GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Salah Kaprah, Ternyata yang Harus Dilakukan Pertama Kali Saat Ada Orang Hamil Duluan Bukan Menikahkan, Menurut Buya Yahya Justru ....

Sosok Buya Yahya menjadi panutan banyak orang ketika membicarakan mengenai hukum dan fikih dalam Islam. Dalam sebuah pengajiannya, Buya Yahya menjelaskan....
Minggu, 2 Juli 2023 - 10:28 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com – Buya Yahya kerap mendapatkan pertanyaan yang cenderung beragam dan sensitif dari jemaah yang hadir dalam pengajiannya.

Salah satu pertanyaan yang diajukan jemaah terhadap Buya Yahya adalah hukum menikah saat sudah hamil duluan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan Al Bahjah TV yang berjudul “Hukum Menikah Saat Hamil Duluan dan Nasab Anaknya” Buya Yahya menjawab pertanyaan tersebut.

Menurut Buya Yahya ketika mengetahui seseorang hamil di luar nikah atau hamil duluan, yang pertama dipikirkan bukanlah tentang hukum dan nasabnya. Pasalnya, hukum dan nasab ini sudah sangat jelas dalam Islam dan tergolong mudah untuk dijalankan.

“Kalau ada kejadian perzinahan naudzubillah, Anda jangan bicara hukum dulu. Begitu mudahnya urusan hukum itu akan tetapi bagaimana menghimbau agar pelaku zina itu sadar terlebih dahulu,” ungkap Buya Yahya.

Alih-alih membicarakan mengenai hukum, Buya Yahya justru menyarankan agar orang yang mengetahui fakta perzinahan ini untuk mengedepankan tarbiyah atau pendidikan.

Hal ini dimaksudkan agar pelaku zina bisa benar-benar menyesali dosanya tersebut dan tidak terus terpuruk dalam perzinahan.

Menurut Buya Yahya saat seseorang sudah pernah melakukan zina namun tidak kunjung memiliki kesadaran untuk insyaf maka mudah untuk melakukannya lagi di kemudian hari. Ini karena syahwat sifatnya seperti rasa lapar yang datang berkala setiap saat.

“Orang sering hanya bicarakan urusan hukum, lupa urusan pendidikan dan tarbiyah. Yang perlu ditekankan adalah tarbiyah, hukum masalah gampang,” jelas Buya Yahya.

Selain dinasihati agar menyesal dengan perilakunya, pelaku zina juga selayaknya diajari untuk menutup aibnya menurut Buya Yahya.

“Setelah kita ajak dia untuk sadar bahwasanya itu dosa besar. Kemudian yang kedua kita ajari dia untuk menutup aibnya. Jangan sampai orang tahu kalau kalian pernah berzina. Bahkan anakmu di dalam perutmu pun tidak boleh tahu kalau engkau pernah berzina,” ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya juga menyesalkan fenomena kabar zina yang sangat mudah menyebar di berbagai tempat. Menurut pendapat Buya Yahya tersiarnya kabar mengenai aib perzinahan ini menjadi kesalahan semua orang yang menyebarkannya.

Bantu pezina untuk menutup aib

Kewajiban menutup aib ini bukan hanya perlu dilakukan oleh pelaku zina, namun juga kita yang mengetahuinya.

“Kalau pingin mulia di hadapan Allah. Kalau Anda ingin ditutup aib Anda oleh Allah, maka bantulah orang-orang yang kepleset, terperosok, terjerumus (dalam zina), untuk tutup aibnya dia,” ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya membuat perumpamaan bahwa seorang yang masuk dalam lembah zina bagai orang yang kecelakaan. Bedanya, kecelakaan lalu lintas mengakibatkan luka fisik, sedang perzinahan membuat luka bagi ruh atau batinnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya sekali lagi juga menyayangkan dengan sikap kebanyakan orang yang justru menggunjingkan bahkan mengejek mereka yang berzina.

Padahal idealnya saat mengetahui seseorang hamil duluan atau melakukan zina, sebagai manusia kita seharusnya memberikan kasih sayang dengan tidak menyebarkan aibnya. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT