News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Nabi Nuh dan Perjuangan Dakwahnya

Allah SWT mengutus Nabi Nuh A.S sebagai pengingat dan mercusuar harapan bagi hamba-Nya yang jatuh ke dalam praktik penyembahan berhala dan nafsu duniawi.
Selasa, 28 Februari 2023 - 06:00 WIB
Ilustrasi Nabi
Sumber :
  • unsplash.com

Jakarta, tvOnenews.com - Allah SWT menurunkan para Nabi dan Rasul ke tengah-tengah suatu kaum karena sifat-Nya yang Maha Pengasih dan Maha Pengampun. Hal itu juga termasuk dalam kisah Nabi Nuh, utusan Allah yang terkenal dengan kapal besarnya di tengah gurun.

Allah SWT mengutus Nabi Nuh A.S sebagai pengingat dan mercusuar harapan bagi hamba-Nya yang jatuh ke dalam praktik penyembahan berhala dan nafsu duniawi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun menyimpangnya suatu kaum tak pernah terjadi begitu saja. Sedikit demi sedikit umat manusia mulai melupakan ketauhidan dan perintah serta larangan Allah. Akibatnya setan pun datang dan membisikkan ide-ide jahat ke telinga mereka.

Mereka beranggapan bahwa cara yang benar untuk menghormati orang-orang saleh yang telah meninggal adalah dengan membuat patung mereka dan menempatkannya di tempat mereka biasa menyampaikan khotbah.

Sebagaimana disebutkan dalam Sahih Al-Bukhari, setelah sekelompok orang saleh itu meninggal, generasi selanjutnya didorong oleh setan untuk menyembah patung-patung itu, yang mereka lakukan dengan sukarela. Beginilah benih penyembahan berhala ditanamkan ke dalam hati orang-orang yang lemah imannya. Di era inilah kisah Nabi Nuh dan Banjir Besar dimulai.

tvonenews

Nabi dan Rasul Berumur Panjang

Salah satu fakta menarik tentang Nabi Nuh adalah beliau salah satu Nabi dan Rasul yang dikaruniai umur yang sangat panjang. Diketahui dari Surah Al-Ankabut ayat 14, beliau berdakwah kepada umatnya paling tidak selama 950 tahun.

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖ فَلَبِثَ فِيْهِمْ اَلْفَ سَنَةٍ اِلَّا خَمْسِيْنَ عَامًا ۗفَاَخَذَهُمُ الطُّوْفَانُ وَهُمْ ظٰلِمُوْنَ

Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim. (Q.S. Al-Ankabut ayat 14)

Sungguh usia yang sangat panjang dan tak bisa dibandingkan dengan usia rata-rata umat Nabi Muhammad yang hanya berumur 60-an tahun.

Perjuangan Dakwah Nabi Nuh

Selama rentang waktu tersebut, Nabi Nuh yang baik hati, penyabar, dan lembut terus menerus berdakwah memperingatkan dan mengajak umatnya untuk kembali menyembah Allah SWT.

Siang malam beliau mencoba berbagai cara untuk menyadarkan kaumnya baik secara terang-terangan maupun tersembunyi. Ia mendekati orang-orang kafir yang kaya dan berkuasa tak henti-hentinya, sama seperti ia berdakwah kepada golongan yang lemah dan papa.

Usianya yang panjang dan proses dakwah yang tak pernah berhenti juga merupakan salah satu ujian bagi Nabi Nuh atas keberanian dan ketabahannya. Sahih Al-Bukhari mencatat, orang-orang beriman datang pada hari terakhir sebelum Banjir Besar melanda. Mereka akhirnya berterima kasih karena Nabi Nuh tak pernah lelah mencoba meraih hati mereka yang telah tertutup.

Dalam kisah Nabi Nuh, diceritakan bahwa Allah menurunkan beliau untuk memperingatkan suatu kaum akan siksa yang pedih apabila kaum tersebut tak meninggalkan penyembahan berhala.

Namun peringatan tersebut umumnya tak diindahkan. Hanya segelintir orang-orang yang lemah dan miskin yang mendengarkan Nabi Nuh A.S. Para penyembah berhala ini bahkan mempertanyakan kualitas apa yang dimiliki Nabi Nuh hingga diangkat menjadi Nabi dan Rasul.

Kisah Nabi Nuh dan Azab Allah

Pada suatu waktu, Nabi Nuh menyadari debat dan pertikaian yang timbul dari perselisihannya dengan kaum musyrik hanya menimbulkan kerusakan. Pikiran bahwa keturunan kaum musyrik yang akan mewarisi kemusyrikan itu menyulitkan hati Nabi Nuh.

Dengan alasan itulah, Nabi Nuh kemudian bermunajat kepada Allah sesuai dengan apa yang tercatat di Surah Nuh, untuk menyingkirkan kaum kafir dan musyrik agar bisa menyelamatkan ketauhidan orang-orang yang telah beriman.

Allah SWT tentu mendengar doa itu dan mengabulkannya. Dalam surah Hud ayat 36-37 Allah mewahyukan kepada Nabi Nuh untuk membuat sebuah bahtera besar. Ketika beliau mulai membangun bahtera, kaum kafir dan musyrik langsung menertawakan upayanya dalam menaati perintah Allah SWT.

وَأُوحِيَ إِلَى نُوحٍ أَنَّهُ لَنْ يُؤْمِنَ مِنْ قَوْمِكَ إِلا مَنْ قَدْ آمَنَ فَلا تَبْتَئِسْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ (٣٦) وَاصْنَعِ الْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا وَلا تُخَاطِبْنِي فِي الَّذِينَ ظَلَمُوا إِنَّهُمْ مُغْرَقُونَ (٣٧

Dan diwahyukan kepada Nuh, “Ketahuilah, tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang benar-benar beriman (saja), karena itu janganlah engkau bersedih hati tentang apa yang mereka perbuat.

Dan buatlah kapal itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah engkau bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.” (Q.S. Hud ayat 36-37)

Saat Nabi Nuh menyelesaikan bahtera-nya diketahui bahwa sebenarnya takdir orang-orang musyrikin dan beriman telah ditetapkan oleh Allah. Nabi Nuh lalu menunggu dengan sabar perintah selanjutnya dari Allah SWT.

Ketika wahyu Allah turun, ia lalu menaiki bahtera tersebut beserta keluarganya, orang-orang beriman, serta sepasang (jantan dan betina) spesies hewan-hewan mulai dari yang besar hingga serangga dan burung-burung.

Namun dalam rombongan ini tak ditemukan salah seorang istri dan anak sulung Nabi Nuh karena mereka berdua termasuk orang-orang yang mengingkari Allah. Mereka beranggapan meskipun ada gelombang besar yang datang, mereka akan selamat jika berdiam di atas sebuah gunung besar.

Tak lama setelah proses evakuasi manusia dan hewan ke dalam bahtera selesai, dengan kehendak-Nya tiba-tiba air deras mengalir keluar dari setiap lubang dan kerak bumi. Tak hanya itu, bumi juga tiba-tiba ditumpahkan hujan begitu hebat dan derasnya.

وَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاءُ وَقُضِيَ الأمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ وَقِيلَ بُعْدًا لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Dan difirmankan, “Wahai bumi! Telanlah airmu, dan wahai langit (hujan!) berhentilah.” Dan air pun disurutkan, perintah-pun diselesaikan dan kapal itu pun berlabuh di atas gunung Judi, dan dikatakan, “Binasalah orang-orang zalim.” (Q.S. Hud ayat 44)

Ombak dan arus yang tercipta dari fenomena tersebut tentu tidak main-main besarnya sehingga akhirnya menenggelamkan keluarga Nabi Nuh yang tengah menyelamatkan diri ke atas gunung.

Melihat darah dagingnya akan tenggelam, Nabi Nuh meminta kepada Allah untuk menyelamatkan keluarganya. Allah lalu menegur Nabi Nuh atas permintaan tersebut dan mengingatkan bahwa orang-orang tersebut merupakan orang-orang yang mengingkari Allah. Nabi Nuh lalu meminta ampun karena telah mempertanyakan ketentuan Allah.

Larangan serupa ini telah diberikan pula kepada Nabi Ibrahim A.S sewaktu dia memohon kepada Allah agar azab-Nya tidak ditimpakan kepada kaum Lut, sebagaimana disebut dalam firman-Nya:

يٰٓاِبْرٰهِيْمُ اَعْرِضْ عَنْ هٰذَا ۚاِنَّهٗ قَدْ جَاۤءَ اَمْرُ رَبِّكَۚ وَاِنَّهُمْ اٰتِيْهِمْ عَذَابٌ غَيْرُ مَرْدُوْدٍ

Wahai Ibrahim! Tinggalkanlah (perbincangan) ini, sungguh, ketetapan Tuhanmu telah datang, dan mereka itu akan ditimpa azab yang tidak dapat ditolak. (Q.S. Hud ayat 76)

Setelah setiap kaum musyrik dan kafir telah dihapuskan dari muka bumi dengan Banjir Besar, Allah SWT dengan kuasa-Nya lalu memerintahkan langit dan bumi untuk memulihkan diri seperti sedia kala.

Ketika kondisi sudah aman, Nabi Nuh beserta orang-orang terpilih itu lalu turun dari bahtera dan ia juga melepaskan hewan-hewan itu kembali ke alam bebas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat ini tak ada satu jiwa musyrik pun di atas bumi. Kisah Nabi Nuh pun mencapai puncaknya dalam Al-Quranul Karim. Kisah Nabi Nuh ini mengajarkan umat manusia banyak hal tentang pentingnya menaati perintah Allah, baik itu perintah maupun larangan-Nya.

Demikianlah kisah Nabi Nuh dan peristiwa Banjir Besar seperti yang telah diceritakan dalam Al-Quran. Semoga kisah ini dapat diambil hikmahnya dan menambah keimanan setiap muslim.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi berhasil mencetak gol ke-937 dalam kariernya ketika Inter Miami menghadapi New England. Dalam laga lanjutan MLS 2026 itu, sang megabintang asal Argentina mencetak sebuah gol dan assist.
Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Rencana pemerintah memberikan subsidi pembelian sepeda motor listrik mendapat sambutan positif dari Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI). Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena pelaksanaannya mundur dari jadwal awal.
Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal siaran langsung Korea Open 2026, di mana sejumlah wakil Indonesia akan beraksi. Salah satunya Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting.
Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral game simulator umrah terasa seperti nyata, banyak yang doakan developer masuk surga.
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang

Polisi menduga malfungsi sistem rem menjadi penyebab utama truk molen menghantam halte di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, yang menewaskan 6 orang.
Mario Aji Sesalkan Gagal Finis di Moto2 Malaysia 2026, Peluang Tembus 10 Besar Sirna Gara-gara Crash

Mario Aji Sesalkan Gagal Finis di Moto2 Malaysia 2026, Peluang Tembus 10 Besar Sirna Gara-gara Crash

Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji buka suara usai dirinya gagal finis di Moto2 Malaysia 2026. Ia merasa kecewa karena peluang mengakhiri balapan di 10 besar sirna karena mengalami kecelakaan.

Trending

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Klub Liga Inggris, Liverpool mulai menyusun rencana besar untuk menghadapi kemungkinan kehilangan Virgil van Dijk. Dua bek top Eropa kini masuk radar The Reds.
Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Kemnaker resmi menerbitkan aturan BSU 2026 sebesar Rp900 ribu. Simak jadwal pencairan, empat syarat penerima, hingga cara cek status bantuan.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Pelatih Kanchanaburi FC, Park Hang-seo, menjadi korban rasisme usai diejek sebutan "Kimchi Man" oleh suporter Pattaya United dalam laga lanjutan Liga 2 Thailand
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT