Hah, Syaikh Assim Al-Hakeem Intoleran dengan Agama Lain? Akhirnya Jujur Soal Ini, Katanya itu...
- Tangkapan layar
"Jadi apa yang dimaksud dengan itu, dalam Islam kita diperintahkan untuk mencintai karena Allah dan membenci karena Allah," tuturnya.

Pendakwah, Syaikh Assim Al-Hakeem.
Ulama kelahiran Arab Saudi ini pun menerangkan soal apa yang dia maksud adalah berarti bahwa jika seseorang sesuai dengan ajaran Allah, Tuhan yang Maha Kuasa, dan dia mematuhi hukum-Nya.
"Kita mencintai individu itu, entah dia Muslim atau non muslim, dan jika ada seorang Muslim yang melakukan semua hal yang baik, menghindari segala hal yang haram, kami memberinya cinta penuh kami, kesetiaan dan pengabdian," tuturnya.
Hal itu demikian pula juga, jika ada orang yang kafir kepada Allah dan juga menghina Agama kita.
"Aku tidak bisa mencintai orang ini, aku, menurut hukum Islam Al-Quran dan Sunnah, aku wajib membencinya, tapi membencinya bukan berarti aku harus melakukan kekerasan atau aku harus menzhaliminya, atau aku harus menindasnya," ucapnya.
"Ini semua tidak dapat diterima dalam agamaku, jadi apa yang dimaksud dengan membenci dia? artinya aku benci kekafirannya, aku benci dosa yang dia lakukan, walaupun dia seorang Muslim dan dia berdosa, dan menindas orang," tuturnya.
"Aku benci dalam dirinya penindasan dan ketidakadilan ini, tapi aku suka padanya bahwa dia baik, dia murah hati, dia berani," sambungnya.
Syaikh Assim Al-Hakeem secara terang-terangan meluruskan soal tudingan dirinya membenci 'kristen' hanya karena mereka orang kristen itu tidak realistis. (ind)
Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
Load more