News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sumber Daya Alam Indonesia Rusak, Food Estate Gagal? Mahfud MD Ingatkan Al Quran Surat Ar Rum Ayat 41, Ternyata Isinya…

Mahfud MD menyebutkan bahwa sumber daya alam Indonesia sangat kaya namun pangan belum berdaulat dan ingatkan Al Quran Surat Ar Rum ayat 41, apakah isinya?
Minggu, 21 Januari 2024 - 21:56 WIB
Mahfud Md
Sumber :
  • tim tvOne/M Bagas

tvOnenews.com - Debat keempat Pilpres 2024 kembali digelar, kali ini kesempatan kedua bagi para calon wakil presiden (cawapres), yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD. 

Pada malam ini, Minggu (21/1/2024) membahas mengenai pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam debat kali ini, pada tema ketahanan pangan atau food estate, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyebutkan bahwa sumber daya alam Indonesia sangat kaya namun pangan belum berdaulat.

“Petani makin sedikit, lahan pertanian makin sedikit, tapi subsidi pupuk semakin besar. Pasti ada yang salah,” ungkap Mahfud MD pada debat cawapres, Minggu (21/1/2024).

“Laut kita berlimbah, udara meracuni paru-paru kita. Investor masuk, industrialisasi terjadi, lingkungan rusak, rakyat menderita,” sambungnya.

Bahkan sumber daya alam pun menjadi sumber sengketa antar manusia, baik rakyat maupun pemerintah.

“Sumber daya alam menjadi sumber sengketa antara rakyat dengan rakyat, antara pemerintah dengan pemerintah. 

Untuk itu, Mahfud MD sempat menyinggung hal ini bahwa Allah SWT telah mengingatkan pada Hamba-Nya dengan membacakan ayat suci Al Quran dalam surat Ar Rum ayat 41.

Seperti apa isi dari Al Quran Surat Ar Rum ayat 41? Simak informasinya berikut ini.


Calon Wakil Presiden Nomor 3, Mahfud MD. (Tim tvOne)

Tertulis dalam Al Quran, Surat Ar-Rum Ayat 41 menjelaskan mengenai kerusakan alam yang terjadi akibat perbuatan manusia. 

Maka, Allah SWT membiarkan manusia agar merasakan alam yang telah dirusak seperti merasakan pencemaran udara, lautan, sungai dan air tanah.

Meski manusia membuat kerusakan alam, namun Allah SWT tetap menyayangi dan mengasihi hamba-Nya dengan berharap manusia kembali hidup harmonis bersama alam.

QS. Ar Rum Ayat 41

ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Artinya: ‘Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).’

Dalam ayat tersebut, dilansir dari tafsiralquran.id, telah terjadi Al-Fasad atau segala bentuk kerusakan atas sistem atau hukum yang Allah ciptakan.

Hal ini merujuk pada pencemaran alam yang tidak layak huni. Bahkan kerusakan alam yang tidak lagi dapat dimanfaatkan.

Kerusakan alam dapat seperti rusaknya biota laut, punahnya flora dan fauna, dan masih banyak lagi. 

Kerusakan yang diakibatkan oleh perilaku manusia pasti dilakukan oleh orang yang tidak beriman. 

Sebab, orang beriman pasti tahu bahwa kelak segala perbuatannya akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah.

Meskipun kerusakan ini ditimbulkan dan dirasakan oleh manusia, namun Allah SWT tetap sayang kepada Hamba-Nya dengan menyediakan sistem alam yang dapat menetralisir atau memulihkan kerusakan alam.

Dalam hal ini, Mahfud MD menyebutkan bahwa sumber daya alam Indonesia sangat kaya namun kini telah rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini berkaitan dengan food estate yang gagal serta merugikan negara. 

“Merusak lingkungan (Food Estate), yang benar saja, rugi dong kita,” pungkasnya. (ebs/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.
Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting meninggal dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Gindo pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.
Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Berbekal rating lima bintang Euro NCAP 2025, Hongqi E-HS9 mengintegrasikan struktur bodi berkekuatan ekstra, teknologi bantu pengemudi, dan sistem pengaman baterai tingkat tinggi.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT