News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Emosi Anaknya Didorong Saat Bermain, Emak-Emak di Pontianak Tampar Anak Berusia 4 Tahun hingga Memar

Diduga menampar seorang anak kecil di tempat permainan. Emosi anaknya didorong saat bermain, emak-emak di Pontianak tampar anak berusia 4 tahun hingga memar
Minggu, 30 Oktober 2022 - 16:03 WIB
Emak-emak di Pontianak tampar anak berusia 4 tahun hingga memar.
Sumber :
  • tangkapan layar Instagram

Jakarta - Video viral seorang ibu-ibu diduga menampar seorang anak kecil di tempat permainan anak-anak. Emosi anaknya didorong saat bermain, emak-emak di Pontianak tampar anak berusia 4 tahun hingga memar, Minggu (30/10/2022).

Peristiwa kekerasan terhadap anak masih seringkali terjadi di masyarakat dan memerlukan perhatian dari KPAI (komisi perlindungan anak Indonesia).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral! Emosi Anaknya Didorong saat Bermain, Emak-Emak di Pontianak Tampar Anak Berusia 4 Tahun hingga Memar


Viral sebuah kejadian dalam video yang diunggah oleh orang tua korban pada akun Instagram @angelatjiamakeup, pada Sabtu (29/10).

"ibu ini abis tampar anak saya di Beebeeland langsung kabur. Tidak ada penyesalan sama sekali," tulis angelatjiatmakeup dalam narasi video yang dikutip tvonenews.com, pada Minggu (30/10).

Dalam unggahan video itu hanya memperlihatkan video seorang ibu-ibu berjilbab yang diduga memukul anak korban hingga mencoba meninggalkan kawasan permainan anak-anak di Playground yang bernama Beebeeland Megamall, Pontianak, Kalimantan Barat, pada jumat, (28/10).

Menurut pengunggah video ini, anakya berusia 4 tahun yang bernama Kenzie ditampar karena anaknya mendorong anak pelaku yang sedang bermain bersama di Playground Beebeeland.


"Anak saya Kenzie umur 4 tahun dipukul oleh seorang ibu-ibu di Playground beebeeland  Pontianak Ayani Megamall. Karena ada sedikit masalah antara anak-anak saat bermain, tapi ibu ini datang-datang malah menampar anak saya karena tidak terima anaknya di dorong sama Kenzie," tulisnya.

Padahal sebelumnya, anak pelaku menendang dua kali kepada anaknya. Merasa disakiti, anak korban melakukan perlawanan dengan mendorong.

"Hello ibuuu anakmu tendang anak saya 2x kamu kemana??? Apakah saya harus juga menendang kembali anak anda??? Bahkan saya sama sekali gak permasalahkannya karena emang namanya anak-anak wajar." terangkannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, sang ibu korban sekaligus yang merekam video menuturkan bahwa anaknya ditampar dan dicubit karena atas sikap main hakim sendiri dari ibu tersebut.

"Kenapa sekali anakmu kedorong kamu naik pitam lalu main hakim sendiri samapai anak kecil berumur 4 tahun kamu tampar dan cubit pipinya sampai bengkak? Kemana hati nurani kamu? Apakah dibenarkan kamu memperlakukan seorang anak kecil seperti ini??," 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT