News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Astagfirullah, Masih Berani Maksiat di Malam Lailatul Qadar? Benarkah Dosanya Seribu Bulan Kata Buya Yahya?

Buya Yahya jelaskan apakah dosa maksiat di malam lailatul qadar akan dilipatgandakan oleh Allah, ternyata begini hukumnya maksiat saat malam lailatul qadar.
Jumat, 7 April 2023 - 11:08 WIB
Buya Yahya, maksiat di malam lailatul qadar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Bagi umat muslim, malam lailatul qadar adalah sebuah momen yang sangat istimewa karena nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Allah sudah siapkan satu malam lailatul qadar untuk diraih oleh hamba-Nya yang senantiasa menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan emas lailatul qadar yang datang di Ramadhan tahun ini.

Namun bagaimana dengan mereka yang memilih untuk melakukan maksiat saat malam lailatul qadar?

tvonenews

Benarkah dosa melakukan maksiat di malam lailatul qadar akan dilipatgandakan? 

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya terkait dosa di malam lailatul qadar.

Buya Yahya mula-mula menegaskan sifat Allah yang Maha Kasih kepada setiap hamba-Nya.

"Kita urusan sama dzat yang Maha Kasih, Allah Maha Kasih yang akan menghitung dari sisi kebaikan," ungkap Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, tidak ada riwayat yang menyebutkan bahwa maksiat di lailatul qadar akan mendapatkan dosa seribu bulan.

"Adapun kejahatan tersebut akan dihitung seribu bulan, oh tidak, Allah Maha Pengampun," kata Buya Yahya.

Namun, tetap saja melakukan maksiat di malam mulia adalah sebuah kejahatan yang begitu besar.

"Akan tetapi, apakah kejatahan malam itu jadi sejahat-jahatnya kejahatan, oh iya," lanjutnya.

Maksiat bisa menjadi semakin berat jika dilakukan dalam keadaan tertentu.

"Karena kejahatan akan semakin jahat jika dilakukan oleh siapa orangnya, kapan waktunya dan di mana tempatnya," tegas Buya Yahya.

Misalnya, sebuah dosa yang dilakukan orang biasa tentu masih lebih ringan dibanding dosa yang dilakukan oleh orang alim.

"Sebuah kejahatan dilakukan orang biasa ya jahat, tapi di saat dilakukan seorang alim lebih jahat lagi," ungkap Buya Yahya.

Juga dosa yang dilakukan di dalam masjid lebih besar lagi.

"Orang melakukan dosa di luar Ramadhan dosa, di Ramadhan lebih dosa lagi, memang lebih jelek," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi di malam lailatul qadar, melakukan maksiat adalah sebuah kejahatan yang sangat besar.

"Orang melakukan kejahatan di selain di lailatul qadar adalah jelek, di malam lailatul qadar lebih jelek," kata Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Semua Pemain Persib Terancam Dicoret di Laga Pertama Piala AFF 2026, John Herdman Bisa Panggil 4 Bintang Baru Ini ke Timnas Indonesia

Semua Pemain Persib Terancam Dicoret di Laga Pertama Piala AFF 2026, John Herdman Bisa Panggil 4 Bintang Baru Ini ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terancam tanpa empat pemain Persib di Piala AFF 2026 akibat bentrok jadwal. John Herdman bias siapkan opsi pengganti ini demi kekuatan skuad.
Cerita Warga Desa Nyarai Tinggalkan Penebangan Kayu, Didampingi Astra Dapatkan Penghasilan Lebih Aman

Cerita Warga Desa Nyarai Tinggalkan Penebangan Kayu, Didampingi Astra Dapatkan Penghasilan Lebih Aman

Desa Sejahtera Astra berhasil mengubah sebagian besar warga yang sebelumnya memperoleh pendapatan dari aktivitas penebangan kayu dengan penghasilan sekitar Rp100 ribu per sekali angkut.
Beralih ke Mesin V4, Bos Yamaha Akui Timnya Masih Punya Banyak Masalah di Awal MotoGP 2026

Beralih ke Mesin V4, Bos Yamaha Akui Timnya Masih Punya Banyak Masalah di Awal MotoGP 2026

Dua pembalap Yamaha yakni Fabio Quartararo dan Alex Rins terlihat masih sangat kesulitan untuk bersaing di MotoGP 2026.
Hector Souto Pilih Skuad Anyar, Futsal Thailand Singgung Pemain Keturunan Timnas Indonesia di Piala AFF

Hector Souto Pilih Skuad Anyar, Futsal Thailand Singgung Pemain Keturunan Timnas Indonesia di Piala AFF

Timnas Futsal Indonesia pun akan menghadapi Australia sebagai lawan terakhir di babak penyisihan Grup B.
Jaga Konsistensi Permainan, Jakarta Pertamina Enduro Evaluasi Persiapan Lanjutan Final Four Proliga 2026

Jaga Konsistensi Permainan, Jakarta Pertamina Enduro Evaluasi Persiapan Lanjutan Final Four Proliga 2026

Memiliki target lolos babak Grand Final Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro justru mencatatkan hasil kurang baik dengan satu kali menang dan satu kekalahan pada seri pertama. 
Lahan PT. KAI Dikuasai Ormas Hercules GRIB Jaya, Maruarar Sirait Pasang Badan: Negara Tidak Boleh Kalah

Lahan PT. KAI Dikuasai Ormas Hercules GRIB Jaya, Maruarar Sirait Pasang Badan: Negara Tidak Boleh Kalah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait beradu argumen dengan Hercules atau Rosario de Marshal soal kepemilikan lahan di kawasan Tanah Abang

Trending

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan mencurigai langkah PSSI dalam melakukan proses naturalisasi 2 striker haus gol agar bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Elkan Baggott kembali memberikan kabar kurang menyenangkan untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sang bek tengah kembali belum menjadi andalan untuk klubnya.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Nama Pascal Struijk mendadak jadi sorotan usai tampil sebagai pahlawan Leeds United dalam laga dramatis Piala FA. Media Belanda beri pujian setinggi langit.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT