GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum Mathla'ul Anwar Minta Umat Tidak Terpecah Belah Akibat Pilihan Politik

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar KH. Embay Mulya Syarif mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai ajang pesta demokrasi yang aman, adil, lancar, dan damai, serta mengingatkan beda pilihan politik tidak boleh menimbulkan perpecahan.
Selasa, 6 Februari 2024 - 05:41 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar KH. Embay Mulya Syarif
Sumber :
  • ANTARA
Ketua Forum Pembaruan Pembaruan Kebangsaan Provinsi Banten ini mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan persatuan dan toleransi. Dengan begitu bangsa Indonesia dapat melewati kontestasi politik dengan damai dan meraih kemajuan bersama.Dia pun mengajak segenap bangsa Indonesia untuk bisa mengapresiasi negaranya sendiri. Mengambil perbandingan dari peradaban Bangsa Arab, yang dikenal sebagai bangsa yang sulit untuk disatukan, hingga kemudian terpecah menjadi beberapa negara yang berdiri sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Diutusnya Rasulullah kepada Bangsa Arab kala itu membawa perubahan yang sangat signifikan. Dalam tempo 20 tahun, yang terbilang singkat untuk mengubah suatu peradaban, Rasulullah bisa menyatukan bangsa Arab yang terpecah belah dengan kebiasaan mereka berperang antar suku, menjadi satu negara yaitu negara Madinah. Hal ini diawali dengan hijrahnya Rasulullah dari Mekah ke Madinah dan membuat 5 kesepakatan, yaitu disebut dengan Misak Madinah atau Piagam Madinah,” ujarnya.Dari beberapa poin Piagam Madinah antara lain menyebutkan bahwa Rasulullah mempersaudarakan pendatang dan penduduk asli yaitu Muhajirin dan Anshar. Kemudian Rasulullah juga menyatukan Arab dengan non-Arab, contohnya Suhaib al-Rumi yang asalnya Romawi, dan ada Salman al-Farisi yang asalnya dari Persia serta lainnya.Piagam Madinah juga berperan dalam menyatukan Muslim dan non-Muslim. Di dalamnya tertulis bahwa semua pemeluk agama berhak menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Kemudian Rasulullah juga menyatakan bahwa seluruh manusia di muka bumi adalah saudara seketurunan dari Nabi Adam ‘Alaihissalam, yang Allah ciptakan tanpa ayah tanpa ibu.“Alhamdulillah dengan adanya Misak atau Piagam Madinah, bangsa Arab yang semula terpecah akibat seringnya perang suku karena lebih mengutamakan kesukuannya, kemudian mereka bisa bersatu menjadi sebuah negara yang bernama Daulah Madinah,” imbuh Kiai Embay. Dirinya mengingatkan bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Maka dari itu, seluruh anak bangsa harus bisa menerima perbedaan itu. Islam sendiri mengajarkan untuk saling menghormati terhadap perbedaan apapun selama tidak bertentangan dengan aturan agama dan aturan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



Menurutnya, jika merawat keutuhan bangsa itu tidak hanya menghargai jerih payah para pejuang terdahulu dalam menggapai kemerdekaan, namun juga berarti bisa mengambil contoh dari Rasulullah SAW dalam mematuhi kesepakatan bernegara yang telah dibuat sebelumnya.

Mengakhiri penjelasannya, Kiai Embay pun berpesan, masyarakat perlu diingatkan bahwa perbedaan pilihan politik bukanlah alasan untuk berpecah belah. Persatuan dan toleransi adalah kunci untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Pemilu 2024 yang dilakukan secara serentak ini merupakan upacara atau acara ritual bangsa Indonesia setiap 5 tahun sekali. Kita cukup laksanakan dengan tenang, senang, dan tidak perlu ada ribut gara-gara beda pilihan. Makanya itulah pentingnya menjaga kesepakatan yang namanya Pancasila,” tuturnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Masa kampanye pemilu ditetapkan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024.(ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelas Santri Dicabuli Pimpinan Ponpes di Ponorogo, Kuasa Hukum Korban Beberkan Kronologinya

Sebelas Santri Dicabuli Pimpinan Ponpes di Ponorogo, Kuasa Hukum Korban Beberkan Kronologinya

Ironis, nasib sebelas santri cabuli pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Tahfidzul Quran Raden Wijaya di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sontak,
Sempat Minta Tunda Pemeriksaan, Muhadjir Effendy Mendadak Datangi KPK soal Kasus Korupsi Kuota Haji

Sempat Minta Tunda Pemeriksaan, Muhadjir Effendy Mendadak Datangi KPK soal Kasus Korupsi Kuota Haji

Muhadjir Effendy mendadak datangi KPK usai sempat meminta penundaan pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPK Buka Suara soal Noel Dituntut 5 Tahun Penjara, Sebut Jaksa Punya Pedoman Khusus

KPK Buka Suara soal Noel Dituntut 5 Tahun Penjara, Sebut Jaksa Punya Pedoman Khusus

KPK menegaskan tuntutan 5 tahun penjara terhadap Immanuel Ebenezer alias Noel sudah sesuai pedoman dan pertimbangan jaksa.
Demi Juara Super League, Pelatih Borneo FC Berdoa Persib Bandung Kalah dari Persijap Jepara

Demi Juara Super League, Pelatih Borneo FC Berdoa Persib Bandung Kalah dari Persijap Jepara

Borneo FC masih menjaga asa juara Super League 2025/2026. Fabio Lefundes berharap Persijap tampil luar biasa untuk membuat Persib terpeleset.
4 Pemain Super League yang Bisa Abroad Musim Depan, Rizky Ridho dan Beckham Putra Berpotensi ke Eropa

4 Pemain Super League yang Bisa Abroad Musim Depan, Rizky Ridho dan Beckham Putra Berpotensi ke Eropa

Empat pemain Super League berpotensi abroad musim depan, dari Rizky Ridho hingga Beckham Putra. Siapa paling siap dilirik klub luar negeri? oleh klub asing?
Usai Sambangi BEI, Dasco Bergerak ke Bank Indonesia saat RDG BI Digelar, Ada Apa?

Usai Sambangi BEI, Dasco Bergerak ke Bank Indonesia saat RDG BI Digelar, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengunjungi Bank Indonesia usai mendatangi BEI di tengah pelemahan IHSG dan RDG BI berlangsung.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT