News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

India Punya Festival Holi, Korea Punya Festival Lumpur Boryeong, Intip Sejarahnya

Selain dikenal dengan musik dan dramanya, Korea Selatan kaya akan budaya unik. Mulai dari Nakji (hidangan gurita hidup), Hanok (rumah tradisional) dan lainnya
Kamis, 17 November 2022 - 16:45 WIB
Perayaan festival lumpur Boryeong
Sumber :
  • mudfestival.or.kr

Jakarta – Selain dikenal dengan musik dan serial dramanya, Korea Selatan juga kaya akan budaya yang unik. Mulai dari budaya Nakji (hidangan gurita hidup), Hanok (rumah tradisional) dan keunikan lain.
 
Kali ini akan dibahas tentang festival lumpur yang menjadi acara tahunan di tiap Juli saat musim panas tiba di Korea Selatan. Festival ini berlangsung selama kurang lebih dua minggu. Dengan lokasi kegiatan di pantai Daecheon Kota Boryeong, itulah mengapa festival ini diberi nama Boryeong Mud Festival.
 
Boryeong Mud Festival pertama kali diadakan pada 1998, dengan tujuan awal untuk memperkenalkan produk skincare yang berbahan dasar lumpur.
 
Saat itu, Park Sang Don menjadi wali kota Daecheon tengah mempertimbangkan apa yang harus dilakukan untuk mempromosikan ekonomi Boryeong dan membuka jalan bagi bisnis ini dengan menyarankan pengembangan paket lumpur. Kosmetik digunakan sebagai produk tur utama dengan menggunakan lumpur di sekitar pantai Daecheon.
 
Dikutip dari laman mudfestival.or.kr, lumpur Boryeong ternyata sangat menarik perhatian masyarakat setelah berbagai media memberitakannya. Disamping acara yang sukses ini, pada September 1955 bisnis paket lumpur Boryeong mencapai hasil yang sangat besar dan menerima hadiah utama dari Kompetisi Bisnis Nasional Korea yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
 
Atas hal itu, festival lumpur Boryeong telah dikembangkan menjadi festival terbaik di Korea melalui semangat dan upaya yang konsisten dari pejabat publik terkait dan sukarelawan sipil oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, sehingga menjadikan festival lumpur Boryeong global saat ini.
 
Dalam festival ini pengunjung bisa menemukan pijat lumpur, gulat lumpur, dan juga bermain lumpur di kolam lumpur dan masih banyak lagi kegiatan yang bisa dilaksanakan disana. Lumpur yang ada disana diyakini memiliki khasiat yang bagus untuk kulit, karena lumpur di Kota Boryeong mengandung banyak mineral.
 
Festival ini bisa diikuti oleh siapa saja tanpa memandang bangsa, bahasa, dan usia dengan tujuan bahwa semua manusia memiliki derajat yang sama. 

Boryeong Mud Festival ini masuk dalam kategori identitas komunal, karena festival ini merupakan salah satu identitas budaya yang hanya dimiliki oleh Korea Selatan. (mg9/ree)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT