GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada di Jawa Timur, Kertoembo Jadi Kampung Terpencil Cuma Terpapar Sinar Matahari 5 Jam di Lembah Gunung Wilis

Kampung Kertoembo sebagai kampung terpencil di Jawa Timur (Jatim). Letaknya di hutan di Desa Kare, Madiun, hanya tersentuh cahaya sinar matahari selama 5 jam.
Selasa, 31 Maret 2026 - 17:22 WIB
Rumah warga di Kampung Kertoembo, kampung terpencil hanya terpapar sinar matahari 5 jam di Desa Kare, Madiun, Jawa Timur
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Appro Channel

tvOnenews.com - Jawa Timur dikenal sebagai surga bagi para traveler. Bagi mereka yang mencari pengalaman wisata berbeda tak lupa mengunjungi provinsi yang satu ini.

Penyebab Jawa Timur menjadi surga panorama alam lantaran adanya kombinasi antara geografi vulkanik aktif, pesisir pantai, hingga dataran tinggi menyimpan udara sejuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gunung Wilis merupakan salah satu panorama alam indah terletak di enam kabupten di Jawa Timur (Jatim). Di balik megahnya gunung berapi nonaktif ini, tersimpan sebuah kampung terpencil yang belum banyak tersentuh modernisasi, apalagi kalau bukan Kampung Kertoembo.

Berdasarkan hasil survey tvOnenews.com, mari mengenal lebih dalam seputar Kampung Kertoembo, kampung dijuluki "kampung terpencil" menyimpan surga tersembunyi di lembah Gunung Wilis.

Mengenal Kampung Kertoembo di Lembah Gunung Wilis Jawa Timur

Suasana panorama alam di Kampung Kertoembo, Desa Kare, Madiun, Jawa Timur
Suasana panorama alam di Kampung Kertoembo, Desa Kare, Madiun, Jawa Timur
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Appro Channel

Kampung Kertoembo merupakan permukiman terpencil terletak di lembah Gunung Wilis. Lokasinya berada di wilayah Kandangan, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Kampung ini berada di kawasan perkebunan kopi Kandangan. Karena di bawah pegunungan Wilis, kampung terpencil tersebut berdiri di tanah milik PT. Perkebunan Kopi Kandangan.

Mengacu dari keterangan YouTube Appro Channel, jarak Kampung Kertoembo sekitar 3 kilometer dari Pabrik Kopi Kandangan. Bahkan lokasinya berjarak sekitar 7 kilometer dari Pasar Gondosuli, pusat keramaian Desa Kare.

Di balik itu, lokasi Kampung Kertoembo masih menjadi misteri. Sebab, kampung ini hanya dihuni empat Kepala Keluarga (KK).

Keunikan Kampung Kertoembo tidak hanya dikenal kampung terpencil. Kampung ini hanya tersentuh cahaya sinar matahari sekitar 5-6 jam lantaran letak geografisnya berada di tengah hutan.

Warga di Kampung Kertoembo hanya bisa menikmati paparan sinar matahari di jam tertentu dalam sehari. Biasanya berlangsung dari sekitar pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selebihnya membuat cahaya matahari ditutup kabut tebal dari pegunungan. Jika cuaca buruk atau tidak cerah, warga sekitar seolah menjalani kehidupan di tengah gelap gulita.

Fenomena kampung tanpa terpapar cahaya sinar matahari tentu bukan hal biasa. Indonesia merupakan negara berada di wilayah beriklim tropis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT