News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Salah! Ternyata Sedekah ke Pengemis Haram Hukumnya, Orang dengan Ciri ini Lebih Pantas Menerima Sedekah Menurut Ustaz Adi Hidayat

MUI mengeluarkan fatwa haram untuk memberikan sedekah ke pengemis. Selain itu menurut Ustaz Adi Hidayat ada golongan orang yang lebih pantas terima sedekah.
Jumat, 15 Maret 2024 - 14:04 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube/AdiHidayatOfficial

tvOnenews.com - Sedekah merupakan segala perbuatan amal baik dan shaleh. Secara umum sedekah juga termasuk ke dalam zakat dan infaq. Menurut Ustaz Adi Hidayat, sedekah maupun infaq tidak harus berupa uang. Sedekah bisa dilakukan dengan makanan maupun pakaian.

Selain untuk meraih ganjaran pahala, sedekah tentunya juga dilakukan dari panggilan hati. Namun sebaiknya tidak perlu memberikan sedekah pada pengemis atau gelandangan di jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta pernah mengeluarkan fatwa haram atas segala aktivitas yang mengganggu ketertiban seperti mengemis, berdagang asongan, mengelap mobil, atau memberi uang di jalan raya.

Apapun alasannya, memberi uang kepada peminta-minta itu tidak dibenarkan. Maksudnya tidak hanya meminta tapi memberi juga masuk di dalamnya,” ungkap Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta, Samsul Ma’Arif.

MUI mengatakan segala aktivitas itu haram dan dilarang oleh agama karena berpotensi merugikan banyak orang dan menimbulkan kerawanan. Lantas pada siapa sebaiknya bersedekah agar tepat sasaran?

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan dalam ceramahnya, bahwa ada golongan orang tertentu yang jika diberikan sedekah terhadapnya maka kita akan mendapat lipatan pahala bahkan ridha Allah SWT.

Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat beberapa golongan orang tersebut lebih pantas menerima sedekah, ketimbang pengemis dan gelandangan. Orang-orang yang dinilai lebih pantas mendapat sedekah adalah orang tua, kerabat/saudara, dan tetangga terdekat.

Orang-orang yang Tergolong Lebih Pantas Terima Sedekah

Menurut Ustaz Adi Hidayat, golongan orang pertama yang layak untuk diberikan sedekah adalah orang tua. Ia menjelaskan bahwa ganjaran seseorang yang memberi sedekah ke orang tua akan mendapat pahala sebesar 700 kali lipat.

Itu begitu Anda kirimkan (sedekah terhadap orang tua) demi Allah saya katakan di hadist Al Bukhari di Kitab Al Adabun Mufrod bukan cuma mendapatkan pahala dikalikan 700 lebih tapi ridho Allah turun ke tempat Anda pada saat itu," kata Ustaz Adi Hidayat, dikutip Jumat (15/3/2024).

Bahkan ia menyampaikan bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan orang tersebut. "Kalau sudah turun semua doa yang Anda minta minimal akan dijawab pada saat itu,” sambungnya.

Selanjutnya, golongan kedua yang perlu diutamakan untuk diberi sedekah adalah kerabat terdekat. Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa kerabat ini terbagi menjadi dua yakni yang tempatnya jauh namun hubungannya dekat dan yang satu lagi adalah tetangga.

Sangat disarankan bagi seorang muslim untuk saling membantu saudara dengan hubungan darah yang dekat meskipun tempat tinggalnya berjauhan. Namun, tetangga dekat meski tidak ada hubungan darah juga disarankan untuk dijadikan sebagai golongan orang yang mendapat sedekah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan jika tetangga memiliki derajat yang sama pentingnya dengan saudara kandung dalam hal sedekah. Bahkan meski memiliki tetangga dekat yang bukan Muslim tetap saja memiliki peluang untuk diberikan sedekah. 

Tetangga sekitar rumah kita juga harus menjadi prioritas ketika ingin memberikan sedekah. Baik itu tetangga yang muslim, maupun non muslim, tetap harus kita bantu saat mengalami kesulitan terutama dalam hal keuangan,” tutupnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT