GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Ibadah Ribuan Kali Tetapi Masih Juga Hidup Miskin, Habib Novel Alaydrus Bilang Karena Rezeki Itu…

bagaimana bila seseorang merasa banyak beribadah dan berusaha, namun masih saja hidup miskin atau berada dalam ekonomi sulit? Habib Novel Alaydrus bilang...
Rabu, 3 April 2024 - 21:56 WIB
Habib Novel Alaydrus Jelaskan mengapa orang rajin beribadah tapi masih hidup miskin
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Setiap orang menginginkan rezeki yang berlimpah dan menjadi orang kaya raya. Oleh karena itu, sebagai umat muslim harus diimbangi dengan ibadah dan doa.

Sebagai hamba-Nya dianjurkan untuk selalu berusaha dan perbanyak ibadah agar segala urusan di dunia maupun di akhirat dapat dipermudah Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bagaimana bila seseorang merasa telah banyak beribadah dan berusaha, namun masih saja hidup miskin atau berada dalam ekonomi sulit?

Dalam satu kajiannya, Habib Novel Alaydrus menjelaskan mengapa seseorang masih hidup miskin meski sudah berusaha dan rajin beribadah.

Seperti apa penjelasan dari Habib Novel Alaydrus mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Seorang pendakwah, Habib Novel Alaydrus mendapatkan pertanyaan dari jamaahnya terkait alasan orang yang sudah rajin beribadah, tetapi masih juga miskin.

Setiap orang menginginkan hidup yang layak baik dalam beribadah maupun secara ekonomi, bahkan tak sedikit yang mengharapkan untuk menjadi orang kaya raya serta jauh dari kata miskin. 

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube Islam Terkini, Habib Novel Alaydrus menjelaskan terkait mengapa orang yang sudah rajin ibadah namun hidupnya masih miskin.

Habib Novel Alaydrus mengungkapkan bahwa setiap orang sudah digariskan memiliki rezeki yang berbeda sesuai kebutuhan, baik dalam bentuk harta maupun kenikmatan lainnya. 

"Ada orang yang dijadikan sehat, ada yang sakit, ada pula orang yang rajin ibadah tapi sakit, ada orang yang tidak pernah beribadah tapi sehat, ada orang yang taat iman kepada Allah SWT tambah miskin," ungkap Habib Novel Alaydrus pada video di kanal YouTube Islam Terkini. 


Habib Novel Alaydrus. (Ist)

Namun, Habib Novel Alaydrus pun mengatakan rajin beribadah bukan menjadi ukuran seseorang akan menjadi kaya atau miskin, maupun mendapatkan rezeki lainnya.

"Ibadah bukan ukuran kaya atau miskin, bukan ukuran menjadikan seorang sehat atau sakit, tapi rezeki itu kalau orang kenal Allah, ngerti Allah semakin paham Allah, itu rezekinya luar biasa," jelas Habib Novel Alaydrus. 

Ia menyebutkan ibadah seseorang tidak selalu menjadi tolak ukur apakah seseorang dalam kondisi sehat, sakit, kaya atau miskin.

Sebab, Habib Novel menilai bahwa seseorang yang beriman dan taat, serta rajin beribadah, maka itulah rezeki yang paling besar dan istimewa dari Allah SWT. 

"Kamu rajin ibadah itu rezeki yang luar biasa. Jadi bukan salah ibadahnya, memang lagi dikasih rezeki namanya ibadah," ujarnya. 

Salah satu cara terbaik yang bisa kita lakukan yaitu bersyukur. Sebab, masih banyak orang yang rela mengeluarkan banyak harta hanya untuk beribadah. 

Selain itu, ada pula orang yang diberikan rezeki bisa ibadah di mana saja tanpa harus mengeluarkan harta sedikitpun. 

"Yang lain saja rela menghabiskan duit puluhan juta hanya untuk beribadah di Mekah, di Madinah, ada juga yang mengeluarkan duit banyak untuk membangun mushola agar shalatnya khusyuk," paparnya.

"Ini dia bisa salat di manapun, bisa hadir di majelis manapun, kenceng sholawatnya, kenceng dzikirnya, terus ngomong, kenapa rezekiku seret?" sambung Habib Novel Alaydrus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Novel Alaydrus pun menerangkan bahwa masih banyak umat muslimin yang belum memahami serta bersyukur bahwa dirinya selalu diberikan rezeki yang berlimpah dari Allah SWT berupa nikmat besar yang tak terhingga. 

"Jawabannya, kamu gak paham kalau kamu lagi berada dalam limpahan rezeki. Maka syukuri kita bisa beribadah," tandasnya.(akg/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT