GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Teng-tengan, Lampion Kertas yang Jadi Hiasan Khas Semarang di Bulan Ramadhan

Tradisi di bulan Ramadhan banyak ragamnya. Tiap daerah juga punya tradisi khas masing-masing yang tentunya menjadi momen menarik yang ditunggu-tunggu. 
Kamis, 16 Maret 2023 - 12:05 WIB
Teng-tengan menghiasi area Masjid dan Aloon-Aloon Kauman jelang dan selama bulan Ramadhan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Tradisi di bulan Ramadhan banyak ragamnya. Tiap daerah juga punya tradisi khas masing-masing yang tentunya menjadi momen menarik yang ditunggu-tunggu. 

Di Kota Semarang, salah satu tradisi yang hadir di setiap jelang dan selama bulan Ramadhan adalah tradisi teng-tengan. Apa itu?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tengtengan adalah hiasan dari kertas yang dirangkai begitu rupa dengan rangka bambu, menjadi seperti lampion. Di dalamnya nanti diberi lilin atau lampu minyak sehingga terang di malam hari. Warnanya bermacam - macam tapi umumnya adalah putih kombinasi hijau dengan hiasan gambar.

Teng-tengan biasanya dipasang di depan rumah, dan di gang - gang kampung. Awalnya, dulu berfungsi untuk penerangan karena belum ada listrik. Kemudian setelah penerangan listrik ada di mana - mana, maka tengtengan pun bergeser menjadi tradisi, terutama untuk hiasan bulan Ramadhan.

Menurut takmir Masjid Besar Kauman, H. Muhaimin, tengtengan ini jaman dulu pernah dikenalkan oleh seorang tokoh ulama Semarang yang bernama Kyai Damar. 

"Jadi waktu itu ada tokoh agama Islam membuat alat penerangan yang sekarang disebut tengtengan itu. Beliau membuatnya untuk menerangi jalan dan gang - gang yang menuju ke arah masjid. Maka kemudian masyarakat memberi julukan Kyai Damar, nama aslinya bukan itu sebenarnya. Damar itu artinya penerangan. Maka untuk menghargai beliau masyarakat kemudian juga memberi nama kampung yang tak jauh dari Masjid Kauman dengan nama Kampung Pedamaran," jelas H. Muhaimin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teng-tengan pada bulan Ramadhan, juga menghiasi area jalan dan Aloon- Aloon depan Masjid Kauman Semarang. Hiasan berwarna putih hijau tersebut dipasang berderet dan melintang di atas jalan setinggi lima meter. Kalau malam, teng-tengan tersebut akan benderang karena di dalamnya diberi lampu. 

"Nah, khusus menjelang dan selama Ramadhan, ada banyak teng-tengan di sepanjang jalan depan Masjid Kauman. Meski sebenarnya di situ sudah terang karena ada listrik, tapi ini kan agar menambah keindahan dan kemeriahan suasana Ramadhan. Seperti semangat waktu itu kan, agar jalan ke Masjid itu terang dan memudahkan warga yang akan ke Masjid," kata H. Muhaimin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan program hunian dengan para wali murid penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota menangkap seorang mahasiswa berinisial SK (26) atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AVG (25). 
KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 
Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan lewat pertunjukan seni, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi solidaritas untuk korban bencana gempa NTT.
Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Malaysia menemani salah satu tim dari Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah melibas Arab Saudi. 
Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima atlet panjat tebing putri menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang dilakukan oknum pelatih.

Trending

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Malaysia menemani salah satu tim dari Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah melibas Arab Saudi. 
Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan lewat pertunjukan seni, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi solidaritas untuk korban bencana gempa NTT.
Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota menangkap seorang mahasiswa berinisial SK (26) atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AVG (25). 
KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 
Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan program hunian dengan para wali murid penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima Atlet Panjat Tebing Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatih, Terjadi dari Tahun 2022-2025 hingga Manfaatkan Relasi Kuasa

Lima atlet panjat tebing putri menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang dilakukan oknum pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT