GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dunia Memang Menyilaukan, Tapi Kata Ustaz Adi Hidayat Dunia ini Tidak Istimewa, Ternyata Gara-gara.....

Mengejar duniawi terkadang membuat seseorang sering lupa dengan kewajiban akhiratnya. Terkait hal tersebut Ustaz Adi Hidayat memiliki pesan tersendiri bagi....
Sabtu, 26 Agustus 2023 - 12:22 WIB
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar Ustaz Adi Hidayat

tvOnenews.com - Perkara duniawi terkadang memang melenakan, karena itu pendakwah Ustaz Adi Hidayat mengingatkan jemaahnya untuk tidak terlalu mengistimewakan hal-hal dunia.

Dalam sebuah ceramah di kanal YouTube pribadinya, Ustaz Adi Hidayat menyarankan lebih baik untuk mempersiapkan kehidupan yang abadi di akhirat nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kadang bingung ya kenapa sih yang di dunia itu terlalu diistimewakan gitu, mengistimewakan yang hilang, itu nggak ada kerjaan," kata Ustaz Adi Hidayat.

"Mengagungkan yang hancur yang sifatnya fana rasanya kok dibanggakan sih dan  perbedaan status sosial itu itu hanya istilah-istilah yang disematkan manusia saja kaya, miskin toh pada akhirnya semua kembali ke tempat yang serupa," lanjutnya.

UAH menjelaskan jika sebenarnya setiap orang di akhir hayat akan mendapatkan gelar yang sama ketika mereka sudah meninggal dunia.

"Menariknya begini yang kaya yang punya jabatan tetap di akhir hidupnya pengen punya gelar yang sama dengan yang miskin saat meninggal di papan ditulis apa di papannya almarhum, bedanya setelah berpulang itu perbedaan itu hanya di amal saja," terang Ustaz Adi Hidayat. 

Pesan Ustaz Adi Hidayat untuk para orangtua

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan para orang tua yang menginginkan anaknya mencapai cita-cita yang tinggi perlu diingat kalau itu hanya lah sementara.

"Anda silahkan sekarang sekolahkan setinggi-tinggi S1, S2, S3 silakan mau di dalam Negeri, Luar Negeri, saya cuma mau katakan itu sementara dan persaingannya tidak istimewa karena jangankan anda yang beriman yang belum beriman pun bisa melakukan itu," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perlombaan yang sejati itu adalah perubahan untuk kehidupan yang abadi yang enggak fana lagi. Jadi kalau pada saat itu Unggul maka akan unggul selamanya karena enggak ada kematian lagi setelah kematian," lanjutnya.

"Itu yang dimaksudkan pada hadits Nabi, kalaulah ada dunia ini punya penilaian, walaupun itu hanya bagian dari satu sayap buatan nyamuk saja tentu tidak akan pernah Allah memberikan itu semua kepada orang-orang yang ingkar kepadanya," kata Ustaz Adi Hidayat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT