News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Event Musik ‘Berdendang Bergoyang’ Terpaksa Dihentikan, Sang Promotor Menyampaikan Permintaan Maaf

Event musik Berdendang Bergoyang terpaksa dihentikan karena adanya over kapasitas penonton. Emvrio Production selaku promotor pun menyampaikan permintaan maaf.
Minggu, 30 Oktober 2022 - 15:06 WIB
Event musik Berdendang Bergoyang
Sumber :
  • kolase tim tvonewscom

Jakarta - Event musik Berdendang Bergoyang terpaksa dihentikan karena over kapasitas penonton. Emvrio Production selaku promotor pun menyampaikan permintaan maaf dan harus menghadapi konsekuensi.

Event Musik ‘Berdendang Bergoyang’ Terpaksa Dihentikan, Sang Promotor Menyampaikan Permintaan Maaf

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Event music ‘Berdendang Bergoyang’ hari ketiga terpaksa dihentikan. Sang promotor Emvrio Production menyampaikan permintaan maaf. CEO Emvrio Production, Vino Sefvirrno mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya menggelar konser sesuai rencana.

"Kami sudah mengikuti prosedur penyelenggaraan event, dan sudah mengantongi ijin keramaian. Kami juga menyadari banyak kejadian saat event berlangsung namun kami sudah berusaha melakukan penyesuaian alur penonton, mengatur ulang jumlah penampilan, menambah keamanan dan tim medis," ujar Vino pada Minggu (30/10/2022) dilansir dari Intipseleb.

Event musik Berdendang Bergoyang (sumber: kolase tim tvonenews)

Vino dan pihaknya pun harus menghadapi konsekuensi pembatalan.

"Dengan berat hati, event pada hari ketiga dibatalkan, ini akan menjadi evaluasi untuk diperbaiki kedepannya," pungkas Vino.

Akibat Over Kapasitas, Event Berdendang Bergoyang Dibatalkan

Event music 'Berdendang Bergoyang' yang digelar pada Sabtu, 29 Oktober 2022 malam di Istora Senayan, Jakarta Pusat terpaksa dihentikan jajaran Polres Metro Jakarta akibat dari kapasitas penonton melebihi aturan yang ditetapkan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin.

"Kami menilai kondisinya sangat tidak memungkinkan, overload atau over kapasitas, sehingga cukup membahayakan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin dikutip dari VIVA.

Berdendang Bergoyang (sumber: dok ist)

Dia menyampaikan bahwa kapasitas penonton yang mampu ditampung Istora Senayan hanya sekitar 10.000 orang, namun penonton yang hadir justru mencapai 2 kali lipatnya yakni 21.000 orang.

Imbasnya, Komarudin mengatakan pihaknya harus menghentikan acara musil tersebut karena dinilai melanggar aturan yang berlaku.

"Istora maksimal 10.000 orang, tapi berdasarkan pantauan kami ada 21.000 lebih yang menonton. Jadi kita hentikan kegiatannya secara terpaksa," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, akibat penonton yang over kapasitas, banyak terjadi aksi kejahatan seperti pencopetan. Komarudin mengungkapkan pihaknya menerima banyak laporan kehilangan saat menonton konser ‘Berdendang Bergoyang’.

“Adanya copet ya banyak, banyak yang laporkan kehilangan dompet dan handphone,” pungkasnya. (intipseleb/rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Mitchel Bakker resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belanda, NEC Nijmegen, setelah berpisah dengan Atalanta.

Trending

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT