GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dahsyatnya Doa Orang yang Teraniaya, Ustaz Abdul Somad Ingatkan Kita untuk Waspada dan Jangan Sampai Zalim

Ustaz Abdul Somad mengingatkan kepada setiap muslim untuk takut terhadap doa orang yang teraniaya. Ia menceritakan kisah dahsyatnya doa orang yang teraniaya.
Sabtu, 8 April 2023 - 03:20 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS), Pendakwah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengingatkan kepada setiap muslim untuk takut terhadap doa orang teraniaya. Hal ini karena doa itu langsung diijabah oleh Allah SWT.

“Takutlah kamu pada doa orang yang teraniaya,” kata Ustaz Abdul Somad dalam kanal YouTube Religi tvOne.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Ustaz Abdul Somad menceritakan sebuah bukti dahsyatnya bahwa ada kisah nelayan yang ikannya dirampas oleh seorang raja.

“Ada seorang nelayan anaknya dalam keadaan lapar menangis meneteskan air mata karena tidak makan, lalu kemudian diambil jaringnya dia pun pergi ke tengah laut lalu kemudian dia pasang jaring Alhamdulillah usahanya dikabulkan Allah. Senang hati melihat seekor ikan besar,”

tvonenews

Kemudian ikan itupun ia bawa pulang dan sepanjang perjalanan ia membayangkan wajah anaknya yang akan menyuap ikan.

“Hilang keringat dan air mata karena nanti anak akan makan nyaman tenang, perut kenyang, anak akan tidur. Tapi ternyata itu hanya sebagai mimpi semata karena di tengah perjalanan saat ditenteng ikan ada seorang raja penguasa yang ternyata suka melihat ikan ini,” ujar Ustaz Abdul Somad.

Pengawal raja itu pun meminta si nelayan untuk menyerahkan ikan tersebut. Si nelayan berusaha menjelaskan bahwa ikan itu untuk anaknya yang sedang lapar.

“Namun ternyata orang-orang yang punya kuasa ini merasa ada kenikmatan saat merampas ikan itu. Kepuasan orang yang zalim dari orang yang lemah adalah saat menampakkan kezalimannya dengan menunjukkan kuasa terhadap orang yang hina,” kata Ustaz Abdul Somad.

Kata Ustaz Abdul Somad, ada kenikmatan tersendiri bagi mereka yang punya penyakit luar biasa.

“Namun kekuasaan itu langsung berubah menjadi azab yang luar biasa,” tandas Ustaz Abdul Somad.


(sumber: istockphoto)

Ikan milik nelayan yang akan berikan kepada anaknya yang kelaparan itu memberikan penyakit kepada sang raja. 

“Tiba-tiba saja raja merasakan sakit yang luar biasa, dipanggil lah dokter untuk melihat apa yang terjadi. Ternyata racun dari ikan itu,” kata Ustaz Abdul Somad.

Ikan beracun sudah masuk ke dalam tubuh raja dan tak menujukkan kesembuhan meski sudah lama.

“Bahkan tangan tuan raja harus diamputasi karena tidak ada obat lain. Akhirnya jari harus hilang tapi ternyata nyerinya tetap tidak hilang, harus dipotong sampai ke pergelangan naudzubillah menyakitkan mengerikan menakutkan tapi ini harus dilakukan,” cerita Ustaz Abdul Somad.

Namun sakit masih terasa dan dianjurkan dipotong hingga ke pergelangan tangan.

“Masih tetap tidak hilang nyeri denyut kalau begitu mesti dipotong sampai ke siku, apa boleh buat itulah satu-satunya solusinya nauzubillah,” kata Ustaz Abdul Somad.

Kemudian dipanggillah yang dapat melihat hati agar raja tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan hati.

“Kemudian dikatakan ada orang yang sedang teraniaya, coba kau renung kembali. Kemudian raja  ingat akan ikan yang ia ambil dari orang yang sedang pulang dan akan memberikan sesuatu makanan pada anak-anak yang menangis di rumah,”

Ternyata ada orang yang teraniaya dan hatinya tersinggung. Kemudian dipanggillah nelayan itu

“Nelayan yang teraniaya datang ke istana raja yang megah dan ia bertanya kepada nelayan apakah sudi memaafkan,” kata Ustaz Abdul Somad.


(sumber: pixabay)

Nelayan itu kemudian berkata bahwa ia sudah lama memaafkan dan melupakan kejadian itu.

Raja lalu bertanya apa yang sebenarnya kamu munajatkan kepada Allah SWT hingga aku sakit sampai menyakitkan seperti ini.

“Tidak banyak apa yang saya katakan, saya hanya berkata Ya Allah raja sudah menunjukkan kuasanya maka tunjukkan kuasaMu,” kata Ustaz Abdul Somad.

Mendengar hal itu, bergetar hati sang raja. Ternyata si nelayan tidak mengadu tidak meminta kepada manusia dia tidak berharap kepada hamba tapi dia mengadu kepada pemilik hamba.

“Hati seorang manusia berada dalam genggaman kuasa Allah subhanahu wa ta'ala, maka mengadulah kepadaNya,” kata Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad kemudian mengingatkan jika kita mengadu kepada manusia hanya akan mendapat kecewa.


(sumber: pexels)

“Mengadu kepada kawan esok dia akan berubah menjadi lawan, mengadu kepada penguasa boleh jadi akan sia-sia, tapi mengadu kepada Allah yang tak pernah mengecewakan,” kata Ustaz Abdul Somad.

Harapan dan munajat serta permohonan dengan satu kalimat Ya Allah raja sudah menunjukkan kuasanya maka tunjukkan KuasaMu.

“Ikan yang juga lemah tapi ternyata gigi taringnya mengandung bisa dan bisa itu masuk ke dalam tubuh raja dan masuk ke dalam tulang hingga raja dipotong tangannya,” jelas Ustaz Abdul Somad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitulah Allah membalas kezaliman yang dilakukan oleh sang raja. Maka Ustaz Abdul Somad meminta agar kita berhati-hati jangan sampai menganiaya seseorang.

“Hati-hati, waspada terhadap doa orang yang teraniaya. Mudah-mudahan tidak pernah menganiaya, Jika menganiaya lekas minta maaf,” tutup Ustaz Abdul Somad.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadapi Gejolak Geopolitik, Begini Dukungan Armada Logistik Laut Pertamina Patra Niaga untuk Jaga Pasokan Energi Nasional

Hadapi Gejolak Geopolitik, Begini Dukungan Armada Logistik Laut Pertamina Patra Niaga untuk Jaga Pasokan Energi Nasional

Dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah, turut menjadi perhatian khusus bagi Pertamina dalam menjaga kelancaran pasokan energi.
Go Ahead Eagles Resmi Coret Dean James dari Skuad Imbas Skandal Paspor Indonesia di Liga Belanda

Go Ahead Eagles Resmi Coret Dean James dari Skuad Imbas Skandal Paspor Indonesia di Liga Belanda

Go Ahead Eagles resmi mencoret Dean James dalam skuad, bahkan ketika sesi latihan tim setelah muncul polemik terkait status kewarganegaraannya. Keputusan itu diambil guna menghindari potensi sanksi hukum yang bisa dijatuhkan KNVB kepada klub
Respons Berkelas Edin Dzeko usai Bosnia Diremehkan Timnas Italia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026

Respons Berkelas Edin Dzeko usai Bosnia Diremehkan Timnas Italia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026

Kapten tim nasional Bosnia dan Herzegovina, Edin Dzeko, meminta para suporter untuk memberi penghormatan kepada Timnas Italia. Hal ini disampaikan setelah Federico Dimarco dan Guglielmo Vicario disinyalir meremehkan Bosnia.
Ada di Jawa Timur, Kertoembo Jadi Kampung Terpencil Cuma Terpapar Sinar Matahari 5 Jam di Lembah Gunung Wilis

Ada di Jawa Timur, Kertoembo Jadi Kampung Terpencil Cuma Terpapar Sinar Matahari 5 Jam di Lembah Gunung Wilis

Kampung Kertoembo sebagai kampung terpencil di Jawa Timur (Jatim). Letaknya di hutan di Desa Kare, Madiun, hanya tersentuh cahaya sinar matahari selama 5 jam.
Berita Foto: Zulhas Ungkap Visi Prabowo Subianto Hadapi Ancaman Konflik Dunia

Berita Foto: Zulhas Ungkap Visi Prabowo Subianto Hadapi Ancaman Konflik Dunia

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan bahwa Indonesia patut bersyukur karena dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di tengah kondisi global yang dilanda krisis energi
DPR Beberkan 3 Skenario Ideal Penyelesaian Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

DPR Beberkan 3 Skenario Ideal Penyelesaian Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Sugiat Santoso selaku Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, membeberkan tiga skenario ideal penyelesaian kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT