News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Pondok Pesantren Tak Penuhi Standar Perlindungan Anak, Kementerian PPPA Nyatakan Hal Ini

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) meminta semua pondok pesantren terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag) agar dibina dan diawasi serta memenuhi standar perlindungan anak.
Minggu, 3 Maret 2024 - 19:14 WIB
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Nahar.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta,tvOnenews.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) meminta semua pondok pesantren terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag) agar dibina dan diawasi serta memenuhi standar perlindungan anak.

"Berharap semua ponpes harus terdaftar sebagai lembaga yang bisa dibina dan diawasi," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA Nahar saat dihubungi di Jakarta, Rabu, menanggapi kasus penganiayaan anak di Pondok Pesantren Hanifiyyah di Dusun Kemayan, Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim), yang berujung tewasnya korban.

Pasalnya, kata dia, Pondok Pesantren Hanifiyyah tidak memiliki izin sebagai tempat pondok pesantren. Nahar menyatakan keprihatinan yang mendalam atas nasib malang yang merenggut nyawa korban.

"Kami tentu sangat prihatin dengan kejadian ini," katanya.

Pihaknya juga menyoroti tentang pentingnya setiap satuan pendidikan, termasuk pondok pesantren, untuk memenuhi standar Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA).

"Ini penting agar menjadi pelajaran bahwa setiap satuan pendidikan, termasuk pondok pesantren, wajib memenuhi standar LPKRA," kata Nahar.

Sebelumnya Kemenag Jatim mengungkapkan pondok pesantren tempat BM (14), santri yang menjadi korban penganiayaan rekannya di Pondok Pesantren Tartilul Quran (PPTQ) Al Hanifiyyah tidak memiliki izin sebagai tempat pondok pesantren.

Dalam penanganan kasus ini polisi telah menangkap empat pelaku yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap BM.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA




Empat pelaku terdiri dari dua orang dewasa dan dua orang masih usia anak yakni MN (18) asal Sidoarjo, MA (18) asal Kabupaten Nganjuk, AF (16) asal Denpasar Bali, dan AK (17) asal Surabaya.

Korban merupakan adik kelas para pelaku. Diduga terjadi kesalahpahaman di antara anak-anak tersebut sehingga menyebabkan kejadian penganiayaan berulang.

"Jika memenuhi unsur pidana kekerasan terhadap anak, maka agar diberikan hukuman sesuai Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan jika perbuatannya direncanakan, dapat diberlakukan sanksi yang diatur dalam Pasal 353 KUHP," kata Nahar.(ant/bwo)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mobil Terpapar Abu Vulkanik? Fitra Eri Berikan Panduan Perawatan Agar Kendaraan Tetap Prima

Mobil Terpapar Abu Vulkanik? Fitra Eri Berikan Panduan Perawatan Agar Kendaraan Tetap Prima

Wilayah Jakarta dan sekitarnya terdampak abu vulkanik akibat erupsi gunung api Anak Krakatau. Fitra Eri bagikan tips merawat mobil yang terpapar abu vulkanik
Media Italia Kompak Prediksi Nasib Jay Idzes Jelang Sassuolo Tampil, Kapten Timnas Indonesia Kembali Starter

Media Italia Kompak Prediksi Nasib Jay Idzes Jelang Sassuolo Tampil, Kapten Timnas Indonesia Kembali Starter

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, diprediksi kembali starter untuk Sassuolo. Hal ini diprediksi oleh media-media ternama Italia.
Jutaan Jemaat Saksi Yehuwa Gelar Kampanye di Sejumlah Negara

Jutaan Jemaat Saksi Yehuwa Gelar Kampanye di Sejumlah Negara

Juru Bicara Saksi-Saksi Yehuwa di DKI Jakarta dan Jawa Barat Anggara Pardede mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan berbagai nasihat dan prinsip dalam Alkitab
Komitmen terhadap Pendidikan, Bupati Halmahera Tengah Raih Piala Citra Paramesti Universitas Terbuka

Komitmen terhadap Pendidikan, Bupati Halmahera Tengah Raih Piala Citra Paramesti Universitas Terbuka

Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menerima Piala Citra Paramesti dalam kategori Mitra Individu Terbaik pada ajang penghargaan Mitra Kerja Sama Terbaik Universitas Terbuka Tahun 2026.
Bukan Gunung Biasa, Mengenal Sejarah Gunung Anak Krakatau dari Letusan 1883 hingga Erupsi 2026

Bukan Gunung Biasa, Mengenal Sejarah Gunung Anak Krakatau dari Letusan 1883 hingga Erupsi 2026

Mengenal lebih dalam sejarah Gunung Anak Krakatau, dari letusan dahsyat Krakatau 1883, kemunculannya pada 1929, hingga erupsi terbaru pada September 2026.
Momen Latihan Pertama Ramon Tanque Bersama Chennaiyin Dipenuhi Antusiasme Fans Persib Bandung

Momen Latihan Pertama Ramon Tanque Bersama Chennaiyin Dipenuhi Antusiasme Fans Persib Bandung

Bobotoh, suporter Persib Bandung ramai penuhi unggahan Instagram Chennaiyin FC yang baru-baru ini memposting latihan perdana striker pinjaman Ramon Tanque.

Trending

Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Cabang Merak dan Bakauheni melakukan pemantauan secara intensif dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Di pelbagai media sosial, seperti X hingga Telegram bertebaran akun-akun yang sengaja membagikan atau mempromosikan link video mesum Kepsek dan guru tersebut.
Lurah Kebon Jeruk Konfirmasi Tak Ada Korban dalam Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV

Lurah Kebon Jeruk Konfirmasi Tak Ada Korban dalam Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV

Kebakaran melanda bangunan diduga gudang penyimpanan properti milik salah satu stasiun televisi swasta di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Lurah konfirmasi warga tak terdampak.
Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV di Kebon Jeruk Bikin Warga Panik: Saya Lemas, Langsung Pindahin Barang-barang

Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV di Kebon Jeruk Bikin Warga Panik: Saya Lemas, Langsung Pindahin Barang-barang

Warga Jeruk Manis 3 dan 5 panik karena kebakaran yang diduga berasal dari gudang penyimpanan properti salah satu stasiun televisi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB seiring adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Iran Dinilai Semakin Percaya Diri Melawan Amerika Serikat

Iran Dinilai Semakin Percaya Diri Melawan Amerika Serikat

Menurut laporan The New York Times, mengutip data intelijen Amerika Serikat terbaru, Iran dinilai semakin percaya diri dengan kemampuannya menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah dan semakin bertekad melanjutkan konflik dengan AS
BMKG: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Jakarta-Jabar

BMKG: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Jakarta-Jabar

Kondisi tersebut terpantau melalui citra satelit yang dibagikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT