News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Ramadhan Pergi Ibadah Balik Kendor? Begini Cara Istiqomah yang Disarankan oleh Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam ceramahnya memberikan saran kepada seluruh Muslim agar istiqomah dalam ibadah setelah Ramadhan pergi.
Rabu, 10 April 2024 - 11:13 WIB
Bagaimana Agar Setelah Ramadhan Kita Istiqomah? Ustaz Abdul Somad Sarankan Begini…
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Abdul Somad Official

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam ceramahnya memberikan saran kepada seluruh Muslim agar istiqomah dalam ibadah setelah Ramadhan pergi.

Ramadhan telah selesai dan pada hari ini seluruh umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024M.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika pada bulan Ramadhan setiap Muslim berlomba-lomba meraih pahala, maka sebaiknya hal itu juga dilakukan setelah bulan nan suci pergi.

Lalu bagaimanakah cara agar istiqomah dalam beribadah ketika Ramadhan telah pergi?

Berikut saran yang dibagikan oleh Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam sebuah ceramah di program religi tvOne.


Setelah Ramadhan Pergi Ibadah Balik Kendor? Begini Cara Istiqomah yang Disarankan oleh Ustaz Abdul Somad (Sumber: istockphoto)

Kata Ustaz Abdul Somad, salah satu cara Allah membimbing hambaNya untuk istiqomah setelah Ramadhan pergi adalah dengan memerintahkan berpuasa 6 hari di bulan Syawal setelah bulan Ramadhan.

“Diberikan motivasi bahwa kamu dapat pahala seperti puasa setahun jika puasa setelah Ramadhan puasa 6 hari di bulan Syawal,” kata Ustaz Abdul Somad.

Kemudian Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa disebut sebagai puasa setahun karena itu berdasarkan hitungan matematika.

“Secara matematik memang 360. Jadi puasa Ramadhan 30 hari ditambah 6 maka total kan 36,” kata Ustaz Abdul Somad.

Kemudian karena setiap 1 hari berpuasa dikatakan mendapatkan 10 kebaikan. 

Maka jika dikalikan maka total puasa 30 hari di bulan Ramadhan dan 6 hari di bulan Syawal adalah 360 hari.

“1 Tahun berapa hari 360. Satu harinya dibalas 10. Itu kalau hitung-hitungan matematika. Namun sesungguhnya ada hikmah di balik itu semua,” kata Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa hikmah dari motivasi itu adalah agar kita tidak kebablasan.

“Allah ingin ajarkan supaya kita jangan kebablasan. Maka semua tujuannya supaya kita tetap mengingat momen-momen Ramadhan,” kata Ustaz Abdul Somad. 

Diharapkan juga setelah Ramadhan, setiap muslim tetap dapat terbiasa di sepertiga malam untuk shalat tahajud.

“Terbiasa bangun tengah malam, maka akan biasa ibadah di ⅓ malam. Lawan rasa kantukmu untuk tahajud,” ujar Ustaz Abdul Somad.

Setelah bulan Ramadhan, diharapkan setiap muslim akan melanjutkan dengan puasa 6 hari di bulan Syawal.

“Lalu dilanjutkan dengan puasa senin kamis, dilanjutkan lagi dengan puasa Nabi Daud, puasa yang paling disukai Allah SWT,” kata Ustaz Abdul Somad.

“Jika  tidak sanggup puasa Nabi Daud, minimal delapan hari yakni puasa senin kamis,” kata Ustaz Abdul Somad.

Kemudian jika tidak sanggup juga, diharapkan menjalankan puasa tiga hari setiap bulan yakni puasa ayyamul bidh.

“Ini untuk melatih kita supaya istiqomah,” kata Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa jika kita dapat menjaga istiqomah kita, maka penyakit mengerikan akan hilang.

Dua penyakit manusia yang paling mengerikan dikatakan oleh Ustaz Abdul Somad adalah takut dan sedih.

“Pertama terlalu takut dan yang kedua terlalu sedih. Maka janganlah takut dan sedih,” ujar Ustaz Abdul Somad. 

Ternyata... Mengantar Jenazah Juga Jadi Cara Agar Diri Istiqomah


Setelah Ramadhan Pergi Ibadah Balik Kendor? Begini Cara Istiqomah yang Disarankan oleh Ustaz Abdul Somad (Sumber: ANTARA)

Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa dengan menjenguk orang sakit atau mengantarkan jenazah yang meninggal, itu juga dapat menjaga istiqomah.

“Sesungguhnya mengiringi jenazah itu sesungguhnya membuat kita Istiqomah,” kata Ustaz Abdul Somad. 

“Nasihat yang paling dalam adalah ketika melihat jenazah itu datang. Supaya saat melihat jenazah tertanam Istiqomah,” tambah Ustaz Abdul Somad.

Istiqomah itulah yang akan menjadi bekal setiap muslim saat menghadap Allah subhanahu wa ta'ala. 

Menurut Ustaz Abdul Somad, kunci dalam melawan kedua penyakit yang mengerikan itu adalah dengan menjaga istiqomah.

“Orang yang berkata Rabbku Allah semesta, kemudian mereka Istiqomah maka Allah menurunkan malaikat-malaikat itu membisikkan ke hati mereka berkata jangan takut,” kata Ustaz Abdul Somad.

“Kalau Istiqomah, maka insyaAllah Allah SWT akan turunkan malaikat untuk menenangkan hati,” kata Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad kemudian mengatakan bahwa setelah rasa takut tersebut hilang, maka Allah SWT akan memberikan kegembiraan.

“Diberikan kegembiraan dalam hati karena malaikat mengatakan berbahagialah untuk mendapatkan surga yang dijanjikan Allah subhanahu wa ta'ala,” kata Ustaz Abdul Somad.

Apa Itu Istiqomah?

Dalam makna yang luas, istiqomah adalah sebuah sikap teguh dalam melakukan suatu kebaikan, membela dan mempertahankan keimanan dan keislaman, walaupun menghadapi berbagai macam tantangan dan godaan.

“Perbuatannya namanya Istiqomah, orangnya namanya mustaqim, jalannya adalah ihdinas sirotol mustaqim,” tambah Ustaz Abdul Somad.

اِھْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَـقِيْمَ

Ihdinas-Siraatal-Mustaqiim

“Berikan kami jalan yang istiqomah” 

صِرَاطَ الَّذِيۡنَ اَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ 

Siraatal-laziina an'amta 'alaihim 

“Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka,”

Siapa mereka yang Allah berikan nikmat?

“Para nabi, orang yang benar, orang yang mati syahid dan orang-orang yang soleh,” jelas Ustaz Abdul Somad.

“Mereka adalah sebaik-baik teman sebaik-baik sahabat sebaik-baik yang akan bersama dengan kita nanti di surga jannatul firdaus insyaAllah,” tambah Ustaz Abdul Somad.

Itulah nasihat Ustaz Abdul Somad kepada seluruh Muslim yang ingin istiqomah setelah bulan Ramadhan pergi.

 

Wallahua’lam 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT