News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shalat Berjamaah Tapi Bacaan Imamnya Tidak Fasih dan Terbata-bata, Sebaiknya Diulang atau Tidak? Kata Ustaz Adi Hidayat…

Ketika memulai shalat, maka pilihlah imam untuk memimpin shalat berjamaah. Namun, siapakah orang yang pantas untuk dijadikan imam? Ustaz Adi Hidayat bilang...
Jumat, 1 Maret 2024 - 17:33 WIB
Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang imam shalat yang bacaannya kurang fasih
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Setiap umat Islam diwajibkan untuk beribadah kepada Allah SWT, terlebih bila mengerjakannya secara berjamaah di masjid yang dipimpin oleh seorang imam.

Sebab, bila mendirikan shalat berjamaah di masjid, maka akan mendapatkan keutamaan yang mulia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika akan memulai shalat, maka dipilihlah seorang imam untuk memimpin shalat berjamaah. Namun, siapakah orang yang pantas untuk dijadikan imam?

Terkadang dalam shalat menjadi kurang khusyuk bila menemui seorang imam yang bacaan suratnya kurang fasih.

Lalu, bagaimana bila menemukan imam yang bacaannya kurang fasih dan makhraj-nya berantakan? Apakah harus mengulang kembali shalatnya?

Seorang pendakwah, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan mengenai imam yang bacaannya kurang fasih.

Seperti apa pendapat dari Ustaz Adi Hidayat mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, pendakwah asal pandeglang ini menekankan seseorang dapat diangkat sebagai imam bila syarat-syaratnya terpenuhi.

“Seseorang diangkat atau dipersilahkan menjadi imam ketika diketahui dan dipastikan bahwa syarat-syarat menjadi imam itu terpenuhi,” tegas Ustaz Adi Hidayat.


Ustaz Adi Hidayat. (Ist)

Lalu, apakah syarat-syarat untuk menjadi Imam?

Pertama, memahami fiqih shalat. Sebab, Imam menjadi pemimpin dari shalat tersebut. Bila seorang imam tidak memahami apa yang dikerjakan, bagaimana Imam tersebut bisa memimpin shalat.

Syarat kedua, bagus dalam bacaan yang ia bacakan. Sebab, bacaan-bacaan imam termasuk yang mewakili bacaan makmum dan gerakan diikuti.

Namun, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa yang ditekankan sebagai bacaan yang baik dilihat dari bacaan tajwid bukan dari lagunya. 

Terkadang, ada seorang imam shalat yang lagunya bagus namun tajwid dan makhraj-nya berantakan membuat telinga panas.

“Jadi paham tentang fiqih shalat, bagaimana mengerjakan shalat dari awal sampai akhir karena diikuti imam itu. Yang kedua, bacaannya bisa mewakili makmum,” ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube Adi Hidayat Official.

Seperti perkataan Rasulullah SAW yang dalam hadits riwayat Muslim:

“Jika berkumpul tiga orang maka hendaklah salah satu dari mereka menjadi imam, dan yang paling berhak menjadi imam adalah yang paling bagus bacaannya,” (HR. Muslim Nomor 672)

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan Imam dijadikan untuk diikuti, agar seorang makmum dapat mengikutinya. 

Maka dibutuhkan seorang imam yang dapat memahami shalat, agar bacaan shalat menjadi benar dari awal hingga akhir.

“Adapun imam dijadikan untuk diikuti, bagaimana kita bisa mengikuti kalau imam memahami. Sehingga benar dari awal sampai akhir,” ujarnya.

Begitu juga dengan kehidupan sehari-hari, kalau ingin mengangkat seorang imam atau pemimpin dalam kehidupan, seperti dalam berkeluarga.

Maka sebaiknya harus memahami tentang kewajiban-kewajiban yang melekat pada diri Imam, sehingga dapat mengikutinya dengan benar.

Syarat yang ketiga, bila banyak yang memenuhi kedua syarat tersebut maka dibutuhkan orang yang lebih senior dengan pengalaman yang banyak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor usia ini juga menentukan, sebab semakin seseorang itu senior maka usianya jauh diatas makmumnya, memiliki pengalaman shalat yang lebih banyak.

Ketika seseorang memiliki pengalaman yang lebih banyak, hubungan dengan Allah semakin kuat dan semakin cepat juga doanya dapat terkabul. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT