Bikin Terharu, Kisah Buya Hamka yang Dianggap Pengkhianat, Dipenjara, dan Difitnah Menurut Ustaz Abdul Somad
- Perpusnas
Dan Buya Hamka mau menerima permintaan tersebut.
Keistimewaan Buya Hamka salah satunya adalah mendapat gelar doktor dari Al Azhar padahal tak pernah menempuh pendidikan di sana.
"Tak pernah kuliah di Al Azhar tapi diberikan gelar doktor kepada Buya Hamka," kata Ustaz Abdul Somad.
Pernah juga Buya Hamka mendapat fitnah dituduh plagiator di salah satu karyanya.
"Difitnah, tersebar info seluruh Indonesia bahwa Hamka plagiator, novelnya itu katanya diambil dari sastrawan Mesir," ungkap Ustaz Abdul Somad.
Siapa yang menuduhnya?
"Pramoedya Ananta Toer, Pram," tegas Ustaz Abdul Somad.
"Buya Hamka tak melawan, diam, akhirnya isu itu hilang, PKI jatuh, NKRI tetap tegak berdiri," ujarnya.
Tak disangka, saat situasi sudah normal kembali, anak Pram datang ke rumah Buya Hamka.
"Tak lama sesudah itu datang perempuan bermata sipit dengan suaminya mualaf mau masuk Islam," kisahnya.
"Begitu cara Pram minta maaf, dia tak datang ke rumah Hamka, anak menantunya disuruh belajar Islam, dan Hamka mengajar menantu Pram itu," katanya.
Padahal fitnah yang dilontarkan ke Buya Hamka  itu luar biasa, tapi tetap dia mau memaafkan.
"Tapi ternyata marah Hamka itu melebur bersama maaf, tak berkesan, kalau masih berkesan berbekas bukan maaf," jelas Ustaz Abdul Somad.
Ternyata Buya Hamka pernah marah, tapi itu untuk hal yang baik.
"Jangan bayangkan Hamka tuk tak pemarah, Hamka tuh pemarah, waktu dia pergi haji naik kapal berhentilah kapal di pelabuhan Padang.
di pelabuhan Padang, ada pegawai kapal melarang shalat berjamaah dan disuruh untuk shalat di kamar masing-masing.
Mendengar aduan adanya larangan tersebut, Buya Hamka pun langsung marah.
(far)
Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini
Â
Load more