News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hah, Orang Meninggal Kok Diazankan, Memangnya Suruh Shalat? Ustaz Adi Hidayat Beri Penjelasan Begini, Dalam Hukum Islam Ternyata...

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan dalil orang meninggal yang diazankan. Ditimbang menurut dalil, hukum mengumandangkan adzan kepada orang yang meninggal itu tidak
Selasa, 5 Desember 2023 - 17:24 WIB
Hah, Orang Meninggal Kok Diazankan, Memangnya Suruh Shalat? Ustaz Adi Hidayat Beri Penjelasan Begini, Dalam Hukum Islam Ternyata...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Mengumandangkan adzan kepada orang meninggal dunia di liang lahat merupakan sebuah tradisi bagi sebagian masyarakat.

Tak ayal, seperti bayi yang baru lahir, orang meninggal dunia dikumandangkan adzan saat jenazahnya sudah dimasukkan ke liang lahat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimana hukum mengumandangkan adzan terhadap orang meninggal dunia dalam Islam, apakah boleh atau tidak?

Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan terkait hukum mengumandangkan adzan terhadap orang yang meninggal dunia saat akan dimakamkan.  

Sering kita lihat, orang mengumandangkan adzan pada saat pemakaman berlangsung tepat sebelum si jenazah dikuburkan. 

Lantas bagaimana hukumnya mengumandangkan adzan pada orang yang meninggal dunia sebelum jenazah dikuburkan? 

Dilansir dari YouTube Kajian Islam, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hukum dan dalil mengumandangkan adzan terhadap orang meninggal dunia saat akan dikuburkan.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa jika seseorang sudah masuk ke alam kubur maka sebenarnya sudah tidak perlu lagi dikumandangkan adzan. 

Berbeda dengan mengumandangkan adzan terhadap bayi yang baru lahir, dimana jelas dituliskan dalam hadis sebagai upaya untuk mengusir setan. 

Mengumandangkan adzan saat kelahiran bertujuan untuk mengusir setan karena dalam hadis disebutkan bahwa jika adzan dikumandangkan maka setan akan pergi. 

"Makanya kalau sudah masuk ke alam kubur sudah. Kalau lahir masih ada hadis untuk mengadzankan dan adzan di sini dipahami untuk mengusir setan," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Karena kalimat-kalimatnya di dalam hadis disebutkan 'kalau adzan dikumandangkan setan lari'," sambungnya.

Dalil Mengumandangkan Adzan Terhadap Orang Meninggal Dunia, Apakah Boleh?

Ustaz Adi Hidayat kemudian menyampaikan bahwa ketika orang sudah wafat atau meninggal maka setan sudah tidak akan menggoda lagi.

Sehingga dirasa tidak perlu untuk mengumandangkan adzan terhadap orang yang sudah meninggal dunia.

Tak hanya itu, Ustaz Adi Hidayat mengatakan saat di alam kubur pun orang yang meninggal sudah tidak perlu melaksanakan ibadah shalat, karena tinggal menikmati proses menuju surga.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan dalil mengumandangkan adzan kepada orang meninggal dunia. Source: YouTube Kajian Islam

"Kalau sudah wafat setan pun tidak menggoda lagi, maka dari itu kalau sudah wafat masuk ke dalam alam kubur," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Maka menurut Ustaz Adi Hidayat, tidak perlu untuk mengumandangkan adzan kepada jenazah yang hendak dimakamkan.

"Menurut kami yang terkuat tidak perlu di adzani lagi karena setan pun sudah tidak godai lagi," sambungnya.

Meski demikian, Ustaz Adi Hidayat tetap meminta kepada kaum muslim yang lain untuk tetap menghormati berbagai pendapat lain yang memilih untuk mengumandangkan adzan terhadap orang meninggal dunia. 

"Tapi kita hormati pendapat-pendapat orang. Cuma kita bisa timbang melalui dalil mana yang paling kuat itu yang diamalkan," ujar Ustaz Adi Hidayat. 

"Yang lain kita jelaskan, tapi kita tidak pernah dirisalahkan untuk memaksa orang, cuma ditugaskan, untuk mengingatkan orang bukan memaksa orang," sambungnya.

"Kata Allah SWT tugas Nabi Muhammad SAW saja ditugaskan untuk mengingatkan siapa Adi Hidayat kemudian main paksa orang," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan bahwa jika berdakwah hendaknya dengan santun, dengan lembut dan dengan baik. Perihal orang akan ikut atau lari, itu adalah urusan masing-masing.

(udn)
Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT