News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Seorang Pria di Citayam Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Pria Berbaju Koko, Meraba Korban

Viral seorang pria di Citayam ngaku jadi korban pelecehan seksual oleh pria berbaju Koko. Cerita sang korban ini langsung viral setelah beredar media sosial.
Kamis, 27 Oktober 2022 - 14:03 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual.
Sumber :
  • Daniel Reche dari Pixabay

Jakarta - Viral seorang pria di Citayam ngaku jadi korban pelecehan seksual oleh pria berbaju Koko. Cerita sang korban ini langsung viral setelah beredar di media sosial, Kamis (27/10/2022).

Peristiwa pelecehan seksual sudah seringkali menyerang kaum pria dengan segala kondisi. Tetapi acapkali masih jarang dibicarakan, diabaikan dan belum dapat penanganan serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral! Seorang Pria di Citayam Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Pria Berbaju Koko

Rizal (nama samaran) mengaku jadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pria berbaju koko. Lokasi dan waktu kejadian di Jalan Raya Keadilan, Tanah Merah, Citayam pada Selasa 25 Oktober 2022.

"Kami mendapat laporan via DM dari seorang pria yang mengaku dilecehkan saat berada d kawasan Tanah Merah Citayam. Korban berusia 17 tahun," tulis keterangan unggahan akun Instagram @depok24jam, dikutip pada kamis 26 Oktober 2022.

Melalui unggahan akun tersebut memberi bukti tangkapan layar DM berupa cerita kronologis yang disampaikan Rizal (nama samaran). 

Dalam ceritanya Mamat mengatakan bahwa dirinya jadi korban pelecehan seksual yang dilakukan sesama pria yang ciri-cirinya memakai baju koko tersebut.

"Saya lagi duduk sendirian di motor, tiba-tiba ada orang datang pria (menghampiri). Katanya dia butuh sukarelawan untuk keperluan sepupunya yang dokter," ujar cerita Rizal.

Pada awalnya Rizal tidak memiliki rasa curiga, ia bersedia untuk diukur tinggi badannya oleh pelaku. Menurut keterangan Rizal, ketika hendak mengukur tinggi badan, tangan pelaku menyentuh kemaluan dan membuka celana yang ia kenakan.

"Yang bikin saya trauma dia menyentuh bagian bagian kemaluan saya dan membuka celana saya," ungkapnya.

Menyadari jadi korban pelecehan seksual, Rizal langsung berlari dan mencari bantuan. Namun, sayangnya setelah mendapat bantuan, sang pelaku telah melarikan diri.

"Ada penjaga makam yang menolong saya, penjahat kelamin itu kabur setelah di teriaki penjaga makam." lanjut ceritanya.

Lebih lanjut, Rizal mengungkapkan ciri-ciri pelaku, menurut penjelasannya pelaku merupakan seorang pria berjenggot tipis. Saat kejadian pelecehan, pelaku mengenakan baju koko berwarna biru dilapisi jaket hijau.

Sang korban rizal tak menyangka bakal menjadi korban pelecehan seksual. Ia mengaku pasca kejadian tersebut, dirinya mengalami trauma dan syok.

"Saya laki-laki sangat trauma sekali, saya gak nyangka bisa kejadian seperti itu," demikian isi curhat Rizal (nama samaran).

Sontak saja unggahan cerita pelecehan seksual yang dialami oleh korban yang dibagikan di media sosial. Langsung menyita banyak perhatian netizen.

Beberapa netizen mengecam aksi pelaku dan memperingatkan bahwa laki-laki juga bisa menjadi korban pelecehan seksual.

"Ini bukan lelucon.. Jgn dibully bersyukur dia mau speak up.. Buat peringatan bagi yg lain," ujar netizen.

"Dulu pernah jd korban copet sm PK begini.. itu bs lho kita ngefreeze, takut, shock, trauma, ga tau mesti apa..ini hebat mas nya bs lari dan teriak," ungkap netizen.

"Gue pernah ngalamin pelecehan d tranportasi umum waktu SMA masih inget banget Ampe skrg," tulis netizen.

"Kasihan udah korban dibully,  kalau namanya org kena serangan panik wajarlah klu ketakutan, bukan tentang gender," tulis netizen.

"Semoga masnya diberikan kekuatan untuk lepas dari traumanya. sebagai sesama penyintas ks tau banget panik dan gemeternya pas kejadian. rasanya mau teriak aja susah," ungkap netizen.

"Pelecehan seksual ga bisa dibuat menjadi hal lumrah. Mau gender laki atau perempuan, semuanya sama. Membuat luka hati bagi mereka yang masih punya moral dan etika. Yang kayak gini lebih baik dipukul, dan jangan takut," ujar netizen. (ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT