News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Dosa Sampai Tak Terhitung Seketika Diampuni Allah SWT, Hanya Rutin Amalkan ini 4 Menit, Kata Syekh Ali Jaber…

Setiap manusia pasti tak luput dari khilaf dan dosa, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Namun, terdapat amalan yang dapat mengampuni banyaknya dosa
Senin, 5 Februari 2024 - 20:58 WIB
Syekh Ali Jaber jelaskan amalan agar dosa terampuni
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Setiap manusia pasti tak luput dari khilaf dan dosa, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Tidak ada seorang pun yang dapat menghitung dosa dan kesalahan yang telah diperbuat selama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, dosa itu bagaikan buih di lautan yang tidak dapat terhitung jumlahnya. Bayangkan berapa banyak buih yang ada di lautan?

Namun, hanya dengan melakukan amalan ini 4 menit sehari saja, seluruh dosa yang seperti buih di lautan itu akan lenyap tak tersisa.

Dengan melakukan amalan ini dapat meminta ampunan agar tidak menjadi beban ketika di akhirat bagi umat muslim.

Selain itu, melalui amalan ini dapat dimanfaatkan dari umur sisa hidup yang diberikan oleh Allah SWT agar lebih bermanfaat dalam ketakwaan dan memohon ampunan agar dosa dihapuskan.

Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan hidup dapat dimanfaatkan untuk memohon ampun, tolong luangkan waktu 4 menit untuk amalkan dengan bacaan ini.

Seorang pendakwah, almarhum Syekh Ali Jaber pernah berpesan kepada jamaahnya meski dosa sebanyak apapun dapat diampuni, 

Untuk itu, Syekh Ali Jaber memberikan penjelasan tentang amalan penghapus dosa dalam 4 menit saja.

Seperti apa penjelasan Syekh Ali Jaber mengenai amalan penghapus dosa ini? Simak informasinya berikut ini.


Syekh Ali Jaber. (Ist)

Syekh Ali Jaber pernah berpesan dalam tayangan di kanal YouTube Syekh Ali Jaber, agar umat muslim tidak menyia-nyiakan segala kesempatan untuk beramal sholeh.

Sebab, pada dasarnya hidup di dunia hanya sementara, bahkan manusia tidak tahu kapan ajalnya akan datang.

"Banyak kesempatan, di usia kita yang begitu singkat, begitu padat, belum lagi kita belum tahu masalah kematian kita kapan," ungkap Syekh Ali Jaber dalam tayangan di YouTube Syekh Ali Jaber.

"Ini hal yang biasa, sederhana seperti dzikir kepada Allah, sangat membantu mencapai usia yang panjang tapi dalam usia yang taat," lanjutnya.

Dengan begitu, tak akan ada ruginya jika melakukan amalan ini. Hanya membutuhkan waktu 4 menit saja demi mendapatkan ampunan dari Allah SWT. 

Lantas, Amalan apakah yang dimaksud oleh Syekh Ali Jaber?

"Sebagaimana bersabda Nabi Muhammad SAW, Barang siapa yang mengucapkan 100 kali Subhanallah Wabihamdihi dalam sehari, diampuni segala dosa walaupun dosanya lebih besar dari buih laut," jelasnya.

Bayangkan ada berapa banyak buih di laut, bahkan manusia saja tidak dapat menghitungnya.

"Bisa enggak diukur buih laut, berapa besarnya, berapa banyak, enggak bisa," ujar Syekh Ali Jaber.

"Sepanjang pantai, sepanjang pinggiran laut semua itu buih laut, enggak bisa ditimbang, enggak bisa diukur," lanjutnya.

Walaupun dosa yang pernah dilakukan banyaknya seperti buih lautan, bisa diampuni Allah asalkan mau amalkan ini 100 kali dalam sehari.

"Biarpun dosanya lebih besar dari itu, hanya 100 kali Subhanallah wabihamdihi dalam sehari, Allah ampuni segala dosa kita," katanya.

Menurut Syekh Ali Jaber, untuk mengamalkan amalan ini tak perlu menghabiskan banyak waktu, cukup 4 menit sudah bisa dapat ampunan dosa dari Allah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berapa lama Subhanallah Wabihamdihi 100 kali, saya sendiri baca 4 menit, enggak lebih," terang Syekh Ali Jaber.

"Ternyata 4 menit bisa menjamin ampunan dosa, bagaimana kalau setiap hari itu dilakukan," terusnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT