News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

VIRAL! Pasangan Sejoli Batal Nikah Gegara Adat, Kaget Dimintai Mahar Rp75 Juta

Viral di media sosial dan jadi perbincangan netizen yang memperlihatkan pasangan sejoli batal nikah gegara adat, kaget dimintai Mahar Rp75 Juta, Jumat (13/1)
Jumat, 13 Januari 2023 - 20:48 WIB
Viral curhat pasangan sejoli batal Nikah Gegara Adat dan kaget dimintai Mahar Rp75 Juta, Jumat (13/1/2023).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com TikTok @me.awa

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial yang memperlihatkan pasangan sejoli batal nikah gegara adat, kaget dimintai Mahar Rp75 Juta, Jumat 13/1/2023).

Di Media sosial seringkali muncul persoalan yang langsung menjadi pembicaraan publik, seperti salah satunya kasus perselingkuhan menantu dan ibu mertua yang pertama kali viral di media sosial TikTok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun terbaru menjadi pembicaraan netizen di TikTok, Viral curhat pasangan sejoli batal nikah gegara adat, kaget dimintai Mahar Rp75 Juta.

Dalam postingan yang beredar di media sosial, terlihat pasangan muda yang sudah bertunangan. Bahkan sudah melakukan foto prewedding dan persiapan pernikahan lainnya.


Ilustrasi pasangan menikah. (iStock)

Namun sayang, sang wanita yang memiliki akun TikTok @me.awa dan calon suaminya itu tidak bisa lanjut ke pelaminan karena terhalang kepercayaan adat jawa.

Video yang viral itu diunggah sendiri oleh calon mempelai wanita bernama Marwana Nareswari, melalui akun TikTok @me.awa. Dalam postingannya tersebut itu menuai sorotan dan banjir simpati dengan beragam komentar netizen.

Bukan tanpa alasan, dalam video itu sang wanita mengunggah momen foto prewedding dengan calon suaminya dan memperlihatkan sejumlah persiapan yang dilakukannya untuk pernikahan impiannya bersama kekasihnya.

Tak sampai di situ, Marwana juga mengungkap bahwa sudah menyiapkan berkas-berkas untuk mendaftar ke KUA (kantor urusan agama) hingga memesan fotografer dan make-up artist.

"Gagal nikah karena orang ketiga (X)
Karena orang tua (X)
Karena adat (Y)," tulis akun @me.awa Marwana Nareswari.

"Ketika adat mengalahkan agama #fyp #sulawesi," tulis keterangan video unggahan TikTok.

Dipantau di media sosial tikTok, unggahan akun Marwana Nareswari telah ditotnton sebanyak 505 ribu views dan mendapatkan beragam komentar dari netizen.


Viral curhatan gagal menikah karena terhalang adat. (ist)

Beberapa netizen penasaran dengan cerita dibalik gagal pernikahan sang wanita tersebut. Ada pula netizen yang memberikan semangat dan dukungan moral kepada Marwarna. Sebagian besar netizen menduga penyebab gagalnya pernikahan pasangan sejoli itu karena adat weton.

"yang gini lebih susah move on nya ngga sih," komen netizen.

"tapi kembali lagi kita harus percaya Allah. kalau Allah punya mau tdk ada yg tdk mungkin," ujar netizen.

"Kalo perkara weton dan hari baik, InsyaAllah ada maharnya.
Semangat yuk," ungkap netizen.

"klo gara2 weton msih bisa kok d akalin..
ad upacara buat nolak balaknya...

"Saya hampir gagal nikah gegara weton&hari lahir sma tp suami gk percaya yg gituan Alhamdulillah 21 thn anak udah 4," ucap netizen.

"Gegara weton pastinya.. kk yg mmg medok bgt kejawenannya emang rada susah kecuali kitanya sendiri yg melawan kerasnya.. karena dlu jg gini nyaris bgtt batal karna permasalahan yg complicated dari mahar,adat dan serangan goib," ucap netizen.

Setelah ramai komentar yang membanjiri kolom komentarnya, akhirnya calon mempelai wanita atau pemilik akun yang bernama Marwana buka suara.

Dia menerangkan, bahwa dirinya dan calon suami batal nikah karena persoalan adat atau mahar dari keluarga Marwana.

Marwana mengaku jika dirinya merupakan kelahiran Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Saat itu, orang tuanya meminta kepada calon mempelai pria mahar yang sesuai ketentuan orang sulawesi.

"Jadi pernikahan saya ini tertunda karena adat. Dai Jawa dan saya adat Sulawesi. Awal ceritanya, kita sudah tunangan Mei 2022 dan karena dari April 2021 kita mulai kenal," ungkap Awa sapaan akrab Marwana kepada awak media yang dikutip dari VIVA, Jumat (13/1/2023).

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa setelah mereka bertunangan, pasangan sejoli ini melanjutkan persiapan pernikahannya. Namun, saat akan melanjutkan akad nikah. Tiba-tiba keluarga dari Awa meminta Uang Mahar sebesar Rp75 juta. Kendati demikian, calon mempelai pria pun akhirnya membatalkan pernikahan tersebut.

"Jadi awalnya cowokku ini datang ke Sulawesi didampingi ayahnya dan menentukan tanggal dan bulan pernikahan, tapi karena aku darah Sulawesi, keluargaku meminta mahar Rp75 juta untuk pernikahan kami di bulan 9 September nanti tapi mereka mungkin kaget karena cowokku ini Jawa jadi mungkin karena itu sehingga pernikahan ini tertunda," terangnya. (ind)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka gelaran Festival Fulan Fehan IV yang berlangsung di Desa Dirun, Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6). 
Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap motif pria inisial FP, pelaku penganiayaan pada caddy golf di Tangerang karena cemburu.
Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Kabar kurang menyenangkan datang dari pedangdut Via Vallen. Istri Chevra Yolandi itu mengalami insiden terjatuh saat sedang menggendong sang buah hati.
Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Dukungan terhadap program MBG menggema di Probolinggo. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pangan Bergizi Probolinggo Raya menggelar aksi damai
Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang akan menyajikan tiga pertandingan termasuk duel Timnas Voli Indonesia vs India di babak semifinal.
Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT