News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Dandangan Sambut Ramadan Kembali Digelar, Ajang Promosi Produk UMKM Kudus

Setelah berhenti selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19, tradisi Dandangan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah kembali digelar. Selain menjadi tradisi jelang Ramadhan, juga sebagai ajang promosi produk UMKM lokal di Kabupaten Kudus.
Senin, 13 Maret 2023 - 12:05 WIB
Masyarakat Kudus antusias menyambut tradisi Dandangan jelang Ramadhan (Dok.Pemkab Kudus)
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, tvOnenews.com - Setelah berhenti selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19, tradisi Dandangan di Kabupaten Kudus kembali digelar untuk pertama kalinya. Selain menjadi tradisi masyarakat Kudus jelang Ramadhan, dandangan juga sebagai ajang promosi produk-produk UMKM lokal di Kabupaten Kudus.

Dibuka secara langsung oleh Bupati Kudus HM. Hartopo di depan Kantor Bupati Tradisi Dandangan digelar sejak hari Sabtu tanggal 11 sampai hingga 22 Maret mendatang. Kemeriahan semakin terasa karena antusias masyarakat menyambut gembira tradisi tahunan jelang bulan Ramadhan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hartopo mengungkapkan bahwa tradisi dandangan tahun ini berbeda dengan tahun terdahulu. Pasalnya, dandangan yang diselenggarakan kali pertama usai landainya pandemi ini, Pemkab Kudus memberikan fasilitas tempat tambahan untuk stand pedagang dan area bermain di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

"Biar masyarakat senang, alun-alun boleh ditempati. Kerinduan selama 3 tahun terdampak pandemi, kini terbayarkan dengan gebyar dandangan dari Menara nyambung sampai alun-alun," ungkapnya.

Pihaknya menyampaikan, tradisi dandangan juga sebagai ajang promosi produk-produk UMKM lokal di Kabupaten Kudus. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar produk UMKM lokal dapat dikenal luas di momentum Dandangan ini.

"Harapannya produk UMKM kita dapat dikenal masyarakat luas, salah satunya melalui tradisi dandangan ini," harapnya.

Untuk prioritas pedagang, Bupati Hartopo mengatakan bahwa sebanyak 75 persen di isi oleh pelaku UMKM lokal. Sisanya diberikan pada pelaku UMKM luar daerah.

"Ada 75 persen pelaku UMKM lokal yang mengisi stand Dandangan ini, sisanya didatangkan dari pelaku UMKM luar daerah," jelasnya.

Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Jadmiko Muhardi Setiyanto mengatakan bahwa tradisi dandangan berlangsung mulai dibukanya pada, tanggal 11 hingga 22 maret kedepan. Pihaknya menyebut ada sebanyak 620 pedagang baik dari dalam maupun luar daerah yang meramaikan Dandangan.

"Dandangan mulai dibuka hari Sabtu, tanggal 11 sampai 22 Maret. Ada sekitar 620 pedagang, terdiri dari pelaku UMKM lokal sebanyak 461 orang, dan pelaku UMKM luar daerah sebanyak 159 orang," terangnya.

Jadmiko menyebut bahwa terdapat sejumlah lokasi stand untuk pelaku UMKM yang telah disiapkan oleh Dinas Perdagangan Kudus dalam momentum Dandangan ini.

"Di sepanjang Jalan Sunan Kudus, Jalan dr. Ramelan, Jalan Pangeran Puger, hingga seputaran Alun-alun Simpang Tujuh Kudus," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siti Naimatul Muaminah, salah seorang pengunjung asal Desa Peganjaran mengaku sangat terhibur atas diselenggarakannya tradisi dandangan tahun ini. Meski dalam kondisi hamil, dirinya penuh antusias menikmati momentum dandangan bersama sang suami untuk pertama kalinya.

"Senang sekali, akhirnya setelah 3 tahun tak ada dandangan, tahun ini kembali diselenggarakan. Ini pertama kalinya menikmati tradisi dandangan bersama suami. Terimakasih pak bupati telah menyelenggarakan tradisi dandangan kembali," ucapnya. (Gml/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).
Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.
KPK Ternyata Juga Amankan Adik Bupati Tulungagung dalam OTT

KPK Ternyata Juga Amankan Adik Bupati Tulungagung dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan politisi PDIP Jatmiko Dwijo Seputro, merupakan adik dari Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dalam OTT.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT