GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kena Serangan Balik Orang Sakti di Kalimantan, Dukun Santet ini Hampir Mati, Kapok dan Janji Bertaubat

Kisah pertaubatan si perempuan sang dukun santet tersebut sempat tayang di video channel milik YouTuber Prasodjo Muhammad sekitar beberapa bulan lalu. Adapun...
Senin, 6 Februari 2023 - 08:12 WIB
Ilustrasi praktik dukun
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bekas praktisi ilmu hitam atau dukun santet, Ria Puspita Sari membagikan kisah dan pengalamannya bisa meninggalkan dunia hitam itu.

Kisah pertaubatan Ria Puspita Sari sang dukun santet tersebut sempat tayang di video channel milik YouTuber Prasodjo Muhammad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada Prasodjo Muhammad, Ria Puspita Sari saat itu mengaku bahwa dia dulu adalah seorang dukun santet yang biasa menerima banyak orderan untuk menyakiti target para kliennya.

"Klien yang minta tolong selalu datang bawa persyaratan apa yang gue minta, seperti misalnya kembang, darah hewan, dan keperluan lainnya. Jadi yang nyediain itu pasiennya, bukan gue," kata Ria, Minggu (15/5/2023).


Mantan dukun santet, Ria Puspita Sari dan YouTuber Prasodjo Muhammad. (Capture YouTube Prasodjo Muhammad)

Menurut Ria, permintaan berbagai macam syarat untuk menyantet seseorang itu bukanlah permintaan dari Ria, melainkan makhluk gaib yang bekerjasama bersama Ria, yang nantinya akan bertugas untuk menyakiti target yang hendak disantet.

"Karena kan bukan gue yang ngerjain, gue nyuruh juga si peliharaan gue ini buat jalan (buat nyelakain) kan, Dan gue baru mulai aksi (nyantet) itu pada pukul 00.15, menurut gue asyik aja ngelakuin jam segitu, dan ramai aja gaibnya," kata Ria.

Kemudian Ria pun menjelaskan bahwa terkadang permintaan kliennya bermacam-macam, ada yang minta langsung target 'dimatikan' namun ada juga yang minta disakiti secara perlahan.

"Tapi gue lebih suka sedikit-sedikit biar dia (klien) dateng terus ke gue dan otomatis duit ngalir terus buat gue. Kalau langsung kan ya udah dibayar segitu doang dan selesai," katanya.

Dibacakan Doa Nabi Yunus 

Tak hanya menceritakan pengalamannya saat menyantet orang, namun Ria juga menceritakan apa saja kelemahan dukun santet.

Ya, pada kesempatannya berbagi cerita, Ria mengatakan bahwa ilmu hitamnya itu tak bisa bekerja atau tak mempan saat dihadapkan dengan orang yang rajin beribadah atau imannya kuat.

"Waktu mau nyantet itu gue biasanya kirim dulu nih setan yang ilmunya kecil, dia gue tugasin untuk ngontrol bagus gak tuh target ibadahnya. Kalau yang lemah ibadahnya atau enggak rajin sholat, gampang tuh, dari posisi mana juga bisa kena, tapi kalau udah ketemu yang rajin sholat, ibadahnya bagus dan rajin enggak mempan," kata Ria.

Tak hanya itu, Ria pun menyebut jika orang atau target yang mau disantetnya
rajin beribadah seperti misalnya rajin salat, maka santetnya tak berpengaruh dan mental ke anggota keluarga lainnya yang ibadahnya kurang rajin atau tak rajin salat.

Mantan praktisi ilmu hitam Ria Puspita Sari. (ist)

"Kalau sama orang yang sholatnya rajin santet gue enggak mempan, tapi masih bisa mental ke anggota keluarganya yang lain, yang enggak rajin beribadah atau rajin sholat, gitu," kata Ria.

Adapun Ria menjelaskan bahwa terdapat doa yang benar-benar bisa membuat setan-setan peliharannya dulu itu lemas dan terluka.

Menurut Ria, doa Nabi Yunus di dalam perut ikan paus itu benar-benar ampuh untuk melumpuhkan serangan santetnya dan juga bisa melukai Ria dan setan-setan peliharaannya.

"Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin, itu cuma sepenggal kalimatnya, tapi itu udah bisa bikin setan-setan gue pincang, lemes, dan badan gue juga bisa sakit-sakit itu, kita dukun takut," kata Ria.

Krena merasa telah banyak menzalimi orang, Ria pun memutuskan untuk bertaubat dan meninggalkan praktik ilmu hitam dan profesinya sebagai dukun santet.

Kala itu, katanya, kisah pertaubatannya itu dimulai saat dia menerima serangan balik dari seorang yang memiliki ilmu yang serupa.

Saat itu, Ria yang tengah melihat kendi berisi air, tiba-tiba dikagetkan dengan air yang mmenyiprat ke wajahnya.

"Air di kendi nyiprat ke muka gue, dan gue lihat (di air) itu ada orang udah tua, wajahnya penuh tato dan dia gak pake baju. Dan dia adalah orang suku pedalaman Kalimantan. Dan gue sekaligus juga mau berterima kasih ke ornag Kalimantan itu karena berkat dia gue saat ini bertaubat," katanya.

Menurut Ria, setelah ia melihat orang Kalimantan penuh tato di wajah itu, ia tak lama langsung jatuh sakit.

"Air yang muncrat ke muka gue itu kayak narik gue, dan gue kecekik gitu. Dan lo tahu Jo apa kata dia, dia cuma ngucap gini, Lo mau nyakitin cucu gue berarti lo mau cari mati, dan di situ gue pun benar-benar minta ampun," kata Ria.

Menurut Ria, kala itu ia merasakan kesakitan yang luar biasa saat setelah kecipratan air di kendi itu.

Rasa sakit itu, kata Ria benar-benar sangat menyiksanya.

"Mata gue sampai udah mau keluar, gue minta ampun karena bener-bener sakit, dan dia lepasin 'cekikannya' itu dan mengucap ke gue, apa pesan terakhir lo gitu kata dia," kata Ria.

Dan setelah dilepaskan 'cekikan' gaibnya itu, Ria langsung menutup kendi dan membuang air di kendi itu.

Namun yang terjadi setelahnya justru semakin brutal.


Mantan dukun santet Ria Puspita Sari dan Prasodjo Muhammad. (Capture YouTube Prasodjo Muhammad)

Menurut pengakuan Ria, setelah ia melepaskan diri dari 'cekikan' gaib, ia langsung berlari dan kaget melihat rumahnya dikelilingi api.

"Gue kaget, depan rumah gue, enggak tahu itu cuma pandangan mata gue doang tapi sudah banyak api mengelilingi rumah gue, dan gue pingsan saat itu, dan gue kira gue mati kebakar api saat itu" kata Ria.

Dan dalam pingsannya itu, Ria mengaku bermimpi bertemu dengan korban yang ia santet.

Menurutnya, si korban tampak menggunakan seperti penutup kepala khas budaya Kalimantan dan korbannya itu ternyata dianggap salah satu orang terpandang di Kalimantan.

"Eh gila ya, pantes gue mau dimatiin sama, udah mah itu anak satu-satunya, gue juga mengakui bahwa bapaknya itu sakti banget," kata dia.

Dan di lama mimpi itu pula, kata Ria, orang sakti yang 'mencekik' Ria secara gaib itu memperingatkan bahwa Ria akan dibebaskan kalau Ria melepaskan semua setan-setan yang dipelihara atau alat-alat gaib yang gunakan untuk menyantet, maka dia akan dilepaskan dan diberi kesempatan.

"Prosesnya cepet banget, benar-benar cepat," kata Ria.

Setelah sadar, Ria mengaku sempat dimimpikan oleh sosok anak kecil yang menariknya sampai ke dekats ebuah sumur.

Dalam mimpinya, Ria dikagetkan dengan kalimat yang diucapkan anak kecil itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun anak kecil itu menyuruh Ria untuk segera bertaubat.

"Anak kecil itu narik gue, dan dia bilang adek sayang sama ibu, adek enggak mau ketemu ibu di api, adek pengen ketemu ibu di taman, ibu mau enggak? gue pun nganggukin kepala bilang ya setuju, dan gue di situ juga disuruh ucap kalimat syahadat," kata Ria. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Persaingan Super League Indonesia menghadirkan sejumlah partai menarik pada Sabtu, 16 Mei 2026. Tiga laga penting akan tersaji sejak sore hingga malam hari.
Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Koreksi harga tersebut membuat pelaku pasar kembali mencermati pergerakan emas domestik di tengah dinamika harga emas global dan nilai tukar rupiah.
KDM Larang Keras Masyarakat Bawa Bayi ke Lokasi Kirab Budaya di Kota Bandung, Ini Alasannya

KDM Larang Keras Masyarakat Bawa Bayi ke Lokasi Kirab Budaya di Kota Bandung, Ini Alasannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) melarang masyarakat membawa bayi ke lokasi Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026) malam.
Anak di Jabar Menangis Histeris Sebut Nama KDM, Tak Disangka Ini Respons Menohok Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak Loh

Anak di Jabar Menangis Histeris Sebut Nama KDM, Tak Disangka Ini Respons Menohok Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak Loh

Sebuah video diunggah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi dalam akun instagramnya.
Lama-lama Netizen Mulai Merasa Muak saat Lihat Konten Dedi Mulyadi, Ingatkan Warga Jawa Barat soal Sikap ke KDM

Lama-lama Netizen Mulai Merasa Muak saat Lihat Konten Dedi Mulyadi, Ingatkan Warga Jawa Barat soal Sikap ke KDM

Netizen menyoroti sebuah kebiasaan buruk yang selalu muncul dalam konten Dedi Mulyadi. Netizen mengkritik sikap warga Jawa Barat setiap kali Dedi Mulyadi datang
Cara Licik Daycare Little Aresha Yogyakarta Yakinkan Orang Tua, Pakai Kamar Percontohan, Janjikan 1 Anak 1 Pengasuh

Cara Licik Daycare Little Aresha Yogyakarta Yakinkan Orang Tua, Pakai Kamar Percontohan, Janjikan 1 Anak 1 Pengasuh

Salah satu metode yang digunakan ialah menampilkan ruang contoh dengan fasilitas yang terlihat nyaman dan aman bagi anak-anak.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT