News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Membangun Masjid Megah Dari Uang Sumbangan di Tengah Jalan? Buya Yahya Bilang Hukumnya Dalam Islam...

Hukum membangun masjid dari meminta uang sumbangan di tengah jalan menurut Buya Yahya menyampaikan itu tidak diharamkan. Akan tetapi selagi masih ada cara lain
Kamis, 14 Desember 2023 - 19:21 WIB
Membangun Masjid Megah Dari Uang Sumbangan di Tengah Jalan? Buya Yahya Bilang Hukumnya Dalam Islam...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Kerap kita jumpai sekelompok orang yang meminta uang sumbangan di tengah jaln untuk membangun masjid.

Hampir menyeluruh di wilayah pulau Jawa, banyak orang dengan kostum caping dan membawa saringan untuk kemudian meminta sumbangan di tengah jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sedikit pula yang mencantumkan anggaran masjid dengan jumlah fantastis karena masjid megah menjadi tujuan akhirnya.

Bahkan tak hanya sumbangan masjid, praktek meminta uang sumbangan juga kerap dilakukan perorangan dengan berbagai alasan seperti kebutuhan orang sakit, bencana alam, hingga pembangunan jalan rusak.

Hal ini pula yang disampaikan salah satu jamaah kepada Buya Yahya terkait hukum meminta uang sumbangan di tengah jalan untuk membangun masjid megah.

Dilansir dari YouTube resminya, Buya Yahya menyampaikan hukum meminta uang sumbangan di tengah jalan untuk membangun masjid megah.

Praktek ini juga kerap dikaitkan dengan pungli atau pungutan liar yang sering dimanfaatkan segelintir orang yang tidak bertanggung jawab dan mementingkan kepentingan pribadi.

Lantas bagaimanakah hukum meminta uang sumbangan di tengah jalan untuk membangun masjid dibolehkan dalam Islam?

Buya Yahya pertama-tama menyampaikan bahwa di dalam menggalang sebuah dana harus dilihat dulu baik urusan hak dan bathil, yakni antara benar dan tidak benar.

Akan tetapi dalam urusan beragama, hidup dan agama sendiri memiliki aturan yang baik dan lebih baik lagi untuk diaplikasikan.

"Manusia hidup itu tidak hanya urusan hak dan batil, antara yang benar dan tidak benar," ujar Buya Yahya.

Kemudian Buya Yahya menyampaikan jika orang cerdas akan selalu berupaya untuk mencari jalan yang lebih baik dalam segala hal, termasuk dalam urusan membangun masjid.

Menurutnya, jika dalam menggalang dana dengan meletakkan kotak amal di tengah jalan untuk mendapat sumbangan dan hal ini direstui oleh mahkamah dan pemerintah maka boleh dilakukan.

"Penggalangan dana, kalau ada orang meletakkan kotak amal di pinggir jalan dan direstui oleh mahkamah, pemerintah, pasang kotak bukan terlarang," ungkap Buya Yahya.

Karena terkadang ada orang yang terganggu dengan kegiatan menggalang dana di tengah jalan, dan bahkan bisa menyebabkan potensi kecelakaan.

Hal ini juga bukan merupakan sesuatu yang diharamkan oleh agama terkait sumbangan membangun masjid.

"Bukan haram, wong tidak memaksa, tidak pakai pisau ko, yang lewat silahkan ngasih, kalau tidak juga tidak apa-apa," lanjut Buya Yahya.

Buya Yahya menyatakan bahwa meminta uang sumbangan untuk membangun masjid hukumnya sah, dan bukan sesuatu yang haram, karena diizinkan oleh mahkamah dan pemerintah. 

"Bukan mengganggu, karena diizinkan. Kalau diizinkan, izin hakim," papar Buya Yahya.

Hukum Meminta Uang Sumbangan di Tengah Jalan Untuk Membangun Masjid

Akan tetapi, menurutnya sebagai umat muslim yang cerdas, ada cara yang lebih bagus daripada meminta uang sumbangan di tengah jalan.

Pimpinan pondok pesantren tersebut juga menambahkan bahwa bukan menggunakan cara semacam itu yang kurang elok dipandang orang.

Karena dengan diberikan akal dan pikiran sehat, seorang muslim masih bisa menggunakan cara yang bahkan bisa menyentuh hati orang-orang dermawan.  

Akan tetapi, Buya Yahya juga menegaskan bahwa tidak semua pendapat ini bisa disamakan, jika memang ada kebudayaan masyarakat yang memang seperti itu. 

Tinggal kemudian bagaimana menjaga akhlak agar menggunakan dana tersebut dengan baik, bijak dan benar.

Buya Yahya juga berpesan agar berhati-hati dan harus tahu kondisi jalan lalu lintas sehingga jangan sampai mengganggu dan membahayakan pengguna jalan yang lewat. 

"Jadi hal demikian bukan sesuatu yang haram. Tapi ada akhlak yang lebih baik," terang Buya Yahya. 

Hal ini juga dapat dianggap sebagai sesuatu yang kurang indah dipandang mata oleh orang lain, khususnya saudara non muslim. 

Buya Yahya menegaskan kembali bahwa masih ada cara yang lebih baik untuk mencari uang dibanding harus meminta sumbangan di tengah jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menggunakan cara yang lebih elok dan cerdas justru bisa menambah nilai pahala dengan tujuan akhir membangun masjid sebagai tempat beribadah yang nyaman.

(udn)
Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.
Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Bank BJB kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026). 
Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kaget skuad Garuda berpotensi datangkan raksasa dunia untuk laga persahabatan.
Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Renaldy Pujiansyah dikenal sebagai serial entrepreneur yang menitikberatkan pembangunan sistem sebagai fondasi pertumbuhan bisnis.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT