News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Sengaja Menabrak Kucing sampai Mati Saat Menyetir, Memangnya Benar Bakal Kena Sial? Buya Yahya Bilang Begini, Katanya…

Tidak sengaja menabrak kucing sampai mati di jalan kerap dikaitkan akan mendapat kesialan dan musibah. Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal ini.
Selasa, 23 April 2024 - 11:15 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Dalam hidup terkadang ada saja kejadian yang terjadi tanpa sengaja, misalnya tidak sengaja menabrak kucing.

Kucing sendiri kerap digambarkan sebagai hewan yang disayang oleh Rasulullah SAW. Kucing merupakan salah satu hewan yang mudah ditemui di lingkungan termasuk di jalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberadaan kucing ini terkadang bisa mengganggu pengendara saat melakukan perjalanan. Saat mengemudi motor atau mobil, pengendara bisa saja mengalami hal yang tak terduga seperti menabrak kucing yang tiba-tiba melintas di jalan raya. 

Lantas, apa yang harus dilakukan umat Muslim saat tak sengaja menabrak kucing di jalan?

Sebuah hadis meriwayatkan Rasulullah SAW melarang penyiksaan dan penelantaran kucing karena ganjaran yang berat di akhirat. Rasulullah SAW bersabda,

"Seorang wanita disiksa disebabkan kucing yang dia kurung hingga mati kelaparan. Maka wanita itu masuk ke dalam neraka karena dia tidak memberinya makan, tidak pula memberinya minum ketika mengurung kucing tersebut, dan tidak pula membiarkannya memakan serangga-serangga tanah." (HR Bukhari)

Disisi lain, menabrak kucing kerap dikaitkan dengan tanda kesialan atau pertanda-pertanda buruk lainnya.

Dalam ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan kebiasaan masyarakat yang lebih takut menabrak kucing daripada orang.

"Nabrak orang lari, nabrak kucing malah berhenti dikafani, lebih takut sama kucing daripada orang," kata Buya Yahya.

"Kucing adalah binatang sama seperti binatang yang lainnya. Tapi kalau kita berbuat dzolim itu bisa menjadi sebab masuk neraka," sambungnya.

Jika manusia sengaja berbuat dzolim kepada hewan, termasuk kepada kucing, maka haram dan berdosa, serta akan menjadi sebab masuk neraka. 

"Kalau kita menabrak kucing dengan dzolim, maka haram," tegasnya.

Namun, untuk kasus tidak sengaja menabrak kucing, Buya Yahya menegaskan bahwa hal itu tidak berdosa. 

Bahkan dalam kondisi yang tidak dapat dihindari, lebih baik menabrak kucing daripada membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Tapi kalau nabrak tidak sengaja, ya nggak apa-apa, daripada membahayakan kita. Pinggirnya parit, bawa anak 6, menghindari kucing akan masuk selokan. Ada kucing di depan, nggak bisa ngerem, ya ditabrak, tidak dosa," imbuhnya.

Perihal menabrak kucing disebut-sebut bisa menyebabkan kesialan atau mendatangkan musibah, Buya Yahya menegaskan, menabrak kucing tidak akan membuat sial atau musibah. Kemudian mengkafani kucing dengan baju saat menabrak juga hanya kepercayaan masyarakat.

"Tidak akan membuat sial atau musibah, biasanya dikafani itu juga hanya kebiasaan di masyarakat. Kalau ingin selamat, bajunya dihadiahkan ke orang fakir, bukan untuk mengafani kucing," ujarnya.

Sementara itu, jika menabrak kucing, sebaiknya dikubur agar kucing tidak menjadi bangkai dan baunya mengganggu banyak orang.

"Kucing dikubur ditanam agar baunya tidak ke mana-mana. Nabrak kucing, ditinggal di pinggir jalan, baunya mengganggu orang," kata Buya Yahya.

"Ambil kucingnya, gali, dikubur, supaya tidak menjadi bangkai yang bau. Tidak ada hubungannya pamali atau segala macam. Kecuali Anda berbuat dzolim kepada kucing," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya kembali menegaskan bahwa menabrak kucing secara tidak sengaja tidak dosa dan tidak perlu bingung atau takut akan hal itu. Daripada bingung, lebih baik memperbanyak sedekah seperti syariat yang diajarkan Rasulullah SAW.

"Kalau nggak sengaja nggak ada itu, nggak usah takut yang sedemikian itu. Maka, jalankan syariat Nabi secara benar, sedekah saja kalau mau. Bukan kebingungan urusan itu. Jadi kucing hukumnya seperti hewan lainnya, kalau berbuat dzolim dosa," pungkasnya. (gwn/adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Volimania Gigit Jari, Tiket Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni Lawan Bhayangkara Presisi Sold Out

Volimania Gigit Jari, Tiket Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni Lawan Bhayangkara Presisi Sold Out

Tiket hari pertama final four Proliga 2026 seri Solo yang menyuguhkan laga seru antara Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska dan LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi telah habis terjual.
Isu Gaji Menteri Dipotong 25 Persen Mengemuka, Seskab Teddy Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi

Isu Gaji Menteri Dipotong 25 Persen Mengemuka, Seskab Teddy Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi

Isu pemotongan gaji menteri hingga 25 persen mencuat. Seskab Teddy tegaskan belum ada keputusan resmi, pemerintah masih mengkaji efisiensi anggaran.
Bikin 4 Pemain Timnas Indonesia Dilarang Bermain, NAC Breda Sebentar Lagi Bisa Kena Hukuman

Bikin 4 Pemain Timnas Indonesia Dilarang Bermain, NAC Breda Sebentar Lagi Bisa Kena Hukuman

Sebanyak empat pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda dilarang untuk bermain pada saat ini. Hal ini merupakan dampak dari laporan NAC Breda, yang uniknya bisa kena hukuman dalam waktu dekat.
Pramono Perintahkan Usut Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Dinonaktifkan Sementara

Pramono Perintahkan Usut Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Dinonaktifkan Sementara

Pramono Anung minta usut pelaku pembuat foto AI di JAKI. Lurah Kalisari dinonaktifkan sementara, Inspektorat dalami dugaan manipulasi laporan.
Harga Plastik Terus Naik, Ini Penyebab Utama dan Dampaknya ke Industri hingga Konsumen

Harga Plastik Terus Naik, Ini Penyebab Utama dan Dampaknya ke Industri hingga Konsumen

Harga plastik terus naik akibat gangguan pasokan global. Simak penyebab harga plastik naik serta dampaknya bagi industri, pedagang, dan konsumen.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Gara-gara Pemain Keturunan Timnas Indonesia, Eredivisie Dilanda Kontroversi Besar

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Gara-gara Pemain Keturunan Timnas Indonesia, Eredivisie Dilanda Kontroversi Besar

Timnas Indonesia kini menjadi perhatian media besar Malaysia yang ramai mengulas polemik panas di Eredivisie terkait status kewarganegaraan sejumlah pemain.

Trending

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Bukan Sekadar Janji, Dedi Mulyadi Guyur Ribuan Siswa Jabar dengan Beasiswa Jutaan Rupiah

Bukan Sekadar Janji, Dedi Mulyadi Guyur Ribuan Siswa Jabar dengan Beasiswa Jutaan Rupiah

Kebahagiaan mendalam tengah dirasakan delapan siswa SMKN 1 Bandung. Mereka menjadi bagian dari penerima Beasiswa Personal Pancawaluya, sebuah bantuan pendidikan yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT