News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Ciamik Kang Ha Neul Jadi 'Penipu', Sukses Bawa Drama Korea Curtain Call Dapat Rating Tinggi!

Drama Korea Curtain Call yang baru saja dirilis punya banyak keunggulan, salah satunya diperankan oleh Kang Ha Neul. Dalam drama Korea ini Kang Ha Neul.....
Rabu, 2 November 2022 - 18:28 WIB
Kang Ha Neul dalam drama Korea Curtain Call
Sumber :
  • Hancinema.net

Jakarta – Aktor populer Kang Ha Neul mendadak jadi bahan perbincangan pasca memerankan karakter utama dalam drama Korea Curtain Call.

Aktor kelahiran 21 Februari 1990 ini akan beradu peran dengan Han Ji Won dalam drama Korea Curtain Call. Diketahui Kang Ha Neul mulai naik daun pasca membintangi drama Korea The Heirs (2013).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca aktingnya yang gemilang tersebut, Kang Ha Neul akhirnya juga memerankan beragam drama Korea, antara lain Misaeng: Incomplete Life (2014), Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo (2016), When the Camellia Blooms (2019), dan Insider (2022).

drama korea curtain call
Kang Ha Neul dalam drama Korea Curtain Call (Hancinema.net)

Sementara itu, dalam drama Korea Curtain Call, Kang Ha Neul diketahui memerankan tokoh Yoo Jae Heon. Sosok Yoo Jae Heon diceritakan sebagai seorang aktor teater yang kemudian berpura-pura sebagai cucu sesorang konglomerat.

Kini drama Korea Curtain Call sudah menayangkan 2 episode dari total 16 episode. Untuk menyaksikan aksi ciamik dari Kang Ha Neul, penggemar bisa menonton drama Korea ini setiap Senin dan Selasa.

Sinopsis drama Korea Curtain Call

Drama Korea Curtain Call bercerita tentang seorang pengusaha hotel tua dari Korea Utara yang hanya punya sedikit waktu untuk hidup dan seorang aktor teater yang bertindak sebagai cucunya untuk memenuhi kebutuhan terakhirnya.

Sang nenek asal Korea Utara bernama Ja Geum Soon, sementara sang aktor bernama Yoo Jae Heon. Ja Geum Soon lahir di provinsi Hamgyeong di bagian utara Korea pada 1930.

Ia terpisah dari suami dan anak ketika melarikan diri dari perang. Nenek ini mendirikan Nak Won Inn di Korea Selatan dengan harapan bisa bertemu lagi dengan keluarganya ketika garis gencatan senjata antara dua Korea telah menghilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca 15 tahun di Korea Selatan, Ja Geum Soon bertemu seorang pria yang memahaminya dan memulai keluarga baru. Ketika ekonomi Korea Selatan mulai menguat ternyata Nak Won Inn juga turut berkembang di bawah manajemennya.

Lambat laut Nak Won Inn berkembang menjadi lebih besar dan dikenal dengan Paradise Hotel. Sayangnya dalam drama Korea Curtain Call, Ja Geum Soon dikisahkan hanya memiliki waktu hidup tiga bulan lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Program pemberdayaan, PNM mendorong para pembatik, khususnya perempuan pelaku usaha, agar tidak hanya mampu mempertahankan keterampilan membatik

Trending

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Program pemberdayaan, PNM mendorong para pembatik, khususnya perempuan pelaku usaha, agar tidak hanya mampu mempertahankan keterampilan membatik
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT