LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Suasana lebaran ketupat di halaman Masjid Al Ahmad
Sumber :
  • ANTARA

Ketika Non-Muslim Turut Menikmati Meriahnya Lebaran Ketupat di Kediri

Ratusan warga antusias mengikuti Lebaran Ketupat yang diselenggarakan di halaman Masjid Al Ahmad Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Jawa Timur.

Minggu, 14 April 2024 - 16:36 WIB

Kediri, tvOnenews.com - Ratusan warga antusias mengikuti Lebaran Ketupat yang diselenggarakan di halaman Masjid Al Ahmad Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Jawa Timur.

Ketua Takmir Masjid Al Ahmad Kelurahan Pojok Kota Kediri Syahrul Munir di Kediri Minggu mengemukakan, Lebaran Ketupat ini sengaja digelar lebih awal.

Biasanya menunggu hingga tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri, namun ini lebih awal digelar. Ia ingin agar para pemudik serta warga yang lewat di jalur Kediri-Surabaya ini bisa singgah dan menikmati ketupat bersama.

"Ini hari raya ketupat, identik dirayakan tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri tapi kami majukan. Kami ingin mengajak saudara-saudara kami yang sedang mudik, karena besok kembali bekerja untuk ikut merayakan Lebaran Ketupat," katanya .

Dia menambahkan, Lebaran Ketupat ini juga untuk menjalin silaturahim dengan sesama manusia. Lebaran Ketupat juga sebagai perayaan penyempurna bagi masyarakat Muslim, apalagi yang berpuasa sunnah di bulan Syawal. Namun, kegiatan ini dimajukan agar masyarakat semua bisa ikut berpartisipasi ikut serta acara ini.

Ia mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya membuat sekitar 1.000 porsi. Ketupat itu disajikan lengkap dengan sayur labu, serta opor ayam. Ada juga bubuk kedelai, kelapa bumbu serta kerupuk sebagai pelengkapnya.

Pihaknya mempersilakan warga dari berbagai tempat untuk ikut menikmati ketupat tersebut. Ketupat bukan hanya diperuntukkan bagi yang Muslim tapi juga nonmuslim.

"Kami persembahkan untuk seluruh masyarakat baik Muslim dan nonmuslim untuk hadir ikut merayakan suka cita Lebaran. Semoga acara ini bisa sukses," katanya.

Syahrul Munir menambahkan, ketupat itu dimasak oleh warga. Ada yang bagian masak ketupat, sayur maupun opor ayam. Ada juga yang membuat minuman untuk dibagikan kepada seluruh pengunjung.

"Kami sediakan hampir 1.000, tapi ini terus mengalir bantuannya. Antusiasme luar biasa, ada yang mengirimkan ketupat, sayur, minuman dan lainnya. Semua partisipasi masyarakat untuk semakin memeriahkan Hari Raya Idul Fitri," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga yang ikut merayakan Lebaran Ketupat ini, Fani mengaku senang. Ia adalah pendatang baru di daerah ini, namun sangat suka dengan budaya di lingkungan rumahnya.

"Saya baru pertama ikut Lebaran Ketupat ini. Acaranya seru dan bisa bertemu dengan tetangga banyak. Bisa makan ketupat juga," kata Fani, warga Kelurahan Pojok, Kota Kediri.


Warga lainnya Rozak mengaku ia singgah ke tempat ini setelah ada ramai-ramai orang di jalan. Ia dipersilakan untuk singgah oleh panitia yang ada di di tepi jalan.

Dirinya juga sedang dalam perjalanan dari Tulungagung ke Surabaya. Ia bersyukur bisa makan ketupat dan gratis. Apalagi dirinya juga sudah lama tidak makan ketupat, sehingga bisa sebagai pengobat rindu.

"Di rumah tidak masak ketupat dan pas kebetulan lewat ada kegiatan ini. Akhirnya makan ketupat gratis," kata pria asal Tulungagung ini.

Sementara itu, warga terus memadati lokasi halaman Masjid Al Ahmad, Kelurahan Pojok, Kota Kediri tersebut. Panitia juga selalu mengajak bagi siapa saja untuk singgah menikmati makan ketupat.

Selain itu, juga sudah disediakan tempat duduk dan pelindung sehingga terhindar dari panasnya matahari. Dengan itu, masyarakat bisa makan dengan nyaman.(ant/bwo)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Liga 1 Putri Baru Digelar 2026, PSSI: Pemainnya Belum Banyak

Liga 1 Putri Baru Digelar 2026, PSSI: Pemainnya Belum Banyak

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani mengungkapkan alasan Liga 1 Putri baru akan digelar pada 2026 mendatang. Sebut ingin ada lahirnya pemain seperti Claudia Scheunemann.
Terkesan Lamban, Lima Tersangka Korupsi Benih Jagung Belum Ditahan Kejati NTB

Terkesan Lamban, Lima Tersangka Korupsi Benih Jagung Belum Ditahan Kejati NTB

Meskipun terkesan lamban dalam penanganan yang sudah masuk penyidikan pada medio tahun 2023, dia menegaskan bahwa pihaknya tidak mau gegabah dalam penyelesaian perkara.
Sedang Bertransaksi Narkoba, Seorang Wanita asal Giriwoyo Wonogiri Ditangkap Polisi

Sedang Bertransaksi Narkoba, Seorang Wanita asal Giriwoyo Wonogiri Ditangkap Polisi

Sat Res Narkoba Polres Wonogiri mengamankan seorang wanita inisial SNU (29) warga Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Film Vina Dilaporkan karena Buat Gaduh, LSF Beri Pembelaan: Ini kan Film Fiksi

Film Vina Dilaporkan karena Buat Gaduh, LSF Beri Pembelaan: Ini kan Film Fiksi

Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Rommy Fibri Hardiyanto menanggapi laporan terhadap film Vina: Sebelum 7 Hari ke Polri karena buat gaduh. Menurutnya, film Vina..
Bachyuni Deliansyah Terharu Ajak Anak-anak Yatim Belanja ke Mall

Bachyuni Deliansyah Terharu Ajak Anak-anak Yatim Belanja ke Mall

Banyak cara untuk menyayangi dan memuliakan anak yatim. Salah satunya, dilakukan Pj Bupati Muaro Jambi yang baru selesai menjabat, Bachyuni Deliansyah. Ia bersama istrinya mengajak puluhan anak yatim piatu untuk belanja di salah satu mal di Kota Jambi, Kamis (30/5).
Pengamat Politik Sebut Keputusan MA soal Syarat Minimum Cagub-Cawagub Mirip Keputusan MK Nomor 90

Pengamat Politik Sebut Keputusan MA soal Syarat Minimum Cagub-Cawagub Mirip Keputusan MK Nomor 90

Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Nicky Fahrizal menilai keputusan MA soal penghapusan syarat minimum usia cagub-cawagub.
Trending
64 Pengacara Siap Bela dan Pasang Badan untuk Pegi Alias Perong di Kasus Vina, Ternyata Ini Alasannya

64 Pengacara Siap Bela dan Pasang Badan untuk Pegi Alias Perong di Kasus Vina, Ternyata Ini Alasannya

Puluhan pengacara dari berbagai daerah akan membela Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong di kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi pada 2016 silam di Cirebon.
Timnas Belanda Coret Pemain Keturunan Indonesia dari Skuad Euro 2024, Shayne Pattynama Bingung Jelang Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Timnas Belanda Coret Pemain Keturunan Indonesia dari Skuad Euro 2024, Shayne Pattynama Bingung Jelang Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Ini dua berita paling top. Timnas Belanda coret pemain keturunan Indonesia dari skuad Euro 2024 dan Shayne Pattynama bingung jelang bela Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Keberadaan Elkan Baggott Akhirnya Terpecahkan, Timnas Belanda Coret Pemain Keturunan Indonesia dari Skuad Euro 2024

Keberadaan Elkan Baggott Akhirnya Terpecahkan, Timnas Belanda Coret Pemain Keturunan Indonesia dari Skuad Euro 2024

Setelah lama menghilang, keberadaan Elkan Baggott akhirnya terpecahkan, hingga Timnas Belanda coret pemain keturunan Indonesia ini dari skuad Euro 2024, siapa?
Bukan Jam Tiga Dini Hari, Ternyata Shalat Tahajud Disarankan Ustaz Adi Hidayat Adalah Jam Segini

Bukan Jam Tiga Dini Hari, Ternyata Shalat Tahajud Disarankan Ustaz Adi Hidayat Adalah Jam Segini

Namun ternyata, kata Ustaz Adi Hidayat, bagi yang sudah biasa, waktu terbaik untuk shalat tahajud ternyata bukan pukul 03.00 dini hari. Kapankah sebaiknya?
Dulu Hidup Melarat, Pemain Asing Asal Brasil lni Justru Sukses di Indonesia, Bahkan Dulu Sempat Bermain Bola Tanpa Sepatu Karena Tak Mampu

Dulu Hidup Melarat, Pemain Asing Asal Brasil lni Justru Sukses di Indonesia, Bahkan Dulu Sempat Bermain Bola Tanpa Sepatu Karena Tak Mampu

Pemain asing asal Brasil ini dulu hidup melarat bahkan sampai bermain bola tanpa sepatu karena tak mampu. Namun kini, Oktaviao Dutra jadi pemain bola sukses di
Jay Idzes “Terharu” dengan Sikap Shin Tae-yong, Meski Kedisiplinan Pelatih Korea Selatan Itu Tak Bisa Tolerir Akan Tetapi Bang Jay Justru Diberi...

Jay Idzes “Terharu” dengan Sikap Shin Tae-yong, Meski Kedisiplinan Pelatih Korea Selatan Itu Tak Bisa Tolerir Akan Tetapi Bang Jay Justru Diberi...

Jay Idzes dikabarkan tak bisa bela Timnas Indonesia lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pasalnya Venezia FC, klub Jay Idzes lakoni final playoff Serie A
Kontroversi Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Kesaksian Dua Orang Ini Kuatkan Bukti Pegi Perong Jadi Korban Salah Tangkap Polisi

Kontroversi Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Kesaksian Dua Orang Ini Kuatkan Bukti Pegi Perong Jadi Korban Salah Tangkap Polisi

Kasus pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon terus menyita perhatian publik dalam pengungkapannya oleh kepolisian.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Selengkapnya