GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Gentong Ajaib, Buya Yahya: Berhenti Jangan Berusaha dengan Hal Seperti Itu, Silahkan Dagang Kalau Ingin Cepat Kaya!

Buya Yahya dalam sebuah ceramah pernah membahas tentang uang gaib. Lantas bagaimana padangan Islam mengenai uang gaib dalam kasus gentong ajaib Surabaya?
Rabu, 8 November 2023 - 13:13 WIB
Heboh Gentong Ajaib, Buya Yahya: Berhenti Jangan Berusaha dengan Hal Seperti Itu, Silahkan Dagang Kalau Ingin Cepat Kaya!
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Al-Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com - Buya Yahya dalam sebuah ceramah pernah membahas tentang uang gaib.

Lantas bagaimana padangan Islam mengenai uang gaib dalam kasus gentong ajaib Surabaya?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pengingat, dalam Islam, rezeki jelas sudah diatur oleh Allah SWT.

Bahkan rezeki sudah ditetapkan jauh sebelum manusia terlahir di dunia.

Sementara perihal percaya uang gaib, dalam Islam jelas ditegaskan bahayanya tentang syirik dan musyrik.

Dalam Surah An Nisa ayat 48 Allah berfirman,

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا

Artinya: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah berbuat dosa yang sangat besar.

Bagaimanakah nasihat Buya Yahya kepada Muslim yang percaya uang gaib atau sejenisnya?

“Kebanyakan orang yang tertipu dalam urusan bisnis adalah orang yang tamak diiming-imingi sesuatu,” kata Buya Yahya, dikutip tvOnenews.com pada Rabu (8/11/2023) dari YouTube Al-Bahjah TV.

“Nggak masuk akal kadang karena pengen cepat kaya dan tergiur keuntungan,” sambung Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan jika ingin kaya maka usahalah.

“Kalau cari duit pergi ke pasar, dagang, atau tarik uang sendiri ya di ATM. Anda telah salah melanggar,” tandas Buya Yahya.

Buya Yahya mengingatkan agar setiap orang jangan mau dibohongi.

“Jangan mau dibohongi dengan model-model begitu karena menarik di alam gaib maka alamnya juga uang gaib,” ujar Buya Yahya.

Buya Yahya mengingatkan agar yang terlanjur percaya dan berhubungan dengan hal-hal seperti itu untuk lekas berhenti.

“Berhenti jangan berusaha dengan itu. Dagang kalau pingin cepat kaya. Pingin kaya jual beli,” saran Buya Yahya.

Lekas tutup hal-hal tersebut dan jangan pernah berurusan lagi.

“Anda selesaikan selesai, tutup dan taubat dan jangan berurusan lagi. Kalau pengen mendapatkan rezeki dengan cara yang benar dan halal,” kata Buya Yahya.

“Ingat usahamu jadi pahala dihadapan Allah SWT,” sambung Buya Yahya.

Kemudian setelah itu Buya Yahya menyarankan agar lekas bertaubat.

“Ndak usah berurusan dengan begitu, berhenti dan taubat,” saran Buya Yahya.

Namun Buya Yahya mengingatkan agar setiap Muslim memberesi sifat tamak yang ada dalam diri.

“Kami melihat satu titik satu satu hal yang perlu Anda beresin adalah ketamakan Anda. Pingin kaya dengan cara pintas itu,” ujar Buya Yahya.

“Itulah yang harus Anda pangkas, sebab kalau itu masih subur di hati Anda, di pikiran Anda, di hati Anda, bisa saja besok bukan pakai penarikan gaib lagi, ada model lainnya lagi dan Anda menuruti ketamakan,” jelas Buya Yahya menambahkan.

Kronologi Kasus Gentong Ajaib

Indah Mutia warga Surabaya, Jawa Timur awalnya mengaku tak percaya dengan gentong ajaib.

Namun ia terus dibujuk oleh Suraji yang merupakan mantan pegawainya.

Perempuan yang akrab disapa umik itu diberikan 5 buah video ritual dengan durasi 30 menitan. 

Ia pun akhirnya tergiur dan percaya oleh perkataan Suraji dan meminta bertemu dengan orang sakti tersebut.

“Saya ini sebenarnya orang yang sangat sulit dibohongi namun saya percaya begitu saja saat melihat video ritual yang dikirim mantan pegawai saya yang menunjukkan uang berhamburan dari dalam kamar ritual,” ujar Indah.

Indah dikenalkan kepada Dewi Suketi yang kemudian mengajak korban untuk pergi ke Mbah Suhari. Ia diminta untuk memberikan uang Rp4,5 juta.

Ia juga mengaku telah tertipu Rp100 juta dengan nominal uang setoran Rp10 juta, Rp5 juta dua kali dan Rp45 juta.

Hal tersebut ia lakukan karena sudah tergiur dengan omongan Mbak Suhari sehingga membuatnya menuruti permintaan dukun palsu itu.

Bahkan Indah mengikuti Mbah Suhari untuk melakukan ritual ke Laut Balekambang, Malang.

"Ritualnya ada banyak, disuruh ini itu sayanya nurut. Suruh siapkan kamar kosong, gentong, daun pisang, kembang. Hingga sampai-sampai saya sempat melarungkan uborampe ke laut Balekambang," ungkapnya.

Setelah mengikuti segala permintaan Mbah Suhari, Indah akhirnya tersadar telah ditipu. 

Hal itu terjadi ketiga ketiga tersangka kabur dan tak memberikan kabar.

Sementara itu Kanit Jatanras Reskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bobi Irawan mengatakan, ketiga tersangka ditangkap di Kota Malang. 

Setelah menjalani pemeriksaan langsung ditetapkan sebagai tersangka dan masing-masing dijerat Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

“Berhasil ditangkap di Malang dan Blitar, bersama barang bukti diamankan, yaitu gentong, bendera Merah Putih, dan satu buah kain mori,” kata Bobi. 

Setelah proses rekonstruksi tersebut seluruh pelaku dan barang bukti akan segera diserahkan ke kejaksaan negeri Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satreskrim polrestabes Surabaya menghimbau jika ada korban lain yang pernah menerima penipuan dari komplotan 3 pelaku tersebut untuk segera melaporkannya ke kantor kepolisian terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti. 

“Kami sangat berharap jika ada warga atau masyarakat di wilayah lain di luar Surabaya yang pernah menjadi korban penipuan dari komplotan ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat dimanapun berada agar bisa segera kami tindak lanjuti,” tandas Bobi. (zaz/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Sejarah baru tercipta di kancah sepak bola tanah air setelah Persib Bandung berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus menyita pandangan luas dari publik.
Hidung Luka dan Gigi Patah, Warga Ambon Laporkan Oknum Brimob ke Polda Maluku

Hidung Luka dan Gigi Patah, Warga Ambon Laporkan Oknum Brimob ke Polda Maluku

Seorang oknum anggota Brimob berinisial Briptu DP kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga di kawasan Karang Panjang, Kota Ambon. 
Respons Para Pemain Setelah Bojan Hodak Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Respons Para Pemain Setelah Bojan Hodak Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Sederet pemain Persib Bandung kompak menuliskan pesan perpisahan yang begitu emosional kepada Bojan Hodak yang tinggalkan jabatan pelatih kepala musim depan.

Trending

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Pelindo Regional 2 Banten Terus Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Pelindo Regional 2 Banten Terus Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Pelindo Regional 2 Banten terus memperkuat keterbukaan informasi publik terkait program kerjanya.
Dedi Mulyadi di HUT Kodam III: Siliwangi Itu Bagian dari Hidup Rakyat Jawa Barat

Dedi Mulyadi di HUT Kodam III: Siliwangi Itu Bagian dari Hidup Rakyat Jawa Barat

Puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Kodam III/Siliwangi berlangsung penuh makna di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (22/5) malam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT