News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menahan Kentut Karena Takut Ketinggalan Shalat Jamaah? Simak Penjelasan Tiga Ustaz Kondang Berikut Ini

Saat shalat, terkadang kita merasa buang angin atau kentut. Bagaimanakah sebaiknya? Simak penjelasan Buya Yahya, Ustaz Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat.
Kamis, 11 Januari 2024 - 10:15 WIB
Buya Yahya, Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Saat menjalankan shalat, terkadang kita merasa buang angin atau kentut.

Namun karena tak ingin ketinggalan shalat berjamaah, terkadang seorang Muslim memilih untuk menahan kentut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, keluar sesuatu dari dubur adalah salah satu yang membatalkan shalat.

Lantas sebenarnya, bagaimanakah sebaiknya yang harus dilakukan jika kita merasa kentut?

Berikut penjelasan dari tiga ustaz kondang di Indonesia, yakni Prof. KH.Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya, Ustaz Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat.

Buya Yahya


Menahan Kentut Karena Takut Ketinggalan Shalat Jamaah? Simak Penjelasan Tiga Ustaz Kondang Berikut Ini (Sumber: freepik)

Buya Yahya menjelaskan bahwa hukum menahan buang angin atau kentut saat shalat adalah makruh.

“Hukum menahan buang angin, jika kita menahan sesuatu yang akan keluar sebelum shalat itu makruh,” kata Buya Yahya, dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Oleh karenanya, Buya Yahya menyarankan setiap Muslim yang ingin buang angin atau kentut lebih baik keluarkan dan ambil wudhu kembali.

“Buang angin ambil wudhu, buang air ambil wudhu. Itu makruh karena sudah ada rasa,” jelas Buya Yahya.

“Jika terasa kuat menahan atau tidak. Jika terasanya berat, cepat selesaikan sendiri, mufaraqah, pisah tidak ikut imam lagi” saran Buya Yahya.

Namun jika tidak bisa menahannya sama sekali, Buya Yahya menyarankan sebaiknya dibatalkan dan kemudian berwudhu lagi.

“Tapi kalau full tidak mampu menahan,  batalin,” saran Buya Yahya. 

Lantas bagaimana jika mampu menahan dan tidak keluar?

“Kalau menahan selagi tidak keluar tidak batal tapi tidak khusyuk. Kenapa Makruh karena tidak khusyuk, tapi shalat sah,” tutup Buya Yahya.

Ustaz Abdul Somad 


Menahan Kentut Karena Takut Ketinggalan Shalat Jamaah? Simak Penjelasan Tiga Ustaz Kondang Berikut Ini (Sumber: tim tvOnenews/Julio)

Ustaz Abdul Somad dalam potongan video ceramah beliau yang dilihat oleh tvOnenews juga menjelaskan hal yang senada dengan Buya Yahya.

Kata Ustaz Abdul Somad daripada menahan kentut lebih baik dikeluarkan saja.

“Hukum menahan kentut makruh, shalat tetap sah,” ujar Ustaz Abdul Somad.

“Jika darurat lebih baik lepaskan, boleh melewati orang shalat karena darurat yang tidak boleh jika tidak ada urusan darurat,” sambung Ustaz Abdul Somad.

Setelah itu, silahkan bergabung kembali ke barisan shalat jamaah.

Jika ternyata shalat jamaah itu sudah selesai, maka Anda bisa shalat dengan kloter berikutnya atau membuat jamaah baru.

“Keluar lalu ambil wudhu lagi kemudian ikut jamaah lagi jika masih. Atau ikut jamaah berikut atau bikin kloter berikutnya,” jelas Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Adi Hidayat 


Menahan Kentut Karena Takut Ketinggalan Shalat Jamaah? Simak Penjelasan Tiga Ustaz Kondang Berikut Ini (Sumber: Antara)

Dalam potongan video ceramahnya yang dilihat tvOnenews di kanal YouTube Audio Dakwah, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan pesan Nabi Muhammad SAW.

“Nabi tidak menganjurkan menahan sesuatu yang ingin dikeluarkan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Hal itu kata Ustaz Adi Hidayat karena menahan sesuatu yang ingin dikeluarkan itu dapat mengganggu shalat dan berbahaya.

“Selain bisa berbahaya untuk kesehatan juga berbahaya dalam shalat,” tandas Ustaz Adi Hidayat.

“Anda tak khusyuk buat apa?” sambung Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menyarankan bagi siapa yang ingin buang angin atau kentut saat shalat lebih baik keluar dahulu lalu wudhu.

Setelah itu barulah kembali bergabung ke barisan shalat.

“Tidak ada masalah, sepanjang imam belum salam, shalat jamaah masih dapat dilakukan,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz Adi Hidayat hal ini lebih baik, jika dibandingkan mengganggu shalat.

Hal-hal yang Membuat Shalat Batal

Dalam menjalankan shalat, ada empat hal yang membatalkan wudhu.

Berikut penjelasannya, yang dilansir dari situs resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) 

Hal pertama yang membatalkan shalat adalah keluarnya sesuatu dari dua lubang pelepasan yakni kubul dan dubur.

Hal ini termasuk untuk angin serta sejenisnya (kecuali air mani).

Kemudian hal kedua yang membatalkan wudhu adalah hilangnya akal karena tidur ataupun selain itu.

Terutama saat dalam kondisi shalat Jumat, dimana biasanya jamaah itu duduk namun tertidur saat mendengarkan khutbah. 

Selain itu yang dimaksud membatalkan shalat adalah jika seorang Muslim meminum sesuatu yang dapat menghilangkan akal.

Kemudian hal ketiga yang membatalkan shalat bersentuhnya antara kulit laki-laki dan kulit perempuan yang keduanya sudah baligh dan keduanya bisa saling menikahi.

Hal ini pun berlaku bagi pasangan suami istri.

Namun, mengenai sentuhan kulit, ada juga yang mengulas mengenai hal yang menyebabkan tidak batalnya wudhu karena bersentuhan kulit.

Kemudian yang terakhir, yang dapat membatalkan wudhu adalah menyentuh lingkaran kubul dengan menggunakan telapak tangan.

Namun jika menggunakan punggung tangan atau selainnya maka hal itu tidak membatalkannya.

Itulah penjelasan mengenai menahan buang angin atau kentut saat shalat.

Disarankan bertanya langsung kepada ulama atau ahli agama, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan lanjutan di sebuah sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang ditemukan ratusan senjata.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Berbagai kemeriahan bakal dihadirkan kelompok masyarakat dalam momentum HUT ke-81 RI tak terkecuali datang dari Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik).
Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Ajang 7th PR Popular Awards 2026 berikan dua penghargaan kepada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menggelar Festival Inspirasi 2026 bertema 'Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan' sekaligus momentum hari jadi ke-12 tahunnya.
Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat

Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali jadi perbincangan, bukan karena agenda kenegaraan, melainkan gaya komunikasinya yang dinilai berbeda dibanding banyak tokoh politik lain.

Trending

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

Dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT