begitu memilukan nasib seorang istri di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara saat menggerebek sang suami tercinta. Pasalnya, sang suami berinisial EG (50) itu, yang diduga oknum pegawai Kementerian Agama (Kemenag), Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, tega meninggalkan sang istri dan lima orang anaknya tersebut, demi memilih wanita muda.

Kejadian tersebut pun beredar dalam bentuk video di media sosial hingga viral dan menuai komentar para warganet. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video tersebut, tampak seorang istri mengenakan baju kotak-kotak bersama kelima anaknya mengerebek sang suami tercinta di sebua kontrakan di wilayah Tapanuli Selatan. 

Kemudian, terlihat seorang anak sah yang menganakan peci hitam mendobrak kamar sehingga wanita idaman sang suami keluar dari kamar tersebut dan merekam kejadian tersebut.

Lalu, sang istri sah pun merekam kejadian tersebut, lalu mengatakan kepada anak perempuannya untuk tidak menyentuh wanita yang diduga selingkuhan ayahnya. 

"Jangan kotori tangan mu dijah, jangan kotori tanganmu nak," kata Istri yang sah, saat menggerebek sang suaminya, seperti dilansir dari manaberita, Rabu (19/10/2022). 

Tak puas dengan aksi suaminya, sang Istri pun mengatakan bahwa sang istri mengatakan bahwa suaminya adalah seorang pegawai Kementerian Agama. 

"Ini EG suami sah saya, dan bisa dibuktika dengan buku nikah yang sah. Karena malu, dia adalah seorang pegawai kantor Depak, ini perempuannya (diduga selingkuhan sang suami)," kata sang Istri sah. 

Setelah kejadian penggerebakan itu, tampak sang anak perempuan menagis dan sang suaminya meninggalkan anak-anaknya serta sang istri sah. 

Selanjutnya, berdasarkan informasi dari media sosial manaberita, video yang viral tersebut dari video live yang disiarkan langsung dari akun Facebook Matondang Nur yang merupakan istri sah EG dan ditonton ratusan kali selama live pada pukul 16.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat digerebek, oknum pegawai Kemenag itu tampak sedang makan di ruang tamu bersama seorang perempuan yang diketahui pegawai honorer Dinas Lingkungan Hidup Pemko Padangsidimpuan," tulis pemilik akun media sosial instagram manaberita.

Kemudian dijelaskan, dalam video itu Mantondang Nur (istri sah) katakan bahwa dirinya dan kelima anaknya tidak diberi nafkah oleh sauaminya EG.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT