News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kaum Wanita Perhatikan, Jangan Pakai Mukena Jenis Ini Untuk Shalat, Buya Yahya Jelaskan Kalaupun Ada yang Kurang Sebaiknya...

Buya Yahya menjelaskan jenis mukena yang sebaiknya tidak digunakan oleh kaum wanita saat shalat. Hal ini karena beberapa jenis mukena dapat membatalkan shalat
Jumat, 2 Februari 2024 - 19:04 WIB
Kaum Wanita Perhatikan, Jangan Pakai Mukena Jenis Ini Untuk Shalat, Buya Yahya Jelaskan Kalaupun Ada yang Kurang Sebaiknya...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Mukena merupakan perlengkapan sahalat bagi kaum wanita yang umum digunakan di wilayah Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura. 

Banyak produsen dan merek menyediakan mukena dengan berbagai jenis, baik polos, bergambar atau jenis motif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ternyata ada jenis mukena yang sebaiknya tidak dikenakan kaum wanita saat shalat berjamaah, karena berpotensi membatalkan shalat dan mengganggu jamaah lain.

Salah satu jamaah bertanya soal jenis mukena yang boleh dipakai bagi kaum wanita untuk beribadah sehari-hari.

Karena banyaknya jenis mukena yang beredar di pasaran seiring dengan tren yang digandrungi pembeli baik mukena polos, bermotif atau bergambar.

Buya Yahya menyampaikan selagi seseorang memiliki mukena, berarti orang tersebut shalat. Terlepas dari apa yang kurang dalam mukena, mari kita benahi bersama.

"Tidak usah dicaci, mukena kok gambar-gambar. Yang repot orang yang gak shalat di sampingnya itu," ujar Buya Yahya.

Akan tetapi jika berbicara mana yang lebih bagus, Buya Yahya menjelaskan bahwa mukena yang tidak bergambar itu lebih baik.

"Tentunya yang paling bagus mukena Anda yang tidak bergambar," papar Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, upayakan untuk tidak membeli mukena yang bergambar, sedangkan untuk warnanya bebas. 

"Tapi kalo mukena bergambar itu pasti ada orang dibelakangnya, itu batiknya bagus cabangnya, sambil shalat itu. Biarpun bukan gambar orang, apalagi ada tulisannya itu," terang Buya Yahya.

Buya Yahya berpesan, jika Anda pergi ke tempat shalat, hendaknya jangan membawa baju-baju yang bergambar karena dapat mengganggu konsentrasi jamaah lain.

Pimpinan pondok pesantren tersebut juga mengisahkan jika Nabi SAW pernah meminta menurunkan suatu kain bergambar yang digunakan untuk shalat. 

Meskipun Nabi tidak terganggu dengan hal tersebut, akan tetapi para sahabat yang menjadi jamaahnya bisa jadi terganggu.

Mukena Polos Lebih Baik Digunakan Karena Tidak Mengundang Orang untuk Berimajinasi atau Berkhayal

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian untuk jenis mukena potong, Buya Yahya menyampaikan pada kaum wanita agar berhati-hati memilih jangan sampai tidak sesuai. 

Ilustrasi mukena polos lebih baik digunakan kaum wanita untuk shalat berjamaah. Source: istockphoto

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT