GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Adi Hidayat Angkat Bicara Soal Konflik Pulau Rempang: Kasih Tiga Usulan dan Ingatkan Semua Tindakan di Dunia Akan Dihisab di Akhirat

Setelah Ustaz Abdul Somad, kini Ustaz Adi Hidayat bicara soal konflik Pulau Rempang. Ustaz Adi Hidayat menyampaikan tiga usulan terkait konflik Pulau Rempang.
Sabtu, 16 September 2023 - 07:06 WIB
Ustaz Adi Hidayat Angkat Bicara Soal Konflik Pulau Rempang, Ini Tiga Usulan yang Diberikannya
Sumber :
  • kolase tvOnenews/Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official/ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah Ustaz Abdul Somad, kini Ustaz Adi Hidayat angkat bicara soal konflik Pulau Rempang.

“Kami ingin menyampaikan masukan atau usulan barangkali kiranya ini menjadi bagian yang sangat strategis,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikannya melalui akun YouTube Adi Hidayat Official yang diunggah pada Jumat (15/9/2023) malam.

Dalam video tersebut, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan tiga usulan terkait konflik Pulau Rempang.

Lantas apa saja usulan yang diberikan oleh Ustaz Adi Hidayat?

tvonenews

16 Kampung Tua di Pulau Rempang Tidak Direlokasi Tapi Jadi Objek Wisata Edukasi

Usulan pertama yang diberikan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah menjadikan 16 kampung tua di Pulau Rempang sebagai program Eco City.

“Bila tidak harus dikosongkan, tapi mungkin bisa dipertimbangkan untuk menjadi bagian dari landscape program eco yang akan dibangun itu,” saran Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengusulkan ide tersebut dengan alasan mungkin hal itu dapat menjadi bagian program Eco City.

“Mungkin dari tiga bagian pokok besar itu atau skema lainnya 16 kampung tua ini tidak harus dikosongkan,” kata Ustaz Adi Hidayat.


Tampak Atas  Waduk Sei, Salah Satu Lokasi di Pulau Rempang, Batam (BP Batam)

“Atau bahkan direlokasi, mungkin bisa ada satu rencana tertentu, atau sketsa tertentu yang menata kampung ini jadi lebih baik,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, mungkin saja, 16 kampung tersebut dapat ditata agar sesuai dengan program yang disiapkan.

“Sehingga bisa memberikan juga informasi edukasi kepada para pengunjung,” kata Ustaz Adi Hidayat.

“Kelak di masa yang akan datang bahwa ada kampung yang bersejarah,” lanjut Ustaz Adi Hidayat.

Dengan begitu pengunjung akan tahu bahwa ada kampung tua dimana mereka berkehidupan dan dirawat oleh negara.

“Dalam konteks ini pengembang dapat menjadikan itu bagian dari destinasi,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, selain menjadi destinasi wisata, dengan usulan ini Pulau Rempang juga menjadi tempat edukasi.

“Mengenal sejarah masa lalu, mungkin ini bisa jadi win win solution,” kata Ustaz Adi Hidayat.


Anak Sekolah yang Pingsan Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Bentrokan di Pulau Rempang (tim tvOnenews/Alboin)

Maka dengan begitu, ke 16 kampung tua itu tidak harus ditempatkan sebagai objek relokasi.

“Tapi dimasukkan dalam program itu,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz  Adi Hidayat, pilihan ini mungkin lebih baik, jika keberadaan 16 kampung tua itu didesain dan diakomodir. 

Dengan usulan ini, menurut Ustaz Adi Hidayat tidak akan ada yang dirugikan.

“InsyaAllah tidak ada yang dirugikan dalam konteks ini. Bila itu bisa dilakukan dalam tatanan yang baik,” tandas Ustaz Adi Hidayat.

Lakukan Dialog yang Tidak Mendadak, Karena Kita Semua Saudara


Ustaz Adi Hidayat (Tangkapan Layar YouTube)

Sebelum memberikan usulan kedua, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa kita semua saudara.

“Rasa-rasanya kita ini bersaudarakita diikat  dengan dasar undang-undang yang sama,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa kita sama-sama berasas berbangsa, memiliki UUD 1945dan Pancasila.

“Kita Bhinneka Tunggal Ika dan hal-hal lain nilai kebangsaan lain yang semua kita sepakati mengikat kita jadi satu persaudaraan. Menyatukan kita dalam persatuan indonesia,” tegas Ustaz Adi Hidayat.

Dengan adanya asas persaudaraan ini, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan betapa pentingnya saat ini untuk sama-sama bersatu.


Lambang Negara Indonesia, Pancasila (bpip.go.id)

“Mewujudkan cita-cita bangsa ini jadi bangsa yang makmur, bangsa yang hebat, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan keadilan sosial untuk seluruh lapisan warga negara Indonesia,”  tandas Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa semua, mulai dari TNI, rakyat hingga pejabat adalah saudara.

“Kita seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang bersaudara, TNI, Polri, Satpol PP, rakyat, pemangku pemerintahan semua kita saudara,” tandas Ustaz Adi Hidayat mengingatkan.

Oleh karenanya, atas dasar asas persaudaraan itulah seharusnya memunculkan dialog-dialog yang baik.

“Dialog-dialog yang baik yang membahagiakan tidak saling menyakiti,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Maka kata Ustaz Adi Hidayat, usulan kedua ini menyarankan adanya dialog yang baik dan tidak dilakukan mepet.

“Akan banyak manfaatnya bila mungkin ditampilkan dialog dalam jangka waktu tertentu sebelum program itu diekskusi atau dimulai,” saran Ustaz Adi Hidayat.

“Sehingga masyarakat juga tidak terkesan mendadak atau terburu-buru melakukan sesuatu,” katanya menambahkan.


Petugas Bersihkan Sisa-sisa Kerusuhan di Pulau Rempang (ANTARA)

Ustaz Adi Hidayat menilai, bila disampaikan dalam keadaan cukup teduh, cukup baik dan diberikan jangka waktu relokasi, maka respon warga mungkin saja berbeda.

“Tentunya juga pihak pemangku kepentingan sudah menyiapkan lahan-lahan tertentu disampaikan dengan baik dibangunkan terlebih dahulu untuk mereka,” saran Ustaz Adi Hidayat.

Dengan begitu, warga ketika pindah sudah melihat ada kepastian.

“Atau tempat sementara atau mungkin penampungan yang diberikan sudah cukup jelas, juga dengan jaminan yang utuh,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa pihaknya juga terkadang juga menemukan warga yang sulit direlokasi padahal rumahnya terkena bencana.

“Tidak mudah untuk pindah ke tempat yang dijanjikan,” kata Ustaz Adi Hidayat.

“Kadang2 prosesnya yang cukup rumit, kadang-kadang juga waktunya yang makin memanjang,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Belum juga kewajiban-kewajiban yang harus mereka penuhi karena bantuan yang kemudian diberikan dalam durasi atau jangka waktu tertentu,” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Semua Harus Saling Mengerti, Saling Turunkan Tensi


Ustaz Adi Hidayat (Tangkapan Layar YouTube)

Usulan ketiga menurut Ustaz Adi Hidayat adalah yang terpenting bagi semua.

“Sekali lagi kita satu bangsa satu negeri satu saudara yang sama,” kata Ustaz Adi Hidayat mengingatkan.

“Saya harap kita semua tidak saling menyakiti,” harap Ustaz Adi Hidayat.

Oleh karenaya, Ustaz Adi Hidayat berharap semua dapat melakukan tindakan yang humanis.

“Baik di TNI Polri dan beberapa di satpol PP tentu saya kira kita memandang semua masyarakat sebagai saudara sehingga bisa melakukan tindakan tindakan humanis,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan rakyat untuk melihat TNI, Polri juga pejabat sebagai saudara.

“Masyarakat juga kita lihatlah TNI Polri, kadang kadang untuk menyampaikan perintah di lapangan dan juga mereka lelah. Pahamilah sebagai saudara,” saran Ustaz Adi Hidayat.

Dengan begitu, Ustaz Adi Hidayat berharap semua bisa duduk bersama.

“Pejabat juga saya mohon pahami masyarakat ini bukan objek bisnis atau obyek project atau mencapai kemakmuran,” tandas Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat paham bahwa kemakmuran itu penting.

“Tapi juga  Kebahagiaan sosial lebih penting,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Luka sosial itu tidak mudah untuk disembuhkan kadang kadang punya durasinya lebih panjang,” sambung Ustaz Adi Hidayat menambahkan.

Maka dari itu, Ustaz Adi Hidayat mengajak semua untuk mendinginkan kepala.

“Menurunkan tensi dan menghindari kosakata kosakata yang terlalu keras dan rasa rasanya agak kurang nyaman diterima oleh hati,” saran Ustaz Adi Hidayat.

“Tak kata yang mohon ijin yang sifatnya menyakiti atau ancaman dan sebagainya,” kata Ustaz Adi Hidayat mengingatkan.

Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Kita Semua Akan Wafat dan Akan Dihisab


Ilustrasi Kaligrafi Allah dan Nabi Muhammad di Sebuah Masjid (pixabay/yusseyhan)

Dalam ujung ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat mendoakan agar semua diberikan hidayah.

Selain itu, Ustaz Adi HIdayat juga mengingatkan bahwa kita semua akan kembali kepada Sang Pencipta.

“Toh kita semua nanti akan kembali, semua pejabat pemerintahan, petugas di institusi sebagainya, semua kita akan wafat, saya wafat. Tugas kita selesai,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Namun meski tugas di dunia sudah selesai, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa akan ada hari perhitungan.

“Tapi hisab kita belum selesai kita itu akan meninggal,”

Baik pemerintah, petugas, TNI, Polri, semua tindakan di dunia dicatat dan akan diminta pertanggungjawabannya.

“Pejabat disumpah oleh kitab sucinya masing masing,” kata Ustaz Adi Hidayat mengingatkan.

“Rakyat juga demikian setiap sikapnya akan ditindak dicatat,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Maka Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa kita tidak akan pernah bisa lari dari tanggung jawab atas apa yang kita lakukan di dunia.

“Takutlah kepada Allah SWT, kita semua mari bersatu dalam kebaikan,” saran Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Perjuangan Pahlawan


Bendera Merah Putih yang Dikibarkan di Candi Borobudur (ANTARA)

Ustaz Adi Hidayat berharap yang pernah terjadi di tempat lain tak akan terulang di Pulau Rempang atau dimanapun.

“Merah putih adalah gambaran dari perjuangan para pahlawan pahlawan kita berjuang dengan darah, keringat dan air mata,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan kepada semua agar kita tak lupa akan perjuangan kemerdekaan.

“Jangan sampai mereka (pata pejuang kemerdekaan) menangis melihat anak cucunya bertikai ingin sesuatu tapi saling menyakiti,” tandas Ustaz Adi Hidayat mengingatkan.

Terakhir, Ustaz Adi Hidayat berdoa agar Allah mengampuni semua.

“Memberikan kemuliaan kepada negeri ini agar menjadi negara yang makmur negeri dan jadi negeri membahagiakan untuk semua,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Adi Hidayat dalam kesempatan itu juga meminta maaf apabila ada yang tersinggung atas usulan tersebut.

“Maafkan saya kalau ada kata kata yang kurang berkenan sungguh tidak ada niat atau maksud kecuali hanya sebatas menyampaikan usulan,” kata Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika diterima Alhamdulillah, jika dirasakan tidak kurang baik abaikan saja,” sambung Ustaz Adi Hidayat menambahkan.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mengajari.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istri di Lumajang Nekat Potong "Burung" Suaminya Sendiri dengan Celurit, Ternyata Ini Motifnya

Istri di Lumajang Nekat Potong "Burung" Suaminya Sendiri dengan Celurit, Ternyata Ini Motifnya

Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung pelaku nekat memotong alat kelamin korban tersebut diduga dipicu karena rasa cemburu. 
Cadangkan Maarten Paes, Marc-Andre ter Stegen Dikritik usai Ajax Amsterdam Gagal Menang

Cadangkan Maarten Paes, Marc-Andre ter Stegen Dikritik usai Ajax Amsterdam Gagal Menang

Kiper veteran Jerman, Marc-Andre ter Stegen, dikritik usai Ajax Amsterdam gagal meraih kemenangan atas Heerenveen. Dalam duel itu, Maarten Paes kembali dicadangkan.
Ini Sosok Kolonel Inf. Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT RI di Istana, 

Ini Sosok Kolonel Inf. Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT RI di Istana, 

Upacara HUT RI di Istana Negara hari ini dipimpin oleh seorang Perwira TNI Angkatan Darat atas nama Kolonel Infanteri Priyo Handoyo. Profil dari Komandan Upacara ini dibacakan dalam upacara di Istana.
Timnas Voli Putri Indonesia Dapat Suntikan Dana FIVB Senilai Rp936 Juta

Timnas Voli Putri Indonesia Dapat Suntikan Dana FIVB Senilai Rp936 Juta

Timnas Voli Putri Indonesia mendapat suntikan dana sebagai bentuk dukungan dari Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) melalui program FIVB Volleyball Empowerment. Negara-negara lain di Asia juga mendapatkan dukungan yang sama.
Kisah Inspiratif Icha Hakim: Dari Santri Ponpes Temboro Hingga Jadi Influencer Syar’i 430 Ribu Followers

Kisah Inspiratif Icha Hakim: Dari Santri Ponpes Temboro Hingga Jadi Influencer Syar’i 430 Ribu Followers

Nama Icha Hakim kini makin menyita perhatian publik digital. Wanita pemilik nama asli Nurul Aisyah yang lahir di Bogor pada 1 Juli 1996 ini sukses membuktikan -
Komentar Mengejutkan Pelatih Malaysia usai Kalah 0-2 dari Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026: Sangat Kecewa

Komentar Mengejutkan Pelatih Malaysia usai Kalah 0-2 dari Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026: Sangat Kecewa

Malaysia kalah 0-2 dari Vietnam pada leg pertama babak semifinal Piala AFF 2026. Pelatih Tan Cheng Hoe mengaku kecewa, tetapi tetap bangga dengan anak asuhnya.

Trending

Link Streaming Upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdekaa, Mulai Pukul 10.00 WIB

Link Streaming Upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdekaa, Mulai Pukul 10.00 WIB

Nonton upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka lewat link live streaming resmi. Saksikan Detik-Detik Proklamasi mulai pukul 10.00 WIB.
Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Pelaksana (Satlap) Tricakti berhasil menemukan puluhan karung berisi pasir timah tanpa dokumen sah.
Jokowi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana, Tampil Pakai Adat Bali dan Gibran Kenakan Busana NTT

Jokowi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana, Tampil Pakai Adat Bali dan Gibran Kenakan Busana NTT

Jokowi menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026).
Mengenal Kolonel Inf Priyo Handoyo, Sosok di Balik Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka

Mengenal Kolonel Inf Priyo Handoyo, Sosok di Balik Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka

Siapa Kolonel Priyo Handoyo? Simak profil dan perjalanan karier perwira TNI AD yang dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka.
Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Berstatus sebagai runner up Super League 2025-2026, Borneo FC akan bertindak sebagai tuan rumah babak penyisihan grup. 
Meski Taklukkan Malaysia 2-0 di Semifinal Piala AFF 2026, Kim Sang-sik Catat Dua Masalah Vietnam

Meski Taklukkan Malaysia 2-0 di Semifinal Piala AFF 2026, Kim Sang-sik Catat Dua Masalah Vietnam

Timnas Vietnam berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Malaysia pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026. Skuad berjuluk The Golden Star Warriors tersebut menang dengan skor 2-0 atas Harimau Malaya.
Suvenir Kelereng Bagi  Peserta Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Mensesneg Sampaikan Tujuannya

Suvenir Kelereng Bagi Peserta Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Mensesneg Sampaikan Tujuannya

Kelereng dan karet yang menjadi bagian dari suvenir bagi peserta Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT