News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Shalat Sampai Jungkir Balik Tidak Akan Diterima Sampai 40 Hari Kalau Lakukan Dosa ini, Kata Buya Yahya…

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan hingga mengakibatkan dosa, Buya Yahya terangkan shalatnya tidak diterima bila melakukan perbuatan ini, yaitu...
Senin, 1 April 2024 - 14:37 WIB
Buya Yahya jelaskan dosa yang membuat shalat tidak diterima 40 hari
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan hingga mengakibatkan dosa, Buya Yahya terangkan shalatnya tidak diterima bila melakukan hal ini.

Jika menjalankan amalan baik, manusia akan mendapat pahala. Namun bila sebaliknya maka memperoleh dosa. Keduanya akan terus beriringan selama hidup di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila orang yang melakukan dosa tidak kunjung bertaubat, maka akan mendapat ganjaran yang setimpal.

Ternyata, terdapat dua dosa yang sangat berat akibatnya, bahkan shalatnya tidak akan diterima selama 40 hari. Dosa apa yang dimaksud?

Seorang pendakwah, Buya Yahya menjelaskan terdapat 2 dosa yang apabila tidak segera bertaubat maka shalatnya tidak akan diterima selama 40 hari.

Seperti apa pendapat Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menerangkan pahala dan dosa akan selalu beriringan. 


Buya Yahya. (Tangkapan Layar YouTube Buya Yahya)

Ketika manusia berperilaku buruk atau menyimpang dari ajaran-ajaran agama Islam, maka akan mendapatkan dosa.

Pada dasarnya, Dosa merupakan perbuatan yang dilakukan akibat dari rayuan setan untuk melakukan kesesatan.

Di Padang Mahsyar, Allah akan menurunkan ganjaran yang setimpal bahkan lebih berat dari dosa yang telah dilakukan selama didunia, jika tidak segera bertaubat.

Buya Yahya mengatakan terdapat dua dosa yang dapat berakibat fatal, bahkan sudah banyak umat muslim yang kerap melakukannya.

Untuk itu harap berhati-hati, jangan sampai melakukan hal tersebut karena termasuk dalam dosa besar.

Pada kajiannya, Buya Yahya mengungkapkan bahwa dosa yang pertama yaitu minum alkohol sampai mabuk.

“Memang ada riwayat Nabi barangsiapa yang meminum minuman keras lalu mabuk, maka shalatnya tidak diterima selama empat puluh hari, kalau mati masuk neraka, kalau taubat diampuni,” ungkapnya pada tayangan di YouTube Al Bahjah TV. 

Sementara itu, dosa kedua yang membuat shalatnya tidak diterima selama empat puluh hari, yaitu pergi ke dukun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau ada orang pergi ke dukun, maka shalatnya tidak diterima selama empat puluh hari,” tandasnya.

Oleh karena itu, segeralah bertaubat kepada Allah SWT agar dosanya kelak diampuni dan dijauhkan dari siksaan api neraka. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT